I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 164 - Hari Pertarungan


Tiga hari sudah berlalu siang hari dipinggiran pantai dengan tebing yang tinggi dipinggirnya, dua buah perahu kayu kecil berada ditengah laut.


Masing-masing dari mereka adalah Master Sekte Keadilan Han Leng, satunya lagi Master Sekte Iblis Huang. Fluktuasi Qi yang mereka pancarkan sangat mengerikan dan membuat ratusan orang kagum dengan sosok mereka.


Penonton yang berdiri ditebing juga sangat banyak, kebanyakan mereka semua adalah Praktisi Seni Beladiri kuat di Dunia Bawah. Pebisnis yang memiliki pengaruh besar dan beberapa orang penting dalam Militer.


Raja Dunia Bawah Utara China Chen Niu sudah membuat gerakan besar, dia memprovokasi dua kekuatan besar yang menempatkannya dalam situasi terburuk.


Yao Jun sendiri tidak ada dan lepas tangan terhadap masalah ini. Perlindungannya hanya berlaku kepada Keluarga Chen Niu dan bukan untuk Chen Niu sendiri, lagi pula pada akhirnya mereka juga akan bertarung dan tidak masalah untuk membuat mereka menggila dan saling membunuh satu sama lain.


Ketiga Raja lainya hanya memantau pertarungan ini dari Wilayah mereka masing-masing. Mereka tidak ingin mengambil bagian sama sekali, namun Ye Xing sangat menantikan ini. Jika Chen Niu mati maka Wilayah Utara akan kosong, ini adalah kesempatan emas untuk mengambil alih singgasana Chen Niu.


Para Tetua dari kedua Sekte juga datang untuk menonton, terlebih Sekte Iblis yang sudah merencanakan semuanya dengan matang tentang Array Pemusnah yang dipasang dibawah laut.


"Datang !" Teriak salah seorang Seniman Beladiri yang menunjuk kesatu arah.


Sosok Chen Niu yang duduk diatas perahu kayu sangat luar biasa. Keberaniannya menjawab tantangan pertarungan dari kedua Master Sekte sungguh sangat luar biasa.


Han Leng melompat ketengah dan Qi yang ganas disertai niat membunuh yang kuat terlihat sangat jelas, "Bocah sialan... kau sudah memperlakukan Anakku dengan buruk dan memaksaku untuk mengakhiri penderitaannya. Aku akan membunuhmu dan meletakkan kepalamu sebagai penenang untuk jiwa Putraku !"


Huang tersenyum dan berkata, "Aku harap kau masih merawat Gadis itu dengan baik, jika kau menyerahkannya maka aku akan mundur dari pertarungan ini !"


"Mengincar wanitaku sama saja dengan menggali kuburanmu sendiri dan Bocah sialan itu, terang-terangan merampokku didepanku atas perintahmu. Aku akan memberimu kesempatan... berlutut tiga kali dan meminta ampunan, maka mungkin aku akan menyelamatkan hidup kalian berdua. Tapi jika kalian masih ingin bertarung dan memulainya, maka belas kasihan sudah tidak dibutuhkan." Kata Chen Niu dengan santai.


"Ingin kami berlutut maka matilah !" Qi Hitam menyelimuti tangan Huang dan Telapak Tangan yang penuh dengan racun mengarah langsung kearah Chen Niu.


Chen Niu menahan bilah Pedang dengan kedua jarinya, dia meninju perut dari Han Leng dan membuatnya terlempar. Darah menyembur dari mulutnya dan Han Leng menabrak tebing hingga membuatnya bergetar.


Segeran tanpa menunda banyak waktu Chen Niu menghilang dari tempatnya, pergerakannya sangat cepat dan mata Huang tidak bisa mengikutinya.


"Serang." Chen Niu menjentikkan jarinya dan gelombang Qi memadat dengan sempurna.


Gelombang Qi itu menghantam tubuh Huang dan membuatnya terlempar sangat jauh. Semua orang yang melihat hal ini hanya bisa terkejut, mereka tahu bahwa Master Sekte mereka sangat kuat dan Chen Niu juga sama. Namun pertarungan ini jelas didominasi oleh Chen Niu, kedua Master Sekte bahkan tidak bisa menggoresnya sama sekali.


Dua Bayangan hitam keluar dari tubuh Huang dan sosok Roh Jahat yang mengerikan terlihat sangat ganas. Han Leng mengangkat Pedangnya dan Pedang Qi yang besar terbentuk, dia tidak menyangkan diumurnya yang muda Chen Niu memiliki kemampuan yang mengerikan.


Pedang Qi itu berayun kearah Chen Niu dan segera Chen Niu terbang untuk menyapanya. Kedua tangannya menahan kekuatan Pedang Qi dan Aura Chen Niu mengamuk.


*Krak.*


Dalam sekali gerakan Pedang Qi itu hancur berkeping-keping dan Chen Niu masih mendominasi pertarungan. Han Leng memuntahkan banyak darah dari mulutnya dan tidak menyangka serangan terbaiknya akan dihentikan semudah ini.


"Raja Utara... hari ini akan menjadi hari kematianmu !" Teriak Huang dengan marah dan kedua Roh Jahat melesat kearah Chen Niu.


"Kau terlalu banyak bicara... aku ingin lihat bagaimana caramu membunuhku." Chen Niu mengumpulkan Qi ditangannya dan meninju kedepan.


Gelombang cahaya terbentuk dan menyapu kedua Roh Jahat itu sekaligus. Gelombang Cahaya itu bergerak kearah Huang dan dengan tepat mengenainya, ledakan yang besar menyapu kesegala arah dan Huang menderita luka yang cukup parah ditangan Chen Niu.


"Bajingan... Anak ini sudah berada di Alam Dewa." Teriak Han Leng dengan kesal.