I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 39 - Malam Panjang


Mereka berdua naik ke Kamar Chen Niu dan Lin Yu bergegas untuk mandi membersihkan tubuhnya, Chen Niu duduk disofa dan mengambil ponselnya.


Segera dia menghubungi Mo Lie untuk menanyakan sesuatu. Tidak butuh waktu lama dan Mo Lie menjawab panggilan Chen Niu.


"Halo Ketua... apakah ada sesuatu yang Ketua butuhkan dariku ?" Tanya Mo Lie dengan sopan.


"Aku ingin kau mencari tanah atau bangunan yang cocok digunakan untuk Panti Asuhan. Apa yang aku inginkan adalah lokasi yang nyaman dan aman, harga bukanlah masalah yang besar. Apakah kau bisa mencarinya ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Ketua tidak perlu khawatir... aku memiliki banyak kenalan yang mungkin dapat merekomendasikan tempat yang bagus. Tapi berikan aku waktu dua hari... setidaknya biarkan aku mengeceknya dengan mata kepalaku sendiri agar tidak mengecewakan nantinya !" Kata Mo Lie dengan jujur.


"Baiklah... aku serahkan sisanya kepadamu, aku tutup panggilannya." Chen Niu mematikan Ponselnya dan meletakkannya diatas meja.


Dirinya sangat puas dengan kinerja Mo Lie dan tidak salah memilih orang. Selain memiliki banyak pengetahuan dan koneksi, Mo Lie juga orang yang berhati-hati dan dapat diandalkan untuk melakukan sesuatu. Dengan adanya dirinya maka semua pekerjaannya akan jauh lebih mudah kedepannya.


Chen Niu menghidupkan rokoknya dan meminum secangkir kopi, setelah beberapa waktu Lin Yu keluar dan mengejutkan Chen Niu. Saat ini dia tidak memakai pakaian sehelaipun dan hanya membalut tubuhnya dengan handuk putih.


Dengan malu Lin Yu berjalan ketempat tidur dan keheningan terjadi diantara mereka berdua. Wajah Lin Yu terlihat sangat merah dan hatinya terasa ingin meledak.


"Ini adalah pertama kalinya bagiku melakukan hal seperti ini, jadi aku tidak tahu harus melakukan apa !" Kata Lin Yu dengan wajah yang sangat merah.


Chen Niu mematikan rokoknya dan berjalan kearah Lin Yu, dengan santai dia melepas baju bagian atas dan tidur disamping Lin Yu. Chen Niu menarik Lin Yu kedalam pelukannya dan dia dapat merasakan aroma dan kehangatan tubuh dari kulit mereka yang bersentuhan.


"Aku hanya sedikit membantu dan kau tidak perlu memaksakan diri. Kau sudah bekerja keras untuk beberapa hari, masih ada banyak waktu besok. Sekarang beristirahatlah... jangan pikirkan masalah panti asuhan atau yang lainya, anggap saja semuanya sudah selesai sekarang !" Kata Chen Niu dengan jujur.


Beban didalam hatinya baru saja menghilang dan hal ini terkesan seolah Chen Niu sengaja melakukan semua ini untuk tubuhnya. Harus dia akui bahwa Lin Yu ini memang sangat cantik dan bentuk tubuhnya sangat indah, tidak akan ada Pria yang bisa menahan godaan seperti ini tapi jika Chen Niu memakannya sekarang maka dia tidak lebih dari seorang bajingan.


Lin Yu tenggelam dalam pelukan yang hangat dari Chen Niu dan berkata, "Jangan salah paham... aku melakukan ini karena aku memang berniat menyerahkan hidupku kepadamu. Bersama denganmu itu jauh lebih menyenangkan dan terasa sangat nyaman, seolah aku bisa mengorbankan semua impian yang aku miliki hanya untukmu."


"Apapun impianmu selama itu baik maka aku akan mendukungnya. Dalam hidup ini aku berjanji tidak akan meninggalkanmu... walaupun aku tidak bisa berjanji kalau tidak ada kecelakaan dimasa depan, tapi kau tetap akan menjadi prioritas bagiku." Kata Chen Niu dengan jujur.


"Huh... itu memang yang kau inginkan." Kata Lin Yu dengan kesal.


Mereka sama-sama tahu kalau Chen Niu adalah orang yang memiliki pengaruh yang besar, dengan umurnya yang masih sangat muda dan wajahnya yang tampan. Jelas bahwa dia akan mengenal banyak Wanita cantik dimasa depan, walaupun Chen Niu dapat menjaga dirinya tapi bukanlah hal yang tidak mungkin kalau akan terjadi kecelakaan.


"Kau harus berjanji kepadaku satu hal ?" Lin Yu berkata dengan santai.


"Janji apa yang kau inginkan ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.


"Pastikan Wanita pertama yang kau berikan cinta adalah aku, sisanya aku sudah tidak peduli. Aku hanya berharap kalau kau akan menjagaku dan menyayangiku untuk seumur hidupmu !" Kata Lin Yu dengan jujur.


"Tentu... lagi pula aku tidak yakin kalau ada orang yang dapat bersaing denganmu." Kata Chen Niu dengan sedikit candaan.


Chen Niu sangat senang kerena Lin Yu sangat mengerti dengan keadaannya. Chen Niu mengatakan ini karena dia sudah merasakan langsung kehidupan Dunia Bawah, jadi tidak ada alasan baginya untuk berbohong dan lebih baik jujur dari pada menimbulkan masalah antara mereka berdua dimasa depan.