
Chen Niu akhirnya merasa dirinya sangat lega karena dapat berkumpul kembali dengan Keluarganya. Mereka juga menerima Cang Yue dengan baik dan berterimakasih karena merawat Chen Niu dengan baik.
Chen Niu mencerikatakan semuanya kepada mereka dan walaupun dia belum sepenuhnya pulih dalam luka pertarungannya sebelumnya, namun dia meminta mereka untuk berhenti mengkhawatirkannya. Hanya masalah waktu sampai dirinya pulih dan sekarang dia lebih fokus dengan Anaknya.
Chen Niu menggendong Putranya dan berkata, "Siapa namanya ?"
"Kau adalah Ayahnya dan nama adalah tanggung jawab yang harus diberikan seorang Ayah." Kata Niu Lan dengan tidak sabar.
"Aku berharap suatu saat dia akan terbang bebas diatas langit. Aku akan memberikan nama Chen Tian, dimasa depan lakukan apapun yang kau suka dan tetap menjaga nama baik Keluarga Chen ini." Kata Chen Niu sambil mencium kening Putranya.
Semua orang merasa sangat senang dan berpikir kalau sudah waktunya untuk meresmikan nana Anak dari Chen Niu. Niu Lan dan Chen Fu merebut Cucu mereka dan merasa sangat senang dengan Bayi kecil ini.
Disisi lain kabar kepulangan Chen Niu membuat kegemparan bagi semua Ahli Beladiri, terutama bagi mereka yang merupakan Bawahan dari Chen Niu. Mereka bergegas mengambil penerbangan menuju Sichuan dan ingin melihat Bos besar mereka yang sekarang.
....
Yao Jun masih dalam perjalanan menuju Beijing namun tidak disangka bahwa dirinya akan dihadang dua orang di Alam Dewa. Mereka berasal dari luar dan kekuatan mereka berada di Alam Dewa Bumi.
"Siapa kalian ini dan berani sekali menghadang jalanku ?" Yao Jun terlihat sangat marah.
"Jangan salah paham... kami disini untuk bertanya dimana jalan untuk menuju Gerbang Dunia baru itu. Kami bersama seratus Kultivator Dewa lainya akan menyerang dan merebut tempat itu, mereka sudah menguasai tempat itu untuk waktu yang lama dan kau lebih baik bergabung dengan kami sekarang." Kata Pria yang bernama Tong Fang dengan niat membunuh.
Puluhan orang yang berada di Alam Dewa Bumi keluar dan Aura membunuh mereka meledak-ledak. Yao Jun tidak takut sama sekali dan bahkan ingin tertawa mendengar pernyataan bodoh Tong Fang.
Mereka terlalu percaya diri sehingga berpikir kalau mereka adalah yang terkuat. Hanya Alam Dewa Bumi tidak akan cukup dan banyak orang hebat yang jauh lebih unggul dari mereka, bahkan dirinya yang sekarang dapat membuat setengah dari orang ini mati bersama-sama.
"Wow... Pasukan yang besar sekali. Sepertinya kau sudah mempersiapkan ini matang-matang ?" Kata Yao Jun dengan santai.
"Huh... jika kau bergabung maka aku bisa memberikanmu posisi yang tinggi setelah aku menguasai Dunia itu." Kata Tong Fang dengan nada yang bangga.
"Jika kau mengatakannya beberapa tahun yang lalu mungkin aku tertarik, namun sayangnya sekarang aku tidak memiliki ketertarikan itu. Diumurku yang sekarang aku ingin melihat Cucuku menikah dan memiliki anak, tapi jika kau mau aku bisa menunjukan jalanya kepadamu !" Kata Yao Jun dengan senyum yang santai.
"Ada dan tidak adanya dirimu bukan masalah besar, jangan menagih diriku ataupun menyesal karena aku sudah memberikan penawaran. Cepat katakan dimana Gerbangnya ?" Teriak Tong Fang dengan kesal.
"Sabar... apa yang kau maksud gerbang sebenarnya bukan Gerbang. Jalan masuknya berada ditangan Chen Niu, aku ingin pulang dan bertemu dengan Keluargaku. Jika kalian ingin menyerang Benua Zhenwu maka cari saja Chen Niu, dia bisa membuka gerbangnya kapapun yang dia inginkan !" Kata Yao Jun dengan santai.
"Maksudmu Raja para Dewa Chen Niu ?" Tanya Tong Fang dengan dingin.
"Memangnya siapa lagi... dia kembali bersama denganku dan sekarang dia ada dirumah memeluk istri-istrinya sekarang. Aku sudah mengatakan apa yang bisa aku beritahu, aku akan pergi dulu !" Yao Jun mendesak Qi miliknya dan melewati mereka semua.
Tidak ada satupun dari mereka yang menghentikannya dan didalam hati dia ingin tertawa. Kebodohan mereka sama sekali tidak tertolong, jika mereka benar-benar datang dan mengatakan tujuan mereka, maka itu sama saja mereka meminta kematian.
Hanya sekumpulan Alam Dewa Bumi yang bahkan tidak dipandang terlalu tinggi di Benua Zhenwu ingin membuat kekacauan. Bahkan jika Chen Niu mengirim mereka kesana hasilnya sangat jelas, mereka semua akan mati dibawah kekuatan besar yang berdiri disana.
Semua orang saling memandang dan Tong Fang berkata, "Kalian semua tidak perlu takut... Raja para Dewa memiliki reputasi, namun jumlah kita sangat banyak dan pastinya dia akan memberikan wajah kepada kita !"
Semua orang mengangguk dan segera mereka berangkat ke Sichuan, aura mereka terlihat seperti badai dan Tong Fang adalah pemimpin yang dapat mereka percayai sekarang.