I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 187 - Berpisah


Cang Yue menatap Isabel dengan tajam dan menghela nafas, entah mengapa dia merasakan perasaan yang tidak nyaman. Tapi dia tidak mengatakan apapun dan menyudahi semuanya sampai disini.


"Sekarang semuanya sudah selesai dan kita akan berpisah disini !" Kata Cang Yue dengan santai.


Prioritasnya saat ini adalah segera kembali dan berusaha untuk mencapai Alam Dewa Langit, tubuh fisik guntur yang menakjubkan sudah dia dapatkan dan tidak ada alasan lain untuk membuang waktu.


"Ya... Walaupun hanya kenangan yang singkat tapi aku tidak akan melupakanmu." Kata Chen Niu dengan senyum yang lebar.


Cang Yue merasa malu dengan perkataan Chen Niu dan kepalanya seakan-akan meledak, dia sudah menunjukan sisi yang memalukan yang tidak seharusnya Sekte Master lakukan. Fei Yan bahkan lebih terkejut dengan ekspresi yang dibuat Cang Yue, ini adalah kali pertama dia melihatnya malu didepan Pria.


Akhirnya mereka berpisah satu sama lain dan Cang Yue memberi tahu lokasi Gerbang menuju Benua Zhenwu. Lokasinya tidak jauh dan hanya berada dilaut mati, namun jika dibutuhkan dimasa depan Chen Niu akan pergi kesana.


Chen Niu melihat gadis disampingnya dan berkata, "Lalu siapa kau... apa kepentinganmu denganku ?"


"Tidak ada... Aku Isabel salah satu Dewa dari Rusia, Tuan Chen berasal dari Cina dan sebelumnya sudah menyelamatkan diriku. Aku ingin mengucapkan terimakasih dengan benar terlepas dari hubungan Negara kita." Kata Isabel dengan jujur.


Sekarang penilaiannya kepada Chen Niu jauh lebih tinggi. Ini adalah kali pertama dia melihat orang-orang yang disebut Kultivator itu memberikan rasa hormat, terlebih kebenaran Chen Niu dapat membunuh salah satu dari mereka sangatlah luar biasa.


"Jangan terlalu sungkan... aku bergerak karena bajingan itu sangat menjengkelkan. Bahkan jika aku tidak menolongmu pada akhirnya dia akan tetap datang kepadaku, memulai lebih awal bukanlah masalah yang serius." Kata Chen Niu dengan jujur.


"Oh... Yao Jun menitipkan pesan kepadamu seminggu yang lalu, dia tidak bisa menunggumu sampai selesai mengingat dia memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Jadi dia memintamu untuk segera menghubunginya ketika dia kembali." Kata Isabel dengan jujur.


Chen Niu mengerutkan keningnya dan hanya bisa mengutuk Yao Jun, namun tindakan yang dia ambil sedikit tidak bertanggung jawab. Walaupun dia adalah orang yang sibuk tapi Yao Jun jugalah orang yang sudah membawanya kemari, Chen Niu memang bisa pulang sendirian namun setidaknya sebagai orang yang meminta bantuan dia harus menyelesaikan tanggung jawabnya sampai selesai.


"Okelah... kalau begitu aku akan merepotkan Nona." Chen Niu tidak memiliki pilihan dan mungkin dia bisa sedikit bersantai.


Mereka berdua pergi bersama dan dengan otoritas yang dimiliki Isabel, sangat mudah mencari tempat untuk mereka tinggali. Isabel sengaja mengambil tempat dipinggir pantai dan hamparan laut terlihat sangat indah.


Chen Niu menikmati waktunya dengan nyaman, dia memakai pakaian renang dan duduk berjemur dipinggir pantai. Terlepas dirinya seorang pembudidaya alam Dewa, tapi nalurinya sebagai manusia belum hilang dan tetap saja dia menyukai waktu yang tenang.


Isabel memakai pakaian renang yang cukup berani dan membawa minuman kelapa untuk Chen Niu. Dengan santai dia juga berbaring dikursi untuk berjemur, walaupun tidak ada efek apapun pada tubuhnya namun tetap saja dia juga ingin bersantai.


"Tuan Chen... apakah Anda tertarik untuk pindah kewarganegaraan. Dengan kemampuan yang Tuan Chen miliki aku yakin di Rusia mungkin Anda akan sangat dihargai." Kata Isabel sambil berbaring.


"Aku tidak miskin... kita adalah Dewa dan apakah masih butuh sesuatu mengurusi urusan militer, bagiku dimanapun itu sama saja selama hidup tenang." Jawab Chen Niu dengan jujur.


"Apa yang ingin aku katakan sudah aku katakan dan Tuan Chen tidak memikirkan urusan Duniawi sama sekali. Aku tidak ingin memaksa Tuan Chen tapi aku butuh sedikit bantuan, bisakah Tuan Chen mengoleskan krim anti sinar matahari ini. Aku takut jika kulitku akan menjadi gelap karena panas yang menyengat disini !" Kata Isabel dengan berbaring.


"Apa kau yakin tidak ingin meminta lebih ?" Tanya Chen Niu dengan santai.


"Jika Tuan Chen memiliki keterampilan lain maka aku tidak keberatan. Sudah lama aku tidak melakukannya dan sepertinya Pria Asia dikenal sangat lemah dalam urusan diatas ranjang." Kata Isabel dengan sedikit memprovokasi.


"Lalu jangan sampai menangis jika sesuatu terjadi kepadamu." Chen Niu merasa sedikit tertantang dan membawa Isabel masuk kedalam.


Chen Niu menutup pintu dengan keras dan memulainya dengan sangat liar.