I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 143 - Mengutuk


Dua hari sudah berlalu dan setelah berjalan-jalan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke Donghai. Xiao Rain sudah sangat puas dengan liburannya dan Chen Niu cukup senang mendapat banyak keuntungan.


Mereka menaiki Pesawat Pribadi yang diatur oleh Hyun Sing. Chen Niu duduk dikursinya dengan nyaman dan Xiao Rain berada didalam pelukannya.


Pengkhianatan Keluarga Cao sudah diselesaikan oleh Bing Chu dan tidak ada dari mereka yang selamat. Seorang Master yang diatur oleh Nalan dibunuh oleh Bing Chu dengan bayaran beberapa tulangnya patah dan sekarang Bing Chu sedang dirawat dirumah sakit.


Chen Niu sedikit merasa kasihan dengan kondisi Bing Chu namun bagaimanapun juga ini adalah resiko pekerjaannya.


Xiao Rain mengusap dada Chen Niu dan mencium lehernya, "Kau menghancurkan Keluarga Cao... siapa yang menyangka kalau Cao Zhen akan berpindah haluan kepada Nalan !"


"Sederhana... Orang seperti mereka hanya mendambakan kekayaan dan reputasi, mereka menginginkan rasa hormat dan jika aku membiarkannya maka mereka akan menusuk diriku dari belakang. Aku sudah memberikan mereka keuntungan dan reputasi, tapi keserakahan mereka sudah diluar kendali." Kata Chen Niu sambil mengusap punggung Xiao Rain.


"Sekumpulan orang bodoh... sangat jelas bahwa momentum yang kau miliki jauh lebih kuat dari Nalan, walaupun dalam segi bawahan kau tidak sebanding dengannya itu hanya akan menjadi masalah waktu sampai kau bisa melampaui mereka bertiga." Kata Xiao Rain sambil mengutuk.


"Biarkan saja... semuanya sudah selesai." Kata Chen Niu dengan santai.


Chen Niu mengusap dagu Xiao Rain dan mencium bibirnya. Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai di Bandara Donghai, disana Mo Lie sudah menjemput mereka secara pribadi dan mengantarkan Chen Niu kembali.


Mo Lie memberikan semua laporannya dan Chen Niu bertanya tentang pekerjaan Yao Chi, sesuai dugaannya Yao Chi memang sangat terampil dan dapat diandalkan.


Mereka berpisah didepan Villa Chen Niu dan segera Chen Niu berjalan masuk. Disana Bibi Zhang sudah menyambutnya dan membuatkan Chen Niu secangkir kopi.


"Nona Lin dan Nona Qing Zhu belum kembali dari Universitas. Sedangkan Nona Yao Chi sedang bekerja di Kamarnya, kemarin teman Nona Yao Chi datang kemari dan menanyakan kabar Tuan Muda !" Kata Bibi Zhang dengan jujur.


"Tidak apa-apa... dia adalah Anak dari Zhao Qi, biarkan tempat ini menjadi hidup." Chen Niu meminum kopinya dan menyalakan rokoknya.


"Kalau begitu saya permisi... saya akan menyiapkan bahan makanan didapur untuk makan malam." Bibi Zhang segera kembali kedapur dan mengurus semua pekerjaannya.


Chen Niu menghabiskan kopinya dan segera pergi ke Kamar Yao Chi, dia mengetuk pintu kamarnya dan Yao Chi membukanya. Melihat Chen Niu dia sangat terkejut dan wajahnya sangat merah.


"Ya... ini adalah Rumahku dan mengapa aku tidak boleh kembali." Chen Niu melihat penampilan Yao Chi yang menggunakan pakaian santai.


Chen Niu masuk tanpa dipersilahkan dan melihat ruangan Yao Chi yang sangat rapi. Buku dan semua dokumen tersusun dengan sangat rapi dan harus dia akui bahwa Wanita itu sangat teliti.


Yao Chi merasa malu dan mengingat bahwa dirinya tidak mengenakan dalaman. Chen Niu juga menyadarinya dan berusaha untuk merubah topik agar tetap menjaga fokusnya.


"Bagaimana... Aku dengar kau sudah berkeliling ke Jiangbei bersama Lin Yu. Apakah kau sudah menghitung semuanya ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.


Yao Chi segera menunjukan Laptopnya dan menunjukan sistem keuangan yang sengaja dia buat. Yao Chi dapat memantau semua pemasukan dan pengeluaran dari semua Bisnis Chen Niu, dirinya sendiri tidak menyangka bahwa kekayaan Chen Niu mencapai beberapa Triliun dan bisa dikatakan kalau Chen Niu adalah orang terkaya di Utara sekarang.


"Apakah ini semua uang ini sudah dipotong dengan gaji semua pekerja ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Iya... Sudah menghitung semuanya." Jawab Yao Chi dengan tegas.


"Kau memang hebat... dalam waktu singkat kau bisa menyelesaikan semuanya dengan baik, naikan upah pekerja seperempatnya setiap dua tahun sekali." Kata Chen Niu dengan santai.


"Baik." Yao Chi mematuhinya dan akan menghitung semuanya nanti.


"Zhao Ra kemari untuk menemui dirimu... Apa yang dia katakan denganku, aku tebak dia sedang mengolokku bukan ?" Tanya Chen Niu dengan senyum yang santai.


Yao Chi merasa gugup dan mengangguk, dia sama sekali tidak bisa menyangkalnya dan Zhao Ra memang mengatakan kalau Chen Niu adalah orang yang buruk.


"Apa yang dia katakan ?" Tanya Chen Niu sambil tersenyum kesal.


"Itu... Zhao Ra mengatakan kalau kau adalah bajingan mesum yang otaknya dipenuhi dengan wanita. Zhao Ra menyuruhku berhati-hati darimu dan tidak masuk kedalam daftar korbannya !" Kata Yao Chi dengan malu.