I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 149 - Logika


Yuan Lao hanya bisa tersenyum pasrah mendengar pendapat Yao Jun, bahkan dia adalah anggota luar Sekte Keadilan dan Yao Jun sama sekali tidak peduli.


Chen Niu juga sependapat dengan Yao Jun dan tidak menyangkalnya, pada dasarnya entah itu Sekte Iblis atau Sekte Keadilan baginya semuanya sama saja. Apa yang membedakan mereka adalah metode latihan mereka, hanya saja tujuan mereka tetap sama yaitu menggapai puncak dunia.


Orang baik itu hanya sebuah omong kosong bahkan dunia memiliki banyak agama serta kepercayaan yang berbeda. Dunia ini hanya mengenal Manusia yang serakah. Entah itu dalam bentu harta, keyakinan mereka akan tuhan dalam menuntut ilmu spiritualis dan hasrat akan kekuatan.


Harta adalah sesuatu yang akan didambakan semua orang. Mungkin beberapa orang mengatakan bahwa harta itu tidak penting, tapi jika posisi mereka dibalik dalam keadaan miskin hingga tidak mampu makan dan tidak ada yang membantu maka keyakinan mereka pasti akan berubah.


Orang-orang yang mengatakan bahwa harta atau kekayaan tidaklah penting adalah sekumpulan orang munafik. Jika mereka diharuskan untuk memberikan semua kekayaannya untuk beramal dan memulai dari nol tanpa ada orang yang mau membantu mereka, maka jawabannya satu... mereka tidak akan mau melepasnya.


Sedangkan kepercayaan seseorang jauh lebih mengerikan, diseluruh Dunia terdapat 4300 Agama dengan kepercayaan yang berbeda-beda.


Namun apa yang paling mengerikan adalah penganutnya yang terlalu meninggikan kepercayaan mereka seolah itu yang benar dan tidak mentoleransi yang lainya. Karena itulah ******* bermunculan dan bahkan mereka tidak segan-segan membunuh semua orang yang tidak bersalah hanya demi sebuah kepercayaan yang mereka yakini.


Agama adalah sebuah ilmu kebaikan dan harus Chen Niu akui bahwa ajaran yang mereka mengajarkan hal yang baik. Tidak ada yang buruk namun yang lebih parah agama digunakan sebagai alat politik untuk menjatuhkan orang lain sampai mendapatkan penghukuman masa.


Jika mereka berpikir secara logika semua agama mengajarkan hal yang baik, seharusnya mereka dapat mentoleransi agama lain dengan benar dan tidak saling membenarkan. Sekarang semua landasan itu sudah rusak dan akibatnya banyak ******* yang melakukan pembunuhan yang melibatkan banyak orang. Hal seperti ini tidak seharusnya terjadi jika saja mereka saling terbuka dan menghargai orang lain tanpa membenarkan sesuatu yang sejak awal memang tidak harus dilakukan.


Sedangkan kekuatan sendiri melambangkan pengaturan. Keserakahan akan kekuatan itu cukup membuat orang tertarik, mereka dapat membuat kelompok untuk membangun kekuatan dan setelah pasti mereka mendapatkan kejayaan sebagai seorang Raja.


Bahkan sampai sekarangpun setiap Negara memamerkan kekuatan militer mereka yang menandakan kekuatan Negara itu sendiri. Sejak awal hal ini digunakan untuk mengintimidasi, melawan mereka akan hancur dan yang lemah dipaksa untuk tunduk dengan mengikuti aturan mereka.


"Jika aku tidak memberikannya ?" Tanya Chen Niu dengan gugup.


"Maka aku akan membunuh dan merebutnya langsung darimu." Yao Jun mendesak Qi miliknya dan tekanan niat membunuhnya membuat dada Chen Niu sesak.


"Jika aku memberikannya apa yang aku dapatkan ?" Chen Niu berkata dengan tegas.


"Satu permintaan... apapun itu selama aku tidak melanggar prinsipku maka aku akan melakukannya. Lagi pula Pedang Iblis tidak cocok untukmu, bukankah begitu ?" Kata Yao Jun dengan santai.


Chen Niu harus mengakui bahwa dia memang tidak bisa menggunakannya. Niat membunuh Pedang Iblis benar-benar tidak tertahankan, jika dia menggunakannya lebih dari tiga detik maka Chen Niu akan kehilangan akal sehatnya dan menjadi haus darah.


Chen Niu diam-diam mengeluarkan Pedang Iblis dan niat membunuh yang kuat terpancar dari Pedang itu. Bagi Yao Jun yang semasa hidup berada dimedan perang, Pedang Iblis ini adalah senjata magis terbaik untuknya.


Song Yiwen menyentuh bahu Chen Niu dan merasa sangat terintimidasi oleh niat membunuh yang terpancar dari Pedang Iblis. Namun Yao Jun segera menekannya dengan Qi miliknya dan membuat Chen Niu dan Yuan Lao terkesan.


"Senior... aku sudah menyerahkan Pedang Iblis, apa yang aku inginkan adalah perlindungan. Bukan untukku melainkan untuk Kekasihku.... aku ingin meminjam nama Senior dan membuat mereka berhenti untuk mengincarnya. Sampai aku cukup kuat dan berada dilevel Senior seharusnya ini bukan permintaan yang sulit !" Kata Chen Niu dengan jujur.


"Bukan hanya dia... jika ini hanya keselamatan aku akan melindungi semua Keluargamu. Tapi tidak untukmu... Apakah kau sudah puas ?" Tanya Yao Jun untuk memastikan.


"Junior ini tidak berharap hal yang lebih baik dari ini." Chen Niu sangat berterimakasih dan tidak akan menyesali permintaannya.