I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 204 - Tolong Bunuh Aku !


Chen Niu memeluk mereka semua satu persatu dan mereka semua cukup sedih. Akhirnya setelah beberapa waktu mereka berangkat dan Chen Niu menitipkan salam kepada semua Keluarganya dan berjanji tidak akan lama sampai mereka bertemu kembali.


Xiao Rain melirik Lin Yu dan bertanya, "Apakah kau yakin tidak apa-apa jika tidak memberitahunya hal ini ?"


Lin Yu menyentuh perutnya dan berkata, "Tidak apa... jika aku memberitahunya kalau aku sedang hamil Anaknya aku yakin dia akan menunda waktu lebih lama. Memang sedih jika nanti Anak ini lahir tanpa Ayah disisinya, tapi dia harus bangga kalau Ayahnya adalah orang hebat yang mengemban tanggung jawab yang besar !"


Xiao Rain hanya bisa menghela nafas dan tidak bisa berkomentar. Qing Zhu, Song Yiwen dan Yao Chi juga sependapat dengan Lin Yu. Chen Niu selalu mementingkan perasaannya terlebih dahulu, jika dia tahu Lin Yu sedang hamil Anaknya maka kemungkinan besar dia tidak akan pergi.


Entah situasi macam apa yang sedang Chen Niu hadapi sekarang, namun mereka tahu kekuatan Chen Niu adalah yang teratas bahkan di Benua Zhenwu sekalipun. Jadi mereka paham dengan janji Chen Niu yang akan kembali secepat mungkin, jadi mereka hanya bisa mendukung Lin Yu dengan merawat Anaknya nanti.


Disisi lain Chen Niu, Yao Jun, Qiu, Luo, Fei Yan dan Isabel berangkat bersama. Fei Yan memimpin jalannya dan tidak sabar mempertemukan Chen Niu dengan Yang Wudi.


Tentu saja dia sangat terkejut dengan kebenaran tentang Chen Niu yang berada di Alam Dewa Langit. Pasalnya bahkan di Benua Zhenwu hanya dua orang yang berada di Alam Dewa Langit, kali ini Yang Wudi sudah mengundang malaikat maut yang mengerikan dan jangankan untuk balas dendam kepada Chen Niu.


Takutnya Yang Wudi sendirilah yang akan mati ditangan Chen Niu. Untuk sekarang dia hanya perlu berlindung dibawah sayap kuat dari Chen Niu, selama dia berada dibawahnya maka manfaat besar akan menjadi miliknya.


Setelah seharian penuh terbang akhirnya mereka sampai ditempat tujuan mereka. Aura membunuh yang sangat kuat terasa sangat pekat dan Yang Wudi tersenyum kearah mereka semua.


Yao Jun dan yang lainya merasakan tekanan yang sangat kuat. Namun tidak untuk Chen Niu, walaupun dia menyembunyikan Auranya baginya tekanan ini hanya seperti hembusan angin baginya.


"Siapa diantara kalian yang sudah membunuh Muridku ?" Tanya Yang Wudi dengan niat membunuh yang meledak.


"Kalian semua mundur jika tidak ingin mati !" Chen Niu melambaikan tangannya dan maju, "Aku yang membunuh Bajingan itu... apakah kau ingin balas dendam ?"


"Bagus... aku tidak tahu cara licik apa yang kau gunakan untuk membunuhnya. Awalnya kedatanganku kemari untuk membunuh kalian semua dan memberikan kedamaian untuk Muridku, tapi aku sedikit berubah pikiran !" Yang Wudi mengusap jenggotnya dan terlihat cukup tenang.


"Jadilah Budak anjingku atau mati !" Kata Yang Wudi dengan percaya diri.


Yao Jun dan yang lainya merasa ngeri dengan Aura yang dipancarkan oleh sosok Yang Wudi, namun Fei Yan didalam hatinya ingin tertawa mendengar omong kosong Yang Wudi. Apa yang dia tawarkan adalah sebuah kalimat yang tidak seharusnya dikatakan, Yang Wudi tidak lebih sedang menggali kuburannya sendiri.


"Kalau begitu tolong bunuh aku !" Chen Niu tersenyum dengan nada yang mengejek.


"Sesuai keingananmu." Yang Wudi melambaikan tangannya dan telapak tangan yang terbentuk dari Qi melesat kearah Chen Niu dengan Aura yang kuat.


*Boom.*


Chen Niu meninjunya kearah telapak tangan itu dan Qi yang kuat menyembur, dalam satu kali gerakan telapak tangan itu hancur dan Qi itu terus melesat kearah Yang Wudi dan tepat menghantam dadanya.


Armor yang dia gunakan hancur berkeping-keping dan darah menyembur dari mulutnya. Perlahan ekspresinya berubah menjadi suram dan dalam satu kali pukulan dia sudah mendapatkan luka yang keras.


Artifak yang dia gunakan berada di Peringkat Dewa dan tidak seharusnya hancur dalam satu kali pukulan ringan. Hal ini sangat jelas bahwa musuhnya kali ini sombong bukan tanpa alasan karena Chen Niu berada di Alam Dewa Langit.


"Kau !" Yang Wudi memasang ekspresi yang putus asa.


"Ada apa... bukankah kau ingin menjadikanku Budak Anjingmu. Kekuatanmu sangat lemah dan kau masih ingin menyombongkan diri disini, karena kau sudah jauh-jauh datang kemari untuk balas dendam atas kematian Muridmu maka aku akan mengirim dirimu untuk bertemu dengannya." Chen Niu menghilang dari tempatnya dan berdiri dibelakang Yang Wudi.


Tombak Linglong memancarkan Aura yang kuat dan diselimuti oleh Qi yang ganas. Chen Niu menusuk dada Yang Wudi dan menghancurkan jantungnya dalam sekali serang, dirinya tidak memiliki waktu untuk melihat keterampilan Yang Wudi dan lebih baik mengakhirinya sesegera mungkin.