
Sampainya mereka dirumah Chen Niu menggendong Song Yiwen dan membawanya pergi kekamarnya. Song Yiwen cukup malu dengan hal ini dan Chen Niu menempatkannya dengan nyaman ditempat tidur.
"Ini... apakah aku harus mandi terlebih dahulu ?" Tanya Song Yiwen dengan gugup.
"Tidak perlu... kita bisa mandi besok pagi dan ini juga bagian akhir dari kencan kita !" Chen Niu melepaskan pakaiannya.
Song Yiwen menelan ludahnya dan melihat tubuh Chen Niu yang sangat bagus. Entah mengapa dia merasa malu dengan hal ini dan Chen Niu mendorongnya dengan lembut.
Chen Niu menciumnya dan memainkan lidahnya dengan lembut. Perlahan dia membantu Song Yiwen untuk melepaskan pakaiannya dan menarik selimutnya, erangan nakal terus keluar dari mulut Song Yiwen dan Chen Niu memperlakukannya dengan cukup baik.
Siang harinya Song Yiwen bangun dari tidurnya yang cukup melelahkan dan melihat wajah Chen Niu disampingnya. Dirinya cukup nyaman tidur didalam pelukan Chen Niu dan merasa senang.
Song Yiwen tahu bahwa dia hanya sebatas wanita simpanan. Namun semua hal yang dilakukan Chen Niu untuknya sudah cukup, dia akan mendukung Chen Niu untuk mengatur Jiangbei dimasa depan dan ketika Chen Niu kembali maka dia akan menjadi wanita yang akan menemaninya.
Chen Niu perlahan membuka matanya dan tersenyum kearah Song Yiwen. Harus dia akui bahwa tubuh bawaan yang penuh vitalitas sangat luar biasa, Yang Qi miliknya menjadi semakin murni dan mungkin dirinya sekarang dapat menghadapi Grandmaster Puncak Beladiri.
"Apakah ada sesuatu yang aneh dengan wajahku ?" Tanya Chen Niu dengan santai.
"Kau cukup tampan... apakah kau sudah puas ?" Tanya Song Yiwen dengan ekspresi yang bahagia.
"Dengan wajah yang cantik dan tubuh yang ramping, terlebih kulit yang lembut dengan ukuran dada yang besar. Bagaimana mungkin aku bisa puas !" Kata Chen Niu dengan sedikit menggoda.
"Kau tahu... itu sangat tidak nyaman bagiku, setiap Pria yang melihat ini membuatku selalu merasa terhina oleh mereka !" Kata Song Yiwen dengan jujur.
"Artinya kau lebih bagus.... setidaknya kau masih memiliki harga diri yang perlu dimiliki seorang wanita. Jika kau tahu industri hiburan maka akan lebih parah lagi, tidak sedikit wanita yang dilecehkan atau menjual dan memamerkan kecantikan mereka dengan cara yang lucu." Kata Chen Niu dengan jujur.
"Tentu saja... jika ada orang yang berani maka itu akan menjadi hal yang buruk bagi mereka. Aku mungkin bisa mentoleransi untuk hinaan yang aku terima, tapi tidak untuk Keluargaku ataupun Kekasihku. Kemarahanku bukanlah sesuatu yang dapat mereka tahan." Kata Chen Niu dengan dingin.
"Apakah aku termasuk diantara salah satu dari mereka ?" Tanya Song Yiwen dengan pelan.
"Ya... maafkan aku karena harus menyimpan fakta bahwa kau adalah wanitaku. Aku sudah terikat janji dengan mereka berdua, tapi jika kau merasa dirimu keberatan... "
Sebelum Chen Niu menyelesaikan perkataannya Song Yiwen menciumnya dengan lembut. Tubuh mereka yang hangat saling bersentuhan dan Chen Niu mengusap punggung Song Yiwen dengan lembut.
"Hah... jangan pikirkan hal yang tidak penting, aku sama sekali tidak keberatan. Hubungan seperti ini sudah cukup untukku... dalam hidup ini aku sudah tidak memiliki penyesalan apapun." Kata Song Yiwen dengan senyum yang indah.
Chen Niu tersenyum dan segera menggendongnya pergi ke Kamar mandi. Bak disana sangat luas dan sudah seperti kolam kecil, Chen Niu membawa Song Yiwen masuk dan mencium Song Yiwen.
Setelah mereka mandi Chen Niu pergi ke Aula dan disana dia mengurus semua Dokumen pengambil alihan. Asetnya kali ini cukup banyak dan sepertinya pekerjaannya akan dipermudah, besoknya dia mengumpulkan semua orang besar yang ada di Jiangbei dan mulai menandai wilayahnya.
Keluarga Song sudah sepenuhnya hancur dan Song Yiwen dikenal sebagai Wanita dari Chen Niu, dia akan mengambil alih segala pengaturan bersama dengan Zong Nan.
Kali ini Chen Niu sudah layak disebut sebagai Raja Utara yang sebenarnya dan menandai lima Provinsi sebagai Wilayahnya. Ye Xing, Zhao Qi dan Nalan mau tidak mau harus mengakui keberadaan Chen Niu.
Faktanya dalam segi kekuatan pribadi Chen Niu bisa dikatakan berada diatas mereka bertiga, namun dalam segi kekuatan tempur Chen Niu masihlah yang terlemah dan masih dalam proses pengembangan.
Namun hanya masalah waktu sampai Chen Niu dapat mengimbangi mereka bertiga. Zhao Qi sendiri terlihat cukup santai, walaupun dia waspada dengan momentum Chen Niu tapi dia sudah mengenal sifatnya dan memiliki hubungan kerjasama.
Namun bagi Nalan dan Ye Xing mereka akan sangat waspada. Takutnya Chen Niu akan bertindak kurang ajar dan memakan mereka secara perlahan-lahan jika tidak diatasi dengan baik.