I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 237 - Raja Sejati


Chen Niu dan yang lainya menjalani hidup dengan damai seiring berjalannya waktu tidak terasa Chen Tian berumur satu tahun. Yao Jun dan yang lainya sudah berkumpul lebih awal dan mereka semua bersiap-siap untuk berangkat.


Selain kelima Istrinya yang ikut Ayah dan Ibu serta semua petinggi Grup King juga ikut bersama dengannya. Chen Niu sama sekali tidak keberatan dan mereka sudah menyerahkan pekerjaan mereka untuk sementara waktu kepada orang yang tepat.


Chen Niu sedang sibuk memasang Array dan Cang Yue membantunya. Tidak seperti sebelumnya sekarang Chen Tian sudah sedikit lebih tumbuh dan mulai aktif, dia selalu berada digendongan Neneknya dan bermain bersama.


Yao Qin juga akan ikut bersama dengan Yao Jun untuk berlatih. Bakatnya akan jauh lebih bersinar jika untuk sementara waktu di Benua Zhenwu dan dirinya juga sangat penasaran untuk melihat pemandangannya.


Jika Chen Niu mau dia bisa saja mengirim mereka ketempat Leluhur, namun tempat itu merupakan sesuatu yang rahasia dan bahkan bawahan Chen Niu tidak akan diijinkan untuk kesana.


Hanya orang yang merupakan Keluarga Chen saja yang dapat pergi kesana. Bahkan Cang Yue sendiri awalnya juga terkejut karena Chen Niu memiliki warisan seperti itu, waktu didalam sana dan dunia nyata jauh diperlambat dan kepadatan aura murni disana sangatlah cocok bagi mereka untuk berlatih.


Bahkan keberadaan sumber daya tanaman obat disana sangatlah berharga. Tempat itu merupakan Surga bagi Kultivator seperti mereka dan dalam waktu yang singkat Cang Yue dapat berada di Puncak Alam Dewa Langit.


Setelah beberapa waktu akhirnya Array Teleportasi sudah siap digunakan. Sekarang mereka dapat membuat tempat ini terhubung langsung dengan Benua Zhenwu dan tidak perlu khawatir untuk pulang pergi kedepannya.


Chen Niu memiliki akumulasi Qi yang jauh lebih banyak karena dia berada di Alam Mahayana, hanya perlu sepersepuluh Qi miliknya untuk mengaktifkannya dan itu jauh lebih baik dari pada menunggu beberapa tahun untuk pulang.


Chen Niu mengambil Chen Tian dan berkata, "Semuanya masuk kedalam Array... kita akan berangkat sekarang, ini tidak akan lama paling banyak kalian hanya akan merasa mual !"


Semua orang mengangguk dan masuk kedalam Array, tentunya Chen Niu menggunakan Auranya untuk melindungi Putranya dari efek samping Array Teleportasi ini.


Segera dia mengaktifkan Array dan ruang menelan mereka semua dalam sekejap. Sedangkan Mansion miliknya dijaga oleh banyak Grandmaster disana.


Dalam sekejap mata semua orang sudah muncul ditempat yang berbeda. Aura disana terlihat jauh lebih nyaman dan semua orang berada didepan halaman Istana yang indah.


"Salam Raja Sejati !" Kata para Penjaga itu dengan hormat.


Chen Niu mengangkat tangannya dan berkata, "Kalian sudah bekerja keras... mereka semua adalah Keluargaku dan akan tinggal di Istana, sedangkan ini adalah Putraku... Chen Tian. Buat semua orang tahu bahwa aku sudah kembali dari Bumi !"


Chen Niu bergegas masuk kedalam dan meminta Cang Yue mengurus mereka. Sedangkan Chen Niu pergi ke Aula Istana dan duduk disinggasana miliknya untuk menunggu seseorang.


Kabar mengenai kembalinya Raja Sejati meledak seperti badai. Terlebih dia sekarang membawa beberapa anggota Keluarganya dan terlebih Putranya yang merupakan garis keturunan dari Keluarga Chen yang berumur satu tahun membuat banyak orang yang ingin melihatnya.


Semua Bawahan Chen Niu pergi berkeliling dengan panduan dari Luo, Qiu dan dan Isabel yang keluar dari pengasingan mereka.


Banyak hadiah yang dikirimkan oleh para kekuatan besar di Benua Zhenwu untuk Chen Tian. Namun Chen Niu tidak ingin Anaknya diganggu oleh mereka karena baru saja sampai.


Seminggu berlalu dengan sangat cepat dan banyak orang yang berkumpul diluar Istana, entah itu orang dari timur ataupun barat mereka memiliki rasa syukur untuk memberikan penghormatan.


Chen Niu keluar dan berdiri balkon Istana, dia berpikir kalau ini terlalu berlebihan dan dia tidak menyangka kalau pengaruhnya sebagai satu-satunya orang yang berada Alam Mahayana akan sebesar ini.


Lin Yu dan yang lainya keluar untuk memberikan wajah. Chen Niu mengambil Chen Tian dan melambaikan tangannya kepada semua orang yang berada dibawah.


"Aku menghargai kebaikan kalian semua karena sudah memberikan doa kepada Putraku yang bernama Chen Tian. Aku mengharapkan kedamaian ini akan terus berlanjut dan persaingan yang sehat dan adil dapat diciptakan, hanya itu yang aku harapkan sekarang." Chen Niu memberikan beberapa kata kepada mereka.


Sorakan gembira semua orang terdengar sangat keras dan Chen Niu merasa puas. Sekarang dia adalah Raja Sejati yang menjaga kedamaian, dia akan terus bertambah kuat untuk menjaga kedamaian ini.