
Cang Yue kembali ke Puncak miliknya dimana Chen Niu berada. Disana Fei Yan hanya ingin membawa Putrinya kembali untuk sementara waktu dan Luo juga mengikutinya.
Setelah melihat perbedaan kekuatan ini membuatnya lebih bersemangat untuk mundur dan berlatih. Cang Yue membuatkan Chen Niu teh dan melayaninya dengan sangat baik.
"Sekarang katakan padaku... bagaimana tindakan yang kau ambil setelah dirimu menjadi penguasa Barat Benua Zhenwu ?" Tanya Cang Yue yang duduk disamping Chen Niu sambil menuangkan teh yang wangi.
"Entahlah... Aku juga tidak tahu apapun dan sejujurnya tidak tertarik. Jika harus memilih maka aku lebih memilih untuk hidup nyaman bersama dengan Keluargaku dari pada harus menjadi Penguasa atau apalah itu." Jawab Chen Niu dengan jujur.
"Lalu kenapa kau kemari dan bukannya hidup bersama semua Istrimu ?" Cang Yue sedikit kesal dan tidak mengharapkan kalau Chen Niu akan bermain-main dengan gelar Penguasa.
"Yah... aku memiliki tugas dari Leluhur yang sudah menjadi kewajibanku. Mendapatkanmu adalah berkah yang sebelumnya tidak pernah aku bayangkan, tapi tugas yang diberikan Leluhur menyangkut nyawa banyak orang dan membuatku harus bergerak. Aku mengakuisisi Wilayah Barat dan sengaja menyatakan identitasku karena ingin memancing Iblis ini keluar." Jawab Chen Niu dengan jujur.
"Apakah Iblis yang kau maksud adalah Mo He ?" Tanya Cang Yue dengan penasaran.
"Bukan... Mo He hanya bidaknya dan kematian Tian Zong mungkin berhubungan dengan Raja Iblis yang dua bulan yang lalu bertarung denganku dalam bentuk jiwa. Raja Iblis ini memiliki kemampuan dari Alam Mahayana, jika aku harus menebak alasan mengapa dia tidak menunjukan dirinya maka kemungkinan jika Raja Iblis tidak terluka maka mungkin saja dia di Segel oleh Leluhurku mengingat ketika mendengar namaku dia langsung ingin membunuhku." Chen Niu meminum tehnya dan menjelaskannya dengan singkat.
"Bukankah itu akan sangat berbahaya untukmu, walaupun aku belum pernah melihat langsung Kultivator Alam Mahayana tapi aku sangat yakin bahwa kekuatannya mungkin sangat mengerikan." Kata Cang Yue dengan khawatir.
"Jika saja aku memiliki harta yang memiliki energi Yin yang berlimpah, mungkin aku bisa memulai terobosan ke Alam Mahayana. Apakah Sekte Seribu Gadis memilikinya... jika ada bisakah kau memberikannya kepadaku. Aku janji akan memberikan kompensasi yang sesuai !" Kata Chen Niu dengan penuh harap.
"Ikut denganku !" Cang Yue menarik tangan Chen Niu dan membawanya pergi kedalam ruang pelatihannya.
"Ini adalah Giok Es yang berumur seribu tahun, dia sudah memadatkan banyak Yin Qi dan aku tidak tahu apakah ini cukup untukmu." Cang Yue duduk dengan santai dan menepuk Giok Es yang selama ini dia gunakan untuk berlatih.
"Giok Es ini terlihat sangat berharga dan aku jadi tidak enak jika mengambilnya secara gratis darimu !" Kata Chen Niu sambil menggaruk kepalanya dengan malu.
"Ambilah dan segera gunakan untuk berlatih." Kata Cang Yue dengan jujur.
Chen Niu maju dan mendekatkan wajahnya ke Cang Yue, "Apakah ini waktu yang tepat untuk berlatih, terlebih kita harus menyelesaikan apa yang sebelumnya kau mulai. Aku bukanlah Pria yang mudah dipuaskan !"
"Apakah ini waktu yang tepat bagimu untuk memikirkan hal semacam itu." Cang Yue menahan dada Chen Niu dan mengalihkan pandangannya dengan malu.
Chen Niu terus mendorongnya dan membuat Cang Yue berbaring dibawahnya, "Kita tidak tahu kapan musuh akan menyerang. Menang dan kalah juga tidak pasti, setidaknya jika aku benar-benar kalah setidaknya aku ingin mati tanpa penyesalan ataupun melewatkanmu !"
Cang Yue menutup wajahnya dan terlihat malu dengan perkataan manis Chen Niu, perlahan Chen Niu menarik ikat pinggang Cang Yue dan tubuhnya yang indah dan lembut sudah berada didekatnya.
Hanya sedikit sentuhan dari tangan Chen Niu membuat Cang Yue merasakan sensasi aneh, perlahan Chen Niu menyingkirkan tangan Cang Yue dan mencium bibirnya dengan penuh kasih sayang.
Disisi lain pesan yang diberikan Chen Niu kepada semua pengkhianat sudah terdengar ditelinga mereka. Banyak orang yang berkumpul didepan gerbang Sekte Seribu Gadis lebih awal untuk mencari pengampunan.
Mereka sudah tidak memiliki pilihan dan bergabung dengan Mo He sama sekali bukanlah sesuatu yang baik. Sebagai orang wilayah barat mereka tidak akan pernah dihargai disana, karena Chen Niu bersedia memberikan kesempatan maka tidak ada salahnya untuk menurunkan martabat mereka dan memohon pengampunan demi hidup yang lebih baik.