
Keesokan paginya beberapa orang Master yang akan mengatur Formasi Pelindung di Donghai sudah diatur oleh Nian Suo, Qing Zhu ikut bersama mereka pergi dan tidak ingin mengganggu pekerjaan Chen Niu.
Chen Niu melihat kepergian mereka dan menghela nafas panjang, "Sekarang adalah waktunya untuk berurusan dengan Sekte Iblis !"
"Master Chen... ijinkan saya untuk ikut ambil bagian, setidaknya kita memiliki banyak peluang menang jika bekerjasama menghadapi Leluhur Sekte Iblis." Kata Nian Suo dengan santai.
"Aku tidak keberatan membawamu bersama denganku, tapi ingat ini... aku ingin kau tidak ikut campur dalam pertarungan satu lawan satu dengannya nanti !" Kata Chen Niu dengan dingin.
"Saya mengerti." Kata Nian Suo dengan hormat.
Chen Niu perlahan terbang keatas langit dan energi yang sangat kuat meledak seperti badai, niat membunuh yang sangat kuat terpancar dari sosoknya dan semua orang dapat merasakan kengerian dari Alam Dewa.
Nian Suo membuat beberapa pengaturan dan segera mereka berdua terbang menembus awan, kecepatan mereka sangatlah cepat dan semua orang yang melihat hal ini sungguh mendambakan sosok seperti mereka berdua.
Perjalanan yang mereka tempuh cukup jauh mengingat lokasi Sekte Iblis berada diselatan, namun dengan kecepatan mereka saat ini hanya butuh waktu 8 jam untuk sampai disana.
.....
Disisi lain Sekte Iblis saat ini sedang dilanda dengan kepanikan, seorang Tetua berada digua bawah tanah disebuah Gunung dan didepannya terdapat Peti Mati yang sengaja dibekukan.
*Brak.*
Peti Mati itu perlahan terbuka dan aura hitam yang sangat jahat keluar dari dalam Peti Mati, perlahan sosok Orang Tua dengan rambut putih keluar dari dalam Peti Mati.
Orang Tua itu merupakan Leluhur Sekte Iblis yang bernama Huang Ling. Perlahan dia menghirup udara disekitarnya dan merasa sangat kesal.
"Lebih baik kau memberikan penjelasan yang masuk akal karena mengganggu tidurku, terakhir kali kalian membangunkanku hanya karena berurusan dengan Yao Jun. Sekarang apakah ini masih masalah yang sama, dimana Master Sekte yang sebelumnya membangunkanku ?" Tanya Huang Ling dengan ekspresi yang dingin.
Tetua itu melanjutkan, "Menurut informasi yang kami dapatkan dari mata-mata, sekarang Raja Utara sedang menuju kemari. Dia berjanji akan menghancurkan Sekte Iblis dan kami membutuhkan Leluhur untuk memimpin pertarungan."
Huang Ling menghilang dari tempatnya dan berdiri didepan Tetua itu. Tangannya menyentuh kepalanya dan kekuatan jiwa yang kuat masuk kedalam kepala Tetua itu, beberapa informasi dapat dia temukan sendiri dan perlahan Api yang ganas membakar tubuh Tetua itu sampai menjadi abu.
"Bagus... sekumpulan orang yang serakah, ada seorang gadis yang terlahir dengan vitalitas murni dan bukannya membantuku mereka malah menyembunyikan ini sendiri. Kalau begitu aku hanya bisa bertarung sampai mati dan mendapatkan keuntungan ini sendiri !" Kata Huang Ling dengan ekspresi yang puas.
Qi yang ganas mengamuk dan dari dalam tanah semburan cahaya keluar. Lubang besar mulai tercipta dan Huang Ling keluar dari dalam lubang dengan penuh niat membunuh.
Sepuluh orang Tetua membungkuk didepannya dan sebelum mereka sempat berbicara, tiba-tiba tubuh mereka mengering. Qi Hitam mengelilingi tubuh mereka dan Huang Ling menghisap vitalitas mereka sampai kering.
Vitalitas dari sepuluh Grandmaster Seni Beladiri sangat baik untuknya, karena ini pertarungan dan tidak ada negosiasi maka dia akan melakukan yang terbaik untuk menang.
Semua Murid Elit yang melihat metode kejam itu perlahan mundur ketakutan, seorang wanita yang merupakan salah satu Murid terbaik dari Sekte Iblis menyembunyikan kebenciannya.
Salah satu dari Tetua yang mati adalah Masternya, dia tahu bahwa jalan Iblis itu berdiri diatas ketidakbenaran. Namun mereka adalah manusia yang memegang prinsip, bahkan jika mereka harus memakan sesamanya tapi tidak untuk orang yang segalanya untuk kebaikan mereka.
"Hahaha.... Sudah lama aku tidak bergairah seperti ini !" Huang Ling terbang kearah pintu masuk dan menunggu kedatangan musuhnya.
Wanita itu menatap kepergian Huang Ling dan namanya adalah Dong Yan, "Sialan... semoga kau cepat mati, jika tidak dimasa depan aku akan membunuhmu dengan segala cara ?"
"Senior... Apa yang harus kita lakukan, semua Tetua sekarang sudah mati dan hanya tinggal Leluhur yang kejam itu saja. Takutnya setelah ini kitalah yang akan bernasib sama seperti para Tetua." Kata semua Murid yang terlihat cemas.
"Lari adalah hal yang bodoh... Jika dia mau dia bisa mengakhiri kita sekarang. Disisi lain musuh besar Sekte Iblis juga datang kemari, kedua Monster ini akan bertarung satu sama lain. Lebih baik untuk tidak meninggalkan Sekte dan mencari tempat yang aman untuk berlindung." Kata Dong Yan yang memberikan solusi.