
Hao Ran menanyakan keberadaan Song Yan tetapi Chen Niu sudah mengatur semuanya dengan baik dengan menyembunyikannya. Namun fakta bahwa Bing Chu yang sudah menculiknya pasti akan diketahui, jadi Chen Niu harus menciptakan skema yang lebih baik.
"Song Yan sekarang berada dibawah pengawasan diriku. Ada beberapa dendam yang harus aku selesaikan dengannya, Song Yuanhong dan para orang-orang itu seharusnya cukup. Aku sudah mengatakan ini kepada Zhao Qi bahwa aku akan mengambil kepala Song Batian dan Song Yan dengan tanganku sendiri." Kata Chen Niu dengan dingin.
"Kalau begitu saya merasa lega... tidak masalah jika Anda membunuhnya. Jika dia berhasil kabur maka saya akan kehilangan kehormatan didepan pimpinan Zhao Qi, kalau begitu saya permisi !" Kata Hao Ran dengan jujur.
"Ya... terimakasih untuk kalian." Chen Niu berterimakasih dengan tulus.
Setelah bertukar nomer dengan Hao Ran segera Chen Niu keluar dan pergi ke Balkon. Pemandangan Danau didepannya cukup indah walaupun barusan terjadi pertarungan hebat, semua mayat dan darah sudah dibersihkan oleh Penjaga Keluarga Song.
Chen Niu meminta Bing Chu untuk membuat mereka semua tunduk dan bekerja untuk pimpinan yang baru. Mereka semua tidak lebih dari seorang manta veteran, selama miliki uang maka semuanya akan beres dan selain kekayaan Chen Niu juga mendapatkan banyak bawahan.
Song Yiwen menghampiri Chen Niu dan memeluknya dengan erat, "Terimakasih Tuan Chen karena sudah datang, apa yang Anda katakan memang benar. Mereka memang sekumpulan orang yang busuk dan pantas untuk mati !"
Chen Niu mengusap punggung Song Yiwen dan membawanya duduk disofa, "Sudahlah... semua ini sudah berakhir untukmu. Apa yang perlu kau pikirkan sekarang adalah masa depanmu, aku akan memberimu pilihan. Kau bisa bergabung denganku atau kau juga bisa menolaknya, aku akan mengembalikan semua apa yang sebelumnya kau miliki !"
Keluarga Song memang musuhnya tapi tidak untuk Song Yiwen. Chen Niu tidak bisa mengambil Perusahaan Kecantikan yang dia bangun dari nol dengan usahanya sendiri, dia memang orang yang jahat tapi dia bukanlah orang yang tidak tahu adab.
"Terimakasih atas kebaikannya... tapi aku jauh lebih suka bersama dengan Anda. Aku tidak menginginkan hal yang lain." Kata Song Yiwen dengan jujur.
"Kau bermaksud untuk menjadi simpananku dan mengatur dengan namaku. Dimasa depan mungkin akan banyak orang yang mengincarmu, pikirkan ini baik-baik... kau itu sangat cantik dan cerdas. Kau tidak layak menenggelamkan dirimu sendiri kedalam lubang !" Kata Chen Niu dengan santai.
"Ya... kalau begitu aku tidak memiliki pilihan lain, dimasa depan aku akan menyerahkan Jiangbei kepadamu dan kau akan bekerjasama dengan salah satu bawahanku yang terpercaya. Aku harus melanjutkan pendidikan di Universitas dan jika tidak akan ada yang marah nanti !" Kata Chen Niu dengan jujur.
Song Yiwen menahan tawanya dan melupakan satu hal yang sangat penting. Pria yang dia sukai masih sangat muda dan umur mereka berjarak tujuh tahun, terlepas dia adalah orang besar yang memiliki sifat yang matang. Chen Niu masihlah seorang Pelajar di Universitas Donghai, sulit untuk mengabaikan fakta ini.
Chen Niu tersenyum pahit melihat Song Yiwen dan merangkulnya, "Apa yang sedang kau coba tertawakan ?"
"Ugh... tidak ada." Kata Song Yiwen dengan pasrah.
"Aku akan memberi hukuman pertamamu nanti, tapi ada satu hal yang ingin aku katakan. Song Yan sekarang masih hidup dan aku sengaja menyesuaikannya... sekarang katakan padaku, kau ingin membunuhnya sendiri dengan tanganmu atau aku yang melakukannya ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.
Seketika ekspresi Song Yiwen berubah mendengar bahwa Song Yan masih hidup, dia adalah pelaku utama dibalik pembunuhan Ayahnya dan Ibunya yang disiksa diruang bawah tanah.
Walaupun mereka ada hubungan darah tetapi kebencian didalam hatinya tentu tidak bisa diabaikan begitu saja. Namun Song Yiwen tidak pernah memiliki tekad untuk membunuh orang sekalipun dan Chen Niu paham betul dengan hal ini.
"Sudahlah... untuk urusan kotor ini lebih baik kau menyerahkannya kepadaku. Kau sudah mendapat kebebasan dan itu adalah yang terpenting, jalani kehidupan seperti apa yang orang tuamu harapkan darimu dan itu sudah cukup. Aku sendiri yang akan menghilangkan kebencian itu." Kata Chen Niu sambil mengusap punggung tangan Song Yiwen.
Song Yiwen menangis dan tidak tahu harus berterimakasih dengan cara apa. Chen Niu menelpon Zong Nan dan menyatakan untuk mengeksekusi Song Yan dengan cara yang paling menyedihkan yang dia punya.