I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 90 - Dimulainya Operasi


Keesokan paginya Chen Niu bersama dengan Zong Nan dan Bing Chu berangkat ke Danau Yanggui. Mereka bertiga menunggu dengan tenang dan ketika Zhao Qi sudah memberikan kode maka Chen Niu akan segera bergerak.


Chen Niu juga tahu bahwa Bawahan dari Zhao Qi yang menyamar juga bersiap untuk melakukan penyergapan. Ketika barang bukti sudah diverivikasi maka Keluarga Song sudah dipastikan berakhir.


....


Disisi lain di Aula Rapat semua petinggi Grup Song sudah berdatangan. Song Yan memimpin pertemuan itu dan semuanya membahas masalah bisnis yang dilakukan Keluarga Song.


"Ketua... bagaimana dengan pengambil alihan dari Perusahaan Kecantikan yang dimiliki Song Yiwen, kami penasaran dengan perkembangannya sekarang ?" Tanya salah seorang Petinggi dengan santai.


"Hah... Gadis itu sudah disekap dikamarnya karena mencoba berkhianat. Tentu saja aku sudah melahap Perusahaan miliknya, terlebih umurnya sudah tidak akan lama lagi dan ayahku akan menggunakannya." Kata Song Yan dengan senyum yang bangga.


Tidak ada satupun orang yang berada diruangan itu yang merasa kasihan kepada Song Yiwen, sejak awal nasibnya sudah ditentukan dan mereka hanya peduli dengan uang serta kekuasaan.


Song Yiwen datang ke Donghai dan sengaja ingin meminta Raja Utara Chen Niu untuk berurusan dengan mereka. Walaupun mereka tidak tahu tanggapan apa yang diberikan Raja Utara tetapi mereka sama sekali tidak peduli.


Raja Utara memang kuat dan bahkan pembunuh yang mereka kirim mati ditangannya. Tapi terlepas dari itu semua Raja Utara ini masih terlalu baru dan fondasinya belum bisa dibandingkan ketiga Raja Dunia Bawah yang lainya, jadi dalam waktu dekat mereka yakin kalau Raja Utara akan berpikir dua kali untuk menerima permintaan Song Yiwen.


"Lalu apa yang harus kita lakukan... terakhir kali kita mengirim pembunuh tapi Raja Utara dapat menanganinya dengan mudah. Kemungkinan besar kita sudah ketahuan olehnya, terlebih Jiangbei juga berada di Utara dan tidak lama lagi mungkin dia akan memiliki bentrok dengan kita !"


Song Yan mengetuk meja dan tersenyum, "Raja Utara masih sangat muda dan berada dijajaran Master Seni Beladiri terkuat. Tapi sayang sekali... Ayahku Song Batian adalah seorang Grandmaster, walaupun dia tidak sekuat Yuan Lao tapi tetap saja dengan kekuatan Raja Utara saat ini dia tidak akan bisa menanganinya. Hahaha... memangnya apa yang perlu kita takutkan darinya."


Seorang Pria yang merupakan Putra dari Song Yan yang bernama Song Yuanhong berlari masuk kedalam Aula. Saat ini ekspresinya terlihat sangat kebingungan dan nafasnya terengah-engah seolah dirinya baru saja berlari sangat jauh.


"Ayah ini gawat ?" Kata Song Yuanhong dengan panik.


"Ada apa ?" Tanya Song Yan dengan penasaran.


Song Yan menepuk jidatnya dan yang lainya juga merasa panik. Seharusnya hal ini tidak mungkin terjadi, transaksi ini sudah dilakukan secara diam-diam dan Song Yan sudah menyuap petugas untuk meloloskan barangnya.


Tiba-tiba saja suara tembakkan pistol terdengar dari luar, semua polisi sudah bergerak dengan cepat dibawah perintah dari Zhao Qi. Walaupun Zhao Qi tidak langsung turun kelapangan namun dia dapat memonitori segala sesuatu dengan mudah.


*Brak.*


Salah seorang Penjaga diluar terlempar dan tubuhnya jatuh tepat diatas meja. Darah mengalir dari kepalanya dan terlihat lubang kecil didahinya yang merupakan bekas tembakan pistol. Bing Chu berjalan masuk dan tenaga dalamnya menyapu semua semua orang ditempat itu.


Dalam sekejap mata Bing Chu sudah mencul didepan Song Yan dan mencengkram lehernya dengan kuat. Bing Chu melihat kearah jendela dan segera pergi menyeret Song Yan pergi bersamanya.


Song Yan sama sekali tidak bisa mengatakan apapun karena lehernya saat ini dicengkram oleh tangan Bingchu. Namun sampainya Bing Chu dipintu luar sudah ada Zong Nan yang menunggu dengan mobilnya.


Bing Chu melepaskan Song Yan dan memukulnya sampai pingsan. Segera dia memasukannya kebagasi dan meminta Zong Nan untuk segera mengamankannya.


Zong Nan mengangguk dan segera pergi meninggalkan Bing Chu disana untuk mengamankan Song Yan sesuai dengan perintah Bos mereka.


Jika bukan karena Ahli Batin yang merupakan bawahan Keluarga Song mengurus Polisi diluar, Bing Chu tidak akan semudah ini untuk menyelinap masuk.


"Misi selesai... apa yang harus aku lakukan Bos ?" Tanya Bing Chu melalui alat komunikasi rahasia ditelingannya.


"Bagus... sekarang kau bantu Polisi itu mengurus mereka Ahli Batin. Bantulah sebisamu dan jangan terlalu memaksakan diri, aku tidak ingin pulang dengan membawa mayatmu." Kata Chen Niu dengan jujur.


"Siap Bos." Bing Chu segera pergi dan kedua tangannya memegang pistol.