
Keesokan paginya Chen Niu mendapatkan laporan dari Mo Lie tentang kedua Penjabat Korup itu, mereka semua sudah ditangkap dan Zhao Qi mengadili mereka secara pribadi.
Chen Niu berjemur didekat kolam renang dan tempat ini sudah seperti surga untuknya, disamping kiri dan kanan Lin Yu dan Qing Zhu melayaninya dengan baik.
Qing Zhu menyuapi Chen Niu dengan daging dan bertanya, "Sayang... bisnis apa yang kau lakukan di Jiangbei ?"
"Ada banyak sampai aku bingung mengatakannya, tapi aku memiliki kejutan yang bagus untuk kalian berdua. Aku sudah mengambil Alih Teluk Wangjian, dua Pesawat Pribadi dan sebuah Kapal Pesiar Bulan." Kata Chen Niu dengan jujur.
Mereka berdua hanya bisa terkejut mendengar hal ini. Sebenarnya mereka tidak tahu apa yang dilakukan Chen Niu sampai-sampai mendapatkan sesuatu yang berlebihan seperti ini.
"Apakah kau merampok Bank ?" Tanya Lin Yu dengan ekspresi terkejut.
"Bagaimana mungkin aku melakukannya... aku hanya berbisnis dengan Raja Barat Zhao Qi untuk berurusan dengan Penyelundup Narkoba. Setelah itu semua keuntungan ini aku dapatkan dengan gratis." Kata Chen Niu dengan jujur.
Qing Zhu sudah menebaknya dan tidak mungkin kalau Chen Niu mendapatkan semua ini dengan membayar. Faktanya adalah Chen Niu adalah seorang Ahli Beladiri yang sangat kuat, bahkan Kakeknya bukan tandingannya.
"Apakah ada resiko didalamnya ?" Tanya Lin Yu dengan ketakutan.
"Karena aku sudah ada disini maka semuanya sudah selesai, terlebih karena keributan yang kau buat aku harus memikirkan hukuman yang bagus untukmu !" Kata Chen Niu sambil mengusap dagunya.
Lin Yu tersenyum pahit dan Qing Zhu terlihat tidak sabar melihatnya. Chen Niu segera mengangkat tubuh Lin Yu dan membalikannya, dia melepaskan pakaian renang Lin Yu dan menampar pantatnya dengan keras.
Qing Zhu menutup bibirnya dan ingin tertawa melihatnya, Lin Yu berteriak kesakitan dan wajahnya memerah karena malu. Setelah sepuluh kali tamparan Chen Niu juga melakukan hal yang sama denhan Qing Zhu, dengan panik Qing Zhu mulai memberontak dan berteriak bahwa dia tidak salah.
Mereka berdua berbaring sambil memegang pantat mereka yang panas. Chen Niu merasa puas dengan hal ini dan mereka berdua terlihat kesal, tapi dengan cepat Chen Niu membawa mereka kedalam air dan mereka berdua merasa sedikit perih.
"Halo.... siapa kau ?" Tanya Chen Niu dengan dingin.
"Maaf menelponmu tiba-tiba... namaku adalah Nan Tian salah satu Grandmaster di Dunia Bawah, aku mengambil misi untuk membunuhmu." Kata Nan Tian dengan dingin.
"Oh... aku tidak menyangka seorang Pembunuh sepertimu muncul. Kau dikenal sebagai salah satu Grandmaster Top yang menghilang, tapi apa maksudmu dengan membunuhku. Apakah kau sedang mengancamku sekarang !" Kata Chen Niu dengan dingin.
"Aku mengambil tugas itu bukan karena uang, aku hanya tidak suka momentum yang kau tunjukan. Kita sama-sama seorang Grandmaster Seni Beladiri, sekarang aku ada Sichuan lebih tepatnya di Danau Wanhua. Sebulan... aku akan menunggu disini selama sebulan, kita akan melakukan pertarungan hidup dan mati."
Nan Tian melanjutkan, "Terserah kau berani atau tidak... tapi pastinya jika dalam waktu sebulan kau tidak muncul, maka aku akan memberikan kejutan yang hebat untukmu nantinya."
"Oke... tidak perlu sebulan... besok aku akan langsung berangkat. Tapi ada yang sedikit mengganjal... aku tahu kau mendapatkan nomerku dari Bing Chu. Apakah kau membunuhnya ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.
"Aku akan malu menyandang gelar Grandmaster jika membunuh seorang Ahli Batin. Bawahanmu itu cukup pemberani, jadi aku memberikan sedikit pelajaran kecil untuk memaksanya memberikan nomermu." Kata Nan Tian dengan jujur.
"Baguslah kalau begitu... sepertinya walaupun kau bekerja sebagai Pembunuh kau masih memiliki harga diri. Persiapkan dirimu baik-baik... dalam pertarungan hidup dan mati hanya ada salah satu dari kita yang akan hidup. Jangan sampai kau mengecewakanku seperti Muridmu !" Chen Niu mematikan ponselnya.
Nan Tian tersenyum dan niat membunuhnya terlihat sangat jelas. Sejak awal dia memang tidak peduli dengan uang, Song Batian adalah Murid dari Nan Tian namun level mereka jelas berjarak cukup jauh.
Namun alasan terbesarnya menantang Chen Niu adalah mengambil nama besarnya. Dirinya sudah menunggu saat-saat ini untuk waktu yang lama dan faktanya Chen Niu membuat semuanya lebih mudah.
Utara Cina selalu tidak stabil dan sekarang semuanya sudah terkendali. Sebelum Anak Singa tumbuh menjadi Singa Dewasa dengan taring yang tajam, maka ini adalah waktu yang tepat untuk segera menyingkirkannya dan menandai wilayahnya.