I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 141 - Kematian Asura


Chen Niu perlahan kedepan dan berdiri didepan Asura yang terbaring dengan senyuman yang penuh dengan niat membunuh, "Sudah berakhir... kau bahkan mengorbankan kewarasanmu sendiri dan dikendalikan oleh Pedang Iblis. Sebagai bentuk penghormatan terakhir aku akan mengakhiri penderitaanmu dengan cepat !"


Chen Niu mengangkat satu jarinya dan Qi yang sangat kuat menyembur dan menembus dahi Asura. Darah mengalir dari dahinya dan Asura mati ditangan Chen Niu, semua orang yang melihat hal ini berpikir kalau mereka berdua adalah Monster.


Segera Chen Niu mengambil sarung Pedang Iblis dan dengan cepat menyarungkan Pedangnya. Dia merasakan perasaan haus darah yang kuat dari Pedang itu dan bahkan dengan kekuatannya dia tidak akan mampu untuk mengendalikannya.


Yin dan Yang segera turun bersama dengan kedua Murid Asura yang memeriksa kondisi tubuhnya, mereka sudah kalah dan dalam pertarungan hidup dan mati merupakan hal yang biasa.


"Master Chen... tolong ijinkan kami membawa Mayat Guru kami kembali ke Jepang dan membuatkan pemakaman yang layak untuknya !" Kata kedua Murid itu dengan hormat.


"Asura adalah orang yang hebat dan berpegang teguh dengan pendiriannya. Grandmaster ini sangat layak mendapatkan wajah dariku, Pedang Iblis akan aku simpan dan tidak seharusnya digunakan oleh kalian. Jika ada dari kalian yang ingin membalas dendamnya maka datanglah langsung kepadaku dengan cara yang terhormat !" Chen Niu mengijinkan mereka berdua untuk membuat acara pemakaman untuk Master mereka.


"Terimakasih atas kemurahan hati Master Chen." Mereka berdua segera pergi dan membawa mayat Asura bersama dengan mereka.


"Master Chen memang sangat hebat, selamat karena sudah memenangkan duel ini !" Kata Yin dan Yang dengan jujur.


Chen Niu mengangguk dan menyimpan Pedang Iblis kedalam Labu. Setelah dia mengenakan pakaian barunya segera dia bergabung dengan yang lain.


Yoo Jung dan Hyun Sing membuka mata mereka dan harus menghitung semuanya. Mereka harus merubah wawasan mereka tentang Seni Beladiri, kekuatan mereka sudah seperti Monster dan hampir setara dengan senjata berat yang dimiliki militer.


Jika setiap orang memiliki kekuatan semacam ini maka semuanya akan berbahaya, untung saja mereka tidak membuat banyak kekacauan maupun kerusakan.


Chen Niu menghampiri mereka berdua dan Yoo Jung dengan cepat maju, "Selamat karena Master Chen sudah memenangkan pertarungan, kediaman saya tidak jauh dari sini dan apakah Master Chen tertarik untuk berkunjung sebentar ?"


"Tuan Yoo terlalu sopan dan sepertinya saya harus menolaknya. Lebih baik Tuan Yoo segera menyingkirkan para Penjabat yang berhubungan dengan Fly House, aku sudah memberikan Tuan Yoo bukti yang cukup untuk menyeret mereka kepenjara. Bukankah Periode ini Tuan Yoo mengincar posisi kepala Negara ?" Kata Chen Niu dengan santai.


"Aku memang tidak bisa menyembunyikan apapun dari mata Master Chen. Ketika aku mengurus mereka nanti dan menjadi Kepala Negara, aku akan mengundang Master Chen !" Kata Yoo Jung dengan sungguh-sungguh.


Hyun Sing mengantar Chen Niu kembali ke Hotel dan berpisah disana. Chen Niu kembali ke Kamarnya dan bergegas mengobati lukanya, Xiao Rain masih sibuk di Perusahaan Nine dan sepertinya dia menemukan sesuatu yang menarik.


Ponsel Chen Niu berdering dan Chen Niu cukup terkejut dengan orang yang menghubunginya, kali ini Ye Xing berinisiatif untuk menelponnya terlebih dahulu dan sepertinya dia tahu kalau Chen Niu sudah menyelesaikan misinya.


"Ada apa kau menelponku ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Dimana kau sekarang ?" Tanya Ye Xing dengan dingin.


"Korea Selatan." Jawab Chen Niu dengan santai.


"Luar biasa... kau sudah menghancurkan Fly House hanya dengan dirimu sendiri. Bahkan kau membunuh Asura yang merupakan Master Kendo nomer satu di Jepang, padahal aku sangat ingin melihatmu gagal dan mati dalam kesombongan." Kata Ye Xing dengan senyum seperti Iblis.


Chen Niu tersenyum kesal dan berkata, "Maaf saja... sepertinya kau harus menunda harapanmu yang tidak mungkin terwujud itu. Karena aku sudah menyelesaikan semuanya maka kau tidak akan menarik perjanjian kita bukan ?"


"Tenang saja... Aku bersumpah tidak akan mengusik Wilayahmu sesuai dengan perjanjian kita. Pak Tua Yao Jun sekarang sudah menjadi Dewa, kau sekarang menduduki peringkat pertama. Tapi sayangnya aku mendapatkan informasi yang kurang menyenangkan untukmu !" Kata Ye Xing dengan santai.


"Bicaralah dengan jelas !" Kata Chen Niu dengan penasaran.


"Ada Serigala yang menyamar dikawanan Domba dan Serigala itu sudah diatur oleh orang lain untuk perlahan memangsa Domba. Kau paham maksudku bukan ?"


"Aku mengerti." Chen Niu mengangguk dan paham dengan maksud Ye Xing.


"Bagaimana... Apakah Domba kecil tertarik untuk menjebak Ketua Serigala, aku bisa menawarkan bantuan untukmu !" Kata Ye Xing dengan santai.


"Omong kosong... Serigala itu sedang bertarung denganmu." Jawab Chen Niu dengan tegas.