
Chen Niu tidak menyangka kalau keberuntungan dirinya cukup bagus. Kedatangannya kemari sejak awal memang ingin menghancurkan Fly House, semua ini sudah sejalan dengan apa yang Chen Niu inginkan.
Hyun Sing takut dengan orang dibelakang Kim Wo yaitu Fly House, namun jika Fly House hancur Kim Wo tidak lebih dari anjing yang cacat dan bahkan tanpa Chen Niu turun tangan sekalipun dia dapat dihancurkan dengan mudah.
Chen Niu melihat kearah Hyun Sing dan berkata, "Katakan saja apa yang ingin kau katakan... Aku tidak akan marah sekalipun kau menolaknya. Jika kau merasa ada orang lain lebih mampu maka aku tidak akan keberatan !"
"Uang tidak terlalu berarti bagi saya... tetapi apakah Tuan Chen benar-benar bisa melindungi kami. Maaf jika saya meragukan tapi saya membutuhkan kepastian !" Kata Hyun Sing dengan tegas.
"Aku selalu membuat hubungan dengan dasar kepercayaan. Abaikan masalahmu yang sekarang, jika dimasa depan ada orang yang berani membahayakan dirimu aku akan bergerak untuk melindungimu selama kau tidak melakukan tindakan yang ilegal. Jika kau setuju aku akan mengurus mereka dengan caraku sendiri, apa yang perlu kau tahu bahwa dimasa depan tidak ada yang namanya musuh." Kata Chen Niu sambil memutar-mutar gelasnya.
"Kalau begitu saya setuju... Lima puluh persen saham akan menjadi milik Tuan Chen." Hyun Sing setuju dengan semua persyaratan yang diberikan oleh Chen Niu.
"Karena kita sudah menjalin kesepakatan maka mulai hari ini kita adalah rekan. Aku tidak akan ikut campur dalam urusan pengaturan perusahaanmu dan semuanya akan diserahkan kepadamu, aku sepenuhnya percaya padamu."
Chen Niu mengeluarkan ponselnya dan berkata, "Sekarang berikan aku kontak Kim Wo... aku ingin memberikan kesempatan terakhir untuknya hidup !"
Hyun Sing memberikan kontak Kim Wo kepada Chen Niu dan tanpa pikir panjang Chen Niu langsung menghubunginya. Setelah beberapa saat Kim Wo mengangkat telponnya dan terlihat bingung.
"Halo... siapa ini dan ada kepenuhan apa menghubungiku ?" Tanya Kim Wo dengan penasaran.
"Aku adalah Chen Niu... kau bisa menyebutku sebagai Raja Dunia Bawah Utara Cina." Kata Chen Niu sambil menjentikkan kukunya.
Kim Wo sedikit terkejut dan berkata, "Oh... Maafkan saya jika tidak sopan, apa yang Raja Utara butuhkan dariku sampai menghubungiku ?"
"Maafkan saya tapi sepertinya tidak bisa... kecuali bajingan Hyun Sing menyerahkan apa yang saya inginkan maka mustahil saya menyerah." Kata Kim Wo dengan dingin.
"Menarik... sudah lama aku tidak tertantang seperti ini. Kelihatannya kau sangat ingin menguji keberanianmu denganku !" Kata Chen Niu dengan senyum seperti Iblis.
"Keempat Raja Cina memang memiliki pengaruh besar dan saya mungkin hanya sebuah debu dimata Tuan Chen. Tapi saya berada di Korea... saya juga memiliki dukungan yang kuat dan jika Tuan Chen berniat untuk bertarung maka itu tidak akan bagus untuk kita berdua." Kata Kim Wo dengan percaya diri.
"Hahaha... Leluconmu itu sungguh mengerikan kau tahu. Kau memiliki pendukung atau tidak itu bukanlah hal yang penting, karena aku sudah memberikan kesempatan dan kau masih menolaknya maka jangan salahkan aku jika suatu hari nanti aku akan datang dan mengambil hidupmu !" Chen Niu mematikan ponselnya dan negosiasi mereka berjalan dengan sesuai apa yang dia harapkan.
"Tuan Chen... apa yang harus kita lakukan selanjutnya, sepertinya Kim Wo tidak berniat untuk menyerah ?" Tanya Hyun Sing dengan cemas.
"Kau hanya perlu bersiap-siap dan mengumpulkan beberapa orang yang bagus untuk memulai pertarungan 3 hari lagi. Dalam 3 haru kedepan tidak akan ada namanya Fly House, aku secara pribadi akan pergi ke Markas mereka dan membunuh mereka semua tanpa sisa."
Chen Niu melanjutkan, "Aku tidak sebaik dirimu yang akan mengampuni musuhku... membunuh mereka adalah tindakan yang diharuskan agar dimasa depan mereka tidak menciptakan masalah yang baru."
Hyun Sing tidak menyangka bahwa Chen Niu akan sangat berani. Namun terlepas dari umurnya yang masih sangat muda, kemampuan hebat yang dimilikinya sangatlah nyata.
Karena ini adalah satu-satunya jalan yang bisa mereka ambil maka Hyun Sing akan bekerjasama sepenuhnya dalam rencana Chen Niu. Mendapat perlindungannya juga bukanlah hal yang buruk, untung dan rugi juga merupakan sebuah resiko dalam sebuah bisnis.
Chen Niu meminta Hyun Sing beberapa hal untuk kelancaran pekerjaannya, setelah itu dia kembali ke Hotel dan membahas rencana bersama dengan Xioa Rain yang merupakan mata ketiganya sekaligus mencari tempat dimana Fly House menyimpan semua Narkoba agar Chen Niu bisa menghancurkannya.