
Chen Niu perlahan turun dan jatuh ketanah dengan ekspresi yang pucat. Daya hidupnya berkurang cukup banyak dan untuk mengembalikannya lagi butuh waktu yang cukup lama.
Namun dia sudah sangat puas dan tidak ada penyesalan sedikitpun didalam hatinya, Raja Iblis sudah mati dan hanya masalah waktu sampai dunia ini pulih.
Cang Yue terbang sangat cepat dan melihat perubahan serta vitalitas Chen Niu yang redup seperti lilin membuatnya sangat khawatir. Dengan panik Cang Yue memeriksa keadaan Chen Niu dan tidak menyangka, entah itu fisik ataupun jiwanya juga terluka.
Kemungkinan gerakan yang terakhir itu merupakan perbuatan Chen Niu, dia tidak tahu harus senang atau sedih dengan melihat kondisi Chen Niu.
Chen Niu mengusap wajah Cang Yue dengan lembut dan berkata, "Aku tidak apa-apa... luka ini sangat sepadan untuk membunuh Raja Iblis. Mulai hari ini Perang sudah berakhir dan tidak akan ada bahaya lagi dimasa depan."
Ketika kata-kata ini keluar dari mulut Chen Niu semua orang bersorak, kemenangan ini akan menuntun era besar dimana tidak akan ada lagi permusuhan diantara kedua Wilayah.
Cang Yue berdiri dan berkata, "Sebarkan kabar baik ini di Seluruh Benua Zhenwu... mulai hari Suamiku akan menjadi Raja sebenarnya dari Benua Zhenwu. Dirinya tidak akan ikut campur dalam masalah dunia atau apapun itu, tidak ada Raja atau Sekte yang bisa disejajarkan dengannya dan dia akan disebut sebagai Raja Sejati."
"Hidup Raja Sejati." Teriakan semua orang menggema keseluruh tempat.
Chen Niu sedikit malu dengan hal ambigu seperti ini. Namun semua orang tahu benar bahwa Chen Niu bukanlah orang yang akan bertindak sesuka hatinya, dia adalah Kultivator Alam Mahayana dan satu-satunya yang terkuat sekarang.
Cang Yue menyuruh Fan Ming dan Sie Die untuk kembali dan menyebarkan semuanya. Zhang Heqing jauh lebih mengenal tempat ini dan walaupun banyak kehidupan yang mati seharusnya dia dapat tinggal disini bersama dengan mereka. Pesta kemenangan Perang akan ditunda sampai Chen Niu benar-benar pulih sepenuhnya dari lukanya, untuk sekarang memberikan perbaikan adalah prioritas paling penting.
Chen Niu dan Cang Yue tidak keberatan dan mereka bersama Pasukan yang lainya segera berangkat. Cang Yue membantu Chen Niu untuk terbang dan tidak butuh waktu yang lama sampai di Istana.
Cang Yue segera membawa Chen Niu kedalam kamar dan membantunya untuk mengobati lukanya. Gudang Harta juga masih bersih dan semua tanaman obat yang berharga diambil oleh Cang Yue yang nantinya akan digunakan untuk mengisi kembali vitalitas Chen Niu yang hilang.
Untuk urusan luar dia menyerahkannya kepada Zhang Heqing, jika dibutuhkan pembangunan ulang maka Cang Yue mengijinkan Zhang Heqing untuk meminta bantuan kepada Wilayah Barat dalam perbaikan Wilayah Timur.
Chen Niu perlahan duduk dan berkata, "Kau bisa pergi bersenang-senang jika ingin merayakan kemenangan ini. Aku bisa mengurus diriku sendiri !"
Cang Yue memegang tangan Chen Niu dan menggelengkan kepalanya, "Suamiku sedang terluka dan Istri macam apa yang akan meninggalkannya berbaring sendirian tanpa merawatnya. Jangan khawatirkan aku... apa yang harus kau lakukan adalah segera pulih, bukankah kau sangat ingin kembali ke Bumi dan aku juga tertarik ingin melihat mereka."
Chen Niu meminta Cang Yue untuk tidur disampingnya, dia dapat merasakan kehangatan tubuh serta aroma Cang Yue yang membuatnya sangat nyaman.
"Tenang saja... Aku pasti akan melakukannya, disana salah satu Istriku bernama Lin Yu sedang hamil. Aku sedikit sedih mengetahui faktanya setelah mendapatkan Mutiara itu darimu, apakah aku layak untuk mendapatkan semua ini ?" Tanya Chen Niu dengan ekspresi yang sedih.
"Kau yang terburuk dalam penilaian sebagai seorang Suami jika meninggalkan Istrimu yang hamil." Cang Yue tersenyum dan mengusap tangan Chen Niu, "Tapi perasaan yang dirasakannya mungkin sama sepertiku... dia tahu bahwa Suaminya memiliki tanggung jawab yang besar atas semua kekuatannya. Terlebih jika kau tidak datang kemari lebih awal maka keadaan mungkin akan semakin memburuk dan hanya kau yang mengerti bahwa niatmu yang sebenarnya adalah melindungi mereka."
Cang Yue melanjutkan, "Aku yakin mereka tidak akan menyalahkanmu... terlebih aku sangat senang karena kau datang. Jika kau terlambat datang menolongku sewaktu pengepungan itu, aku mungkin sudah dikuburkan bersama Sekte Seribu Gadis dan tidak bisa merasakan kebahagian ini dalam hidupku. Jika kau memang merasa bersalah maka apa yang perlu kau lakukan adalah segera pulih, setelah kembali meminta maaflah kepada mereka dan hanya itu pilihan terbaik."