I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 224 - Leluhur Pertama


Chen Niu sangat terkejut dengan kemunculan Jiwa dari Leluhur pertama. Chen Feng melihat kearah Chen Niu dan tatapan matanya seolah dapat melihat kedalaman dirinya.


Chen Feng berbalik dan berkata, "Lama tidak bertemu Raja Iblis... sepertinya kau membuat Keturunanku menjadi sangat kesulitan. Jika aku tahu hal ini akan terjadi maka aku akan membunuhmu waktu itu !"


"Memangnya apa yang bisa dilakukan pecahan jiwa dari orang yang mati. Kau bahkan tidak menyimpan kekuatan penuhmu dan orang yang dibelakang yang kau sebut dengan keturunanmu itu sama sekali tidak kompeten, dia bahkan tidak mewarisi setengah dari kekuatanmu itu." Kata Raja Iblis yang mulai menggila.


Chen Niu merasa sangat kesal dengan perkataan Raja Iblis, namun faktanya menang seperti itu dan sekarang dia tidak berdaya. Jika bukan karena Leluhur Chen Feng yang menghentikan Bola Hitam, dia akan mati saat itu juga.


"Sayangnya apa yang kau sebut dengan tidak kompeten itu tidaklah benar. Aku memang hanya sebuah sisa kehendak Jiwa yang tubuh utamanya sudah lama mati, aku memang tidak memiliki kekuatanku yang dulu namun aku membawa senjata yang lebih berbahaya yaitu pengetahuanku yang sudah aku kumpulkan selama hidupku." Kata Chen Feng dengan dingin.


"Bajingan." Raja Iblis mendesak Qi miliknya dan sebelum dia membuat gerakan ruang dan waktu disekitarnya mulai membeku.


Chen Feng menghentikan aliran waktu dalam jangkauan yang jauh. Sekarang dia tidak perlu khawatir dengan Raja Iblis karena dia tidak akan bisa bergerak untuk sementara waktu.


Chen Niu memberi hormat dan berkata, "Chen Niu memberi hormat kepada Leluhur pertama... maaf karena mengecewakan Leluhur dan mempermalukan nama Keluarga Chen !"


"Jangan terlalu serius... Ini masih belum berakhir, orang tua ini sudah mati untuk waktu yang lama dan sepertinya kau sudah tahu tentang Sekte Langit dan Bumi. Apakah kau tahu mengapa aku memberikan nama itu ?" Tanya Chen Feng dengan santai.


"Tidak tahu... Leluhur bisa menjelaskan !" Chen Niu tidak terlalu paham dengan maksudnya.


"Langit dan Bumi memiliki aturannya sendiri, seperti hal yang Teknik Matahari, Bulan dan Bintang. Ketiga Teknik ini merupakan sebuah potongan dan aku, Anakku dan Cucuku hanya mempelajari salah satunya. Namun sebenarnya ini adalah satu buah Teknik yang tabu dimana memiliki kemampuan yang diluar akal sehat yaitu kekuatan memanipulasi waktu. Aku sendiri hanya mempelajari satu Teknik dan pemahamanku yang lebih tinggi diantara mereka berdua."


"Tolong Leluhur berikan pencerahan ?" Chen Niu merasa bahwa ada sesuatu yang besar dibalik penjelasan Leluhur Chen Feng.


"Kau tidak mencoba untuk memahami bentuk sejati dari ketiga Teknik ini. Kau hanya tahu bahwa itu kuat dan kau sudah puas, kami hanya menguasai satu Teknik dan kau menguasai ketiganya sekaligus. Dalam hal bakat dan konstitusi kau adalah yang terbaik diantara kami namun kau kekurangan ambisi dan mudah puas."


Chen Feng melanjutkan, "Teknik itu disebut Teknik Alam Semesta... Matahari, Bulan dan Bintang akan terus berputar sesuai dengan menandakan waktu dunia. Hal yang sangat mudah namun sesuatu yang sulit dipraktekkan... perhatikan baik-baik aliran waktu disekitar Raja Iblis dan apa yang terjadi padanya ?"


"Berhenti... tidak... lebih tepatnya perubahannya perlahan mundur." Jawab Chen Niu sambil memperhatikan setiap perubahan disekitarnya dengan cermat.


Chen Feng tersenyum dan berkata, "Benar... memang hal ini terlihat seperti aliran waktu yang berhenti, namun faktanya itu adalah kemunduran yang mengkonsumsi daya hidupku sendiri sebagai bayarannya."


Sekarang Chen Niu mengerti dan tahu kenapa waktu ditempat Leluhur berjalan lebih lambat, hal ini disebabkan oleh kekuatan Leluhur yang bisa memundurkan waktu sesuai dengan pencapaian yang dia punya. Alasan mengapa dia bisa kembali kemasa lalu mungkin karena Leluhur pertama yang sudah ikut campur tangan didalamnya.


Chen Feng tersenyum dan berkata, "Sepertinya kau sudah menyadari potensinya ?"


"Ya... Terimakasih atas pembelajaran yang Leluhur berikan." Chen Niu memberi hormat dengan sungguh-sungguh.


"Setelah ini aku akan menghilang... aku sudah mati untuk waktu yang lama dan puas dengan kehidupanku. Perkembangan Keluarga Chen dimasa depan aku serahkan kepadamu... kau tidak perlu peduli apakah Keluarga Chen harus kuat atau tidak. Hanya pastikan saja bahwa garis keturunanmu dimasa depan tetap ada, mungkin ini akan menjadi bantuan terakhir yang aku berikan kepadamu dan selamat tinggal." Chen Feng perlahan menghilang dengan senyuman yang terukir dari ekspresinya.


Sisanya dia sudah mengatakan semua apa yang harus dia katakan dan pengetahuannya sudah diberikan kepada Chen Niu. Seberapa hebat pemahamannya maka semuanya akan tergantung kepada Chen Niu, dia hanya perlu memastikan pertarungan yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama ini akan berakhir di Generasinya.