I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 48 - Ambang Kehancuran


Jarak antara Yancheng dengan Xianjiang tidak terlalu jauh, hanya butuh waktu tiga jam untuk mereka sampai ditempat tujuan. Pertarungan ini akan diselenggarakan di Hotel dipinggiran laut milik Keluarga Qing, jadi semuanya sudah diatur dan saat ini Hotel itu sudah tidak menerima pengunjung.


Chen Niu dan Cheng Liu sampai disana dengan aman, diparkiran mereka sudah disambut oleh beberapa orang yang merupakan bawahan dari Keluarga Qing. Mereka meminta mereka berdua segera ikut dan pergi ke Lantai paling atas.


Mereka berdiri disebuah ruangan dan berkata, "Silahkan masuk... Tuan-Tuan sudah menunggu kedatangan Anda !"


Chen Niu berjalan masuk bersama Cheng Liu dan disana seorang Pria Tua dengan pakaian tradisional duduk meminum tehnya. Pria itu bernama Qing Yanzong dan dibelakangnya adalah Putranya Qing Shen.


Chen Niu duduk dengan santai tanpa permisi sedikitpun dan melihat tingkah laku Chen Niu yang kurang sopan membuat Cheng Liu menjadi panik.


"Master Chen terlihat sangat muda... apakah benar orang sepertimu yang menyebabkan keributan di Donghai !" Kata Qing Yanzong berkata dengan santai.


Chen Niu tersenyum dan berkata, "Bukan hanya di Donghai... aku juga akan membuat keributan disini jika kau mau !"


*Krak.*


Telapak tangan Chen Niu menyentuh meja dan aliran Qi yang sangat kuat mulai dialirkan. Meja Kayu itu hancur berkeping-keping menjadi serpihan kayu kecil, mereka yang melihat hal ini sangat terkejut dan Qing Yanzong tidak menyangka kalau ada Monster seperti ini.


Walaupun mereka sama-sama seorang Master Seni Beladiri, tapi kemampuan Chen Niu ini sebanding dengan seorang Grandmaster. Dengan umurnya yang masih muda dia takut bahwa selama Chen Niu diberikan waktu maka tidak ada satupun orang yang dapat menandinginya.


"Tolong maafkan saya... seorang teman dari Pemerintahan mengatakan bahwa Master Chen akan datang untuk melihat Pertarungan ini. Jadi saya hanya memastikan apakah Master Chen adalah orang yang mereka maksud atau tidak, jadi maafkan saya kalau tindakan saya menyinggung Master Chen !" Kata Qing Yanzong dengan sangat sopan.


"Kami tidak tahu pasti apakah Raja Selatan ambil bagian atau tidak... tapi kedatangan Master Chen kali ini sungguh sangat disayangkan. Jika tidak ada konflik antara kami dengan Keluarga Long maka kami akan menyambut Master Chen dengan baik, kalau boleh kami ingin meminta sedikit bantuan dari Master Chen !" Kaga Qing Yanzong dengan jujur.


"Kedatanganku kemari bukan untuk liburan atau mengunjungi Keluargamu untuk membuat hubungan baik. Alasanku datang kemari hanya menandai kekuasaanku dengan memanfaatkan pertarungan ini. Aku akan menandai diriku sebagai Raja Dunia Bawah Utara Cina, jadi semua Kota dibagian utara harus berada dibawah kepemimpinanku." Kata Chen Niu dengan santai.


Qing Yanzong sudah memperhitungkan ini semua dan berkata, "Kami mengerti dan kemungkinan tidak ada satupun orang yang dapat menghentikan momentum Master Chen. Permintaanku ini tidak lebih untuk menyelamatkan Keluarga Qing dari kehancuran, pada dasarnya kami adalah Keluarga yang memimpin Xianjiang. Tapi setelah Keluarga Long mendapatkan dukungan dari Raja Timur, semua sekutu kami berlari kearah mereka dan segala bisnis kami ditekan sampai memaksa kami harus melakukan kompetisi ini."


Qing Yanzong melanjutkan, "Pengaruh Raja Timur mungkin hanya Master Chen yang mampu melawannya. Kami bersedia menyerah kepada Master Chen tapi biarkan Keluarga Qing mengurus Xianjiang dibawah Perintah Master Chen. Saat ini kami sudah berada ditepi jurang kehancuran dan hanya Master Chen yang dapat membantu kami !"


"Aku mengerti... keputusanmu ini memang cukup berat tapi kau memang layak untuk menjadi Kepala Keluarga. Kita bisa menyetujuinya dan kita akan membicarakannya nanti ketika semuanya sudah selesai." Kata Chen Niu dengan jujur..


"Kalau begitu saya bisa tenang." Qing Yanzong merasa sangat lega.


Pertarungan akan dimulai sore nanti dan mereka semua mengobrol dengan santai sambil menunggu. Seorang Gadis muda memaksa untuk masuk dan membuka pintu, Chen Niu berbalik dan terkejut melihat wajah yang familiar.


Gadis itu adalah Qing Zhu dan mereka berdua sama-sama terkejut melihat satu sama lain, terakhir kali mereka bertemu di Bandara dan ada beberapa hal yang tidak menyenangkan terjadi.


"Kau... mengapa bisa ada disini ?" Qing Zhu menunjuk Chen Niu dan mengingat penolakkan waktu itu membuatnya sangat kesal.


Qing Shen yang melihat Putrinya bersikap buruk segera menegurnya, "Zhu'er... apakah ini yang diajarkan Keluarga untuk menyapa Tamu. Ini adalah Tuan Chen Niu dan merupakan Tamu dari Kakekmu !"