I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 117 - Fly House


Chen Niu menarik cambuk Api itu dan dengan tidak berdaya Red ditangkap olehnya. Chen Niu mencengkram leher Red dengan sangat kuat dan ekspresi terlihat sangat dingin.


"Sekarang bisakah kau katakan padaku siapa yang sudah menyuruhmu datang jauh-jauh kemari hanya untuk hidupku ?" Tanya Chen Niu dengan dingin.


"Jika aku mengatakannya apakah kau akan melepaskanku ?" Tanya Red dengan ketakutan.


"Apakah kau layak untuk melakukan negosiasi denganku ?" Chen Niu menambah sedikit kekuatannya dan membuat Red kesakitan.


"Ugh... Itu Kelompok Pembunuh yang dibayar oleh Fly House. Bukan hanya kau saja yang menjadi target, melainkan ketiga Raja lainya juga sama. Mereka tidak suka karena tindakanmu yang merusak Bisnis Narkoba mereka, jadi mereka memberikan harga yang besar untuk kepalamu !" Kata Red dengan jujur.


*Krak.*


Chen Niu mematahkan leher Red dan membuatnya mati. Sebenarnya dia cukup membenci untuk membunuh wanita, tapi berbeda jika harus menangani seorang pembunuh seperti Red.


Api muncul ditangan Chen Niu dan dia segera membakar mayat mereka bertiga, sekarang dia sudah tahu siapa musuhnya dan dia menghubungi Zhao Qi. Selang beberapa waktu Zhao Qi mengangkatnya dan terlihat cukup kesal.


"Haruskah kau selalu menelponku jika mendapat masalah, aku saat ini sedang rapat !" Teriak Zhao Qi dengan kesal.


"Bukan aku yang mendapatkan masalah tapi kita, sekarang dimana dirimu berada ?" Tanya Chen Niu dengan serius.


"Departemen milikku... memangnya apa yang sudah terjadi ?" Tanya Zhao Qi dengan penasaran.


"Bagus sepertinya kau belum berpergian... aku baru saja membunuh tiga orang pembunuh bayaran dari luar. Mereka diminta oleh Fly House dan sepertinya bukan hanya aku, melainkan kau dan Raja Dunia Bawah lainya. Karena saat ini kita bukan musuh maka aku ingatkan ini kepadamu, jangan keluar sendirian dan pastika untuk membawa berapa Master atau Grandmaster disekitarmu. Jika kau mengabaikannya mungkin kau akan pergi ke Neraka lebih cepat." Kata Chen Niu dengan serius.


"Terimakasih untuk informasimu bajingan, aku tidak akan mati dengan mudah. Setelah ini aku akan mengontakmu.... kita mungkin akan berurusan dengan hal yang merepotkan kedepannya." Kata Zhao Qi dengan tegas.


"Oke... jangan hubungi aku dalam tiga hari kedepan. Aku masih bersama dengan Keluargaku dan tidak memiliki waktu untuk mengurusi masalah-masalah sepele !" Kata Chen Niu dengan santai.


Chen Niu sendiri tidak terlalu takut dengan Fly House atau yang lainya. Sejak dia sudah memutuskan untuk terjun ke Dunia Bawah, dia sudah siap dengan semua konsekuensinya termasuk kehilangan nyawanya.


Segera dia kembali kedalam mobil dan Song Yiwen masih terlihat khawatir, "Apakah kau terluka... perlukah kita pergi ke rumah sakit ?"


"Aku tidak memiliki sejarah kalah dalam hidupku, yakinlah... mereka tidak akan bisa menggoresku sedikitpun. Lihatlah... aku bahkan tidak berkeringat sedikitpun." Chen Niu menyalakan mobilnya dan segera kembali.


Song Yiwen hanya diam dan ini adalah kali pertama dia ketakutan. Singkatnya dia sudah tidak asing dengan pembunuhan, namun jika menyangkut dengan Chen Niu dirinya menjadi sangat gelisah.


Chen Niu melirik Song Yiwen yang hanya diam dan tahu apa yang sedang dia khawatirkan. Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai di Rumah dan Chen Niu membuka pintu mobilnya.


Segera dia menggendong Song Yiwen seperti Tuan Putri dan membawanya ketempat tidur yang hangat. Perlahan Chen Niu menindihnya dan mencium bibir Song Yiwen dengan hangat, air mata Song Yiwen mulai keluar dan dia memeluk tubuh Chen Niu dengan sangat erat.


"Kenapa kau menangis... apakah sangat menakutkan tadi ?" Tanya Chen Niu dengan pelan.


"Hiks.. Aku takut jika sesuatu yang buruk terjadi kepadamu." Jawab Song Yiwen dengan sedih.


"Tidak akan... buang saja semua kekhawatiranmu yang tidak berguna. Aku akan membuatmu melupakan semuanya !" Chen Niu membantu Song Yiwen melepaskan semua pakaiannya dan dia juga melakukannya.


Segera dia menarik selimutnya dan mulai bercinta dengan Song Yiwen semalaman penuh. Sejujurnya Chen Niu sangat senang karena Song Yiwen sangat peduli kepadanya, sepertinya dia harus menata ulang dan membawanya bersama dengannya.


Entah Lin Yu dan Qing Zhu akan mengijinkannya atau tidak, pastinya dia tidak bisa mengabaikan Song Yiwen begitu saja. Wanita sepertinya tidak layak untuk dianggap sebagai simpanannya, dia juga harus mendapatkan perlakuan yang bagus darinya.


Hari mulai berganti dan waktu menunjukan pukul empat pagi. Song Yiwen masih tetap terjaga dipelukan Chen Niu dan dia masih bisa tetap nyaman didalam pelukannya.


Mereka sudah terbiasa dengan aroma tubuh mereka masing-masing dan merasa cukup nyaman satu sama lain. Sekarang dia sudah mulai mendapatkan ketenangannya setelah melewati malam yang panjang bersama Chen Niu.