I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 84 - Calon


Chen Niu kembali ke Villa miliknya dan Mo Lie sudah mengatur tiket penerbangannya ke Jiangbei Besok. Siang harinya Bing Chu sudah tiba di Villa miliknya dan Chen Niu menyambutnya, dia sudah menyelesaikan semua pekerjaan yang Chen Niu perintahkan.


Bibi Zhang membawakan kopi untuk mereka berdua dan Bing Chu dengan santai bertanya, "Bos... semua Giok Mentah sudah disimpan ditempat yang aman. Apakah ada perintah lain yang harus aku kerjakan ?"


"Besok aku akan pergi ke Jiangbei dan kau akan ikut denganku. Tapi apakah kau mendengar dari Geng Naga Hitam yang diketuai oleh Zong Nan didaratan kumuh ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Aku dengar orang itu adalah pengguna tenaga dalam dan kondisinya tidak berbeda saat pertama kali kita bertemu. Harusnya Bos tidak perlu khawatir dan menganggapnya sebagai salah satu ancaman." Kata Bing Chu dengan jujur.


"Ancaman... aku bermaksud merekrutnya kedalam Kelompok kita. Sekarang aku adalah Raja Utara Dunia Bawah. Suchuan berada dibawah pengawasanmu, Yancheng dan Xianjiang berada dibawah perintah Keluarga Qing dan Cheng Liu."


Chen Niu melanjutkan, "Kedatanganku ke Jiangbei adalah untuk menyingkirkan Keluarga Song, aku butuh orang yang cocok untuk disana dan Song Yiwen bersama dengan Zong Nan adalah kandidat terbaik."


Dimasa lalu Zong Nan bisa dianggap Saudara oleh Chen Niu, kesetiannya tidak perlu diragukan dan dia adalah salah satu orang yang peduli dengan dirinya. Sebenarnya Chen Niu tidak berniat menariknya kembali dalam air yang keruh, tapi mengingat apa yang akan terjadi kepadanya Chen Niu tidak bisa mengabaikannya dan memilih berangkat lebih awal.


"Aku mengerti... lagi pula Bos akan menetap di Donghai untuk waktu yang lama." Kata Bing Chu yang sependapat dengan Chen Niu.


Lagi pula Bing Chu sejak awal tidak meragukan kemenangan Chen Niu dalam mengambil alih Jiangbei. Keluarga Song memang kuat namun strategi Chen Niu benar-benar sangat matang dan sekarang Chen Niu adalah seorang Grandmaster Beladiri termuda.


Keluarga Song tidak mungkin menghentikan momentum Chen Niu yang bekerjasama secara diam-diam dengan Zhao Qi. Berurusan dengan satu Raja Dunia Bawah sudah sangat merepotkan, jika ini dua sekaligus maka dipastikan Keluarga Song akan hancur.


Lin Yu tiba-tiba masuk dan melihat Chen Niu memiliki tamu, Chen Niu memberikan kode untuk Bing Chu agar tidak membahas masalah ini dan sampai ketelinga Lin Yu.


Bing Chu berdiri dan menyapa, "Salam Nona Lin !"


"Tuan adalah Tamu dan tidak perlu terlalu sopan, apakah Tuan ingin minum sesuatu... aku bisa membuatnya !" Kata Lin Yu sambil berjalan kearah Chen Niu.


Chen Niu menarik tangan Lin Yu dan membuatnya duduk disampingnya, "Ini baru siang hari dan kau sudah pulang ?"


"Kelas sudah berakhir dan sisanya tidak terlalu penting." Jawab Lin Yu dengan jujur.


Chen Niu mengusap tangannya dan berkata, "Oh... iya... bagaimana Keluargamu di Sichuan, apakah mereka hidup dengan baik ?"


Bing Chu mengangguk dan sangat puas, "Seratus kali lebih baik dari pada sebelumnya berkat Bos, sekarang aku sudah memiliki pekerjaan yang nyaman dan dengan gaji yang besar. Akhirnya kami bisa membeli sebuah rumah dan hidup dengan nyaman tanpa memikirkan biaya sewa setiap tahunnya."


"Bagus... terkadang menikmati hidup itu sangat dibutuhkan. Tapi kau jangan lupa untuk mengurus Saudaramu yang lainya, pastikan kau mengarahkan mereka menjadi lebih baik. Selama kau butuh sesuatu maka katakan saja kepadaku, selama itu masih didalam kondisi dimana aku bisa membantu maka aku akan melakukannya !" Kata Chen Niu dengan jujur.


"Terimakasih Bos... tapi semuanya sudah cukup dan aku akan mengingat baik-baik perkataanmu." Kata Bing Chu dengan penuh rasa terimakasih.


"Kau bisa pergi... carilah Bibi Zhang dan dia akan menyiapkan kamar tamu untukmu. Besok pagi kita akan berangkat mengurus bisnis di Jiangbei." Kata Chen Niu dengan santai.


"Kalau begitu saya pamit." Bing Chu berdiri dan segera pergi dari sana.


Lin Yu melihat Bing Chu pergi dan sedikit penasaran, "Apakah dia salah satu Preman disana yang sekarang menjadi bawahanmu ?"


"Benar... dia dulu adalah orang bayaran Wang Du." Chen Niu menjawabnya dengan jujur.


"Baguslah kalau dia benar-benar berubah kearah yang lebih baik. Tadi kenapa kau menelponku dan lagi... aku mendengarmu bertengkar dengan beberapa orang dari Tim Basket ?" Tanya Lin Yu dengan bingung.


"Ini bukan seperti aku yang mencari gara-gara dengan mereka, ada seorang Gadis yang tidak sengaja menabrak mereka. Gadis itu sudah meminta maaf dan dia juga teman sekelasku, lagi pula bukanlah hal yang baik seorang Pria memukul seorang Wanita." Jawab Chen Niu dengan jujur.