
Chen Niu menelpon Ibunya dan mengatakan bahwa mereka berlima akan datang, seperti biasa Niu Lan sangat terkejut dengan Chen Niu yang membawa pulang banyak wanita. Tapi ini Putranya dan entah mengapa dia sangat bangga karena bisa menggoda banyak Gadis.
Setelah mendengar beberapa omelan akhirnya Chen Niu lega kalau mereka tidak masalah, Niu Lan dan Chen Fu akan menyiapkan segalanya untuk mereka.
Setelah dua hari mereka semua sudah siap untuk berangkat. Chen Niu memilih untuk naik Pesawat miliknya dan tidak terlalu ingin membuang banyak waktu.
Lin Yu, Song Yiwen dan Yao Chi mengobrol masalah bisnis mereka. Terutama Lin Yu yang merupakan seorang model yang akan membantu Song Yiwen dalam urusan promosi dimasa depan.
Qing Zhu duduk disamping Chen Niu dan berkata, "Sayang... Aku dengar kau juga berencana untuk pergi ke Xianjiang ?"
Chen Niu merangkul Qing Zhu dan berkata, "Ya... Aku sudah memberikan penghormatan untuk Lin Yu, disisi lain kita juga akan membakar dupa untuk Orang tua Song Yiwen dan Yao Chi nanti. Hanya Keluargamu yang masih utuh... karena dimasa depan kau akan menjadi Istriku maka sudah sewajarnya aku memberikan mereka wajah !"
"Tapi mengapa kita harus menetap di Hotel milik Keluargaku. Saat ini mungkin disana sedang turun salju... tidak bisakah kita pergi ketempat lainnya ?" Tanya Qing Zhu yang terlihat malas.
Hotel itu adalah milik Keluarga Qing dan dia sudah sering pergi kesana, sejujurnya dia akan bosan jika menginap disana untuk beberapa hari dan lebih baik memilih ditempat yang lain.
"Okelah... kalau begitu kau ingin pergi kemana ?" Tanya Chen Niu dengan santai.
"Ada sebuah Resort yang bagus disana dengan gaya jepang, terlebih ini musim dingin dan ada pemandian air panas disana. Lebih baik kita menyewa tempat itu dan berlibur bersama disana, aku akan meminta Ayahku untuk menyewa tempat itu !" Kata Qing Zhu dengan senyum yang cerah.
"Bagus juga... jika tidak merepotkan Ayahmu maka aku tidak keberatan." Chen Niu menyetujuinya.
"Terimakasih." Qing Zhu mencium pipi Chen Niu dan segera bergabung kearah gadis-gadis.
Chen Niu sendiri tidak masalah dan selama itu masih di Xianjiang maka semuanya akan mudah, sesekali Chen Niu harus menyenangkan mereka dan bukan masalah besar untuk menyewa tempat disana.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai di Bandara. Dong Yan yang merupakan Bawahan langsung dari Bing Chu sudah menunggu disana dengan dua mobil, segera mereka mengantar Chen Niu dan yang lainya pergi ke Rumah.
Niu Lan hanya bisa tersenyum canggung dan menerima mereka semua dengan tangan terbuka, "Diluar sangat dingin... ayo masuk... Ibu sudah menyiapkan banyak makanan. Rumah ini tidak terlalu besar dan maaf membuat kalian tidak nyaman !"
Mereka semua masuk dan Chen Fu merangkul bahu Chen Niu, "Kau sungguh mengerikan... dulu Ayahmu ini sangat tampan, sepertinya kau mewarisi ketampanan Ayahmu."
"Sejak kapan Ayah bisa bercanda... Apakah karena beberapa waktu yang lalu Keluarga Ibu mengunjungimu dan menerimamu ?" Chen Niu sedikit menggoda Chen Fu.
"Itu semua karena dirimu bukan... Ayahmu ini bukan orang kompeten, tapi mendapat pengakuan mereka itu sudah membuatku merasa sangat senang. Aku yakin kalau semua ini adalah pengaruh dari Bisnismu yang maju, sebenarnya apa yang sudah Putraku lakukan di Donghai ?" Tanya Chen Fu dengan penasaran.
Niu Lan mengintip mereka berdua dan berkata, "Kalian kedua Pria... jika tidak segera masuk aku akan menutup pintu dan menguncinya !"
Chen Niu mengangkat bahunya dan segera masuk untuk makan. Diatas meja sudah disiapkan banyak makanan dan Lin Yu serta yang lainya sudah menyiapkan banyak hadiah dengan untuk Niu Lan dan Chen Fu.
Entah itu jam tangan atau perhiasan semua diberikan kepada Niu Lan dan Chen Fu, mereka sengaja tidak mengatakan ini kepada Chen Niu.
"Terimakasih banyak... tidak seperti Putraku yang nakal, kalian sangat baik." Kata Niu Lan dengan perasaan yang bahagia.
"Apa yang dikatakan Ibu sangat benar, Chen Niu ini benar-benar sangat nakal." Kata Lin Yu dan yang lainya dengan tawa yang puas.
Chen Niu tersenyum canggung dan menatap mereka berempat, "Tunggu saja !"
"Apanya yang tunggu... kau memang seperti itu bukan." Kata Niu Lan sambil membentak Chen Niu.
Chen Fu mengangkat tangannya dan tidak berani membela Chen Niu, zona ini sudah dikuasai oleh gadis-gadis. Lebih baik mereka diam dan menerima semuanya dengan hati terbuka, seorang Pria tidak akan berdebat dengan wanita.