I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 134 - Pemburu


Seong Won tidak menyangka bahwa kedua orang Master yang dia sewa dapat dijatuhkan dengan sangat mudah. Pembunuh didepannya saat ini sangatlah berbahaya.


"Tuan... aku akan memberikanmu sepuluh milyar, tolong lepaskan aku dan kita bisa berdamai !" Kata Seong Won dengan gugup.


Chen Niu tersenyum dan membuka topengnya, "Setelah kau memasang nilai milyaran untuk kepalaku dan banyak pembunuh yang berdatangan, kau ingin berdamai begitu saja... maaf aku memang tidak sekaya dirimu tapi aku bukan orang bodoh yang melepaskan musuhku."


Mereka berdua sangat terkejut dan walaupun wajah Chen Niu sangat asing mereka tahu bahwa saat ini didepan mereka adalah salah satu Raja Dunia Bawah.


"Raja Utara !" Kata Seong Won dengan panik.


"Ya... sekarang orang yang sangat ingin kau bunuh ada didepanmu. Kau hanya orang biasa yang mengandalkan kekuatan uang, sebenarnya aku sendiri tidak peduli dengan bisnismu. Tapi kau sudah mengusik ketenanganku dan itu mungkin pelanggaran besar." Kata Chen Niu dengan santai.


"Dari mana kau tahu bahwa aku berada di Korea, seingatku aku tidak pernah mengekspos keberadaanku kepada siapapun dan selalu melakukan bisnis dengan cara yang bersih ?" Tanya Seong Won dengan dingin.


"Apakah orang yang akan mati perlu tahu... Kau, anggotamu dan Organisasi Fly House akan aku hancurkan semuanya tanpa sisa." Kata Chen Niu dengan bangga.


*Door.*


Wo Jo mengambil pistol disakunya dan menembak kearah Chen Niu, dengan santai Chen Niu mengangkat satu jarinya dan peluru panas itu berhenti didepannya.


Qi yang menyelimuti peluru itu terlihat sangat jelas dan Chen Niu melambaikan jarinya, peluru itu berbalik arah ke Wo Jo dan menembus dadanya.


Darah menyembur dari mulutnya dan jantungnya hancur, Wo Jo terjatuh kelantai dan kedua gadis itu berteriak. Seong Won tidak menyangka bahwa putranya akan mati dengan cara seperti ini, ekspresinya terlihat sangat marah dan mengutuk Chen Niu didalam hatinya.


"Bagus... kau memang memiliki kemampuan untuk membunuhku tapi sekarang kita berada di Korea. Jika kematianku didengar oleh mereka maka kau mungkin akan menjadi buronan negara, apakah kau sudah siap dengan konsekuensinya !" Kata Seong Won dengan penuh kebencian.


"Memangnya aku peduli... sekarang adalah giliranmu untuk mati !" Chen Niu menembak kepala Seong Won dan membuatnya hancur.


Chen Niu melambaikan tangannya dan memanggil kedua Gadis itu, "Kemarilah... aku tidak akan membunuh kalian berdua, tapi jika kalian tidak mau patuh maka jangan salahkan aku jika sesuatu yang buruk akan terjadi pada kalian nantinya !"


Kedua Gadis itu tidak berani mengambil resiko dan segera berjalan kearah Chen Niu, tidak peduli mereka akan diperlakukan seperti apa. Selama mereka tetap hidup maka mereka sudah sangat bersyukur.


"Katakan siapa kalian dan apa hubungan kalian dengan Bajingan itu ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Kami adalah Artis pendatang baru... manager kami akan memberikan film yang bagus, demi mendapatkan peran yang bagus untuk menunjang karir kami diharuskan untuk menemaninya untuk beberapa waktu." Kata Kedua Gadis itu dengan jujur.


Chen Niu mengangguk dan tidak terlalu terkejut dengan hal semacam ini. Mereka berdua cukup cantik dan biasanya bisnis seperti ini hanya dilakukan mereka yang merupakan Artis dengan karir menengah.


"Aku mengerti... aku berjanji tidak membunuh kalian tapi untuk sementara waktu kalian harus tinggal disini terlebih dahulu. Kalian sudah melihatku membunuhnya dan aku tidak ingin mengambil resiko dengan melepaskan kalian." Kata Chen Niu dengan santai.


Chen Niu melanjutkan, "Sekarang kalian berdua ambil air dan siram mereka berdua sampai bangun !" ?


Mereka berdua tersenyum dan merasa lega dengan Chen Niu yang tidak membunuh mereka, tidak masalah untuk ditahan beberapa waktu selama nyawa mereka masih hidup.


Segera mereka berdua pergi kekamar mandi dan mengambil baskom yang berisi air, mereka menyiram kedua Master itu dan membuat mereka terbangun.


Kedua Master itu merasa pusing dan setelah melihat Chen Niu mereka menjadi sangat waspada. Qi yang sangat kuat terasa sangat jelas dan memberikan tekanan kepada mereka berdua, seolah mereka sedang berdiri didepan sebuah gunung yang mustahil untuk mereka pindahkan.


"Nama ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Yin dan Yang dari Dunia Bawah yang disewa oleh Fly House." Kata Yin dan Yang dengan hormat.


Sebenarnya itu adalah kode nama mereka di Dunia bawah dan mereka sudah terbiasa dengan panggilan itu. Sekarang mereka paham bahwa didepan mereka saat ini adalah seorang Grandmaster Seni Beladiri, kemungkinan menang adalah nol dan melihat dari keadaan sekitar sepertinya Seong Won dan Wo Jo sudah dibunuh olehnya.