I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 196 - Pusat Perhatian


Chen Niu masuk kedalam Kuil dan melihat banyak hal bagus. Selain beberapa Sumber Daya dan Senjata Magis, dia juga menemukan mekanisme penggerak.


Sejak awal dia sudah menebak bahwa kemungkinan ini adalah Rumah terapung, namun sesuatu seperti ini tidak terlalu berguna untuknya dan dia hanya akan mengambil semuanya untuk bawahannya nanti.


Seorang Wanita bernama Yi Chun datang ke Kuil dan menemui Chen Niu. Yi Chun merupakan salah satu Tetua Sekte Iblis yang dikirim Dong Yan untuk misi pengintaian.


"Salam... Yi Chun Tetua Sekte Iblis melihat Dewa Chen Niu !" Yi Chun memberi hormat kepada Chen Niu.


"Terimakasih untukmu dan sampaikan kepada Dong Yan. Aku menghargai keberanianmu untuk datang ketempat ini dan aku akan memberikan kalian hadiah." Chen Niu mengeluarkan sebuah Pedang Terbang dan memberikannya kepada Yi Chun sekaligus beberapa tanaman obat yang dia dapatkan dari Gudang Kuil.


Yi Chun tidak bisa menyembunyikan ekspresi bahagianya, sekarang dia tahu mengapa Dong Yan sangat menghargai Chen Niu sebagai bawahannya yang setia. Awalnya mereka semua sangat ragu, namun kebenarannya Chen Niu memiliki nama sekaligus kekuatan besar yang disegani oleh seluruh Dunia.


Awalnya dia merasa sangat kesal karena harus dikirim kemari untuk mengintai posisi musuh, tapi sekarang semuanya terbayar lunas dengan keuntungan yang besar.


"Terimakasih atas kebaikannya." Kata Yi Chun dengan hormat.


Chen Niu juga memberikan beberapa Buku yang cocok untuk Sekte Iblis. Bagaimanapun juga dia harus memberikan penghargaan untuk kerja keras mereka.


Setelah mengobrol beberapa hal penting akhirnya Chen Niu membuat keputusan untuk kembali, tidak ada gunanya tetap berada disini dan mungkin akan semakin banyak orang-orang yang mencoba untuk mencarinya.


Segera Chen Niu membawa Yi Chun bersama dengannya pergi ke Bandara, dia langsung melakukan penerbangan dan semua orang di Hongkong merasa lega.


Entah hal ini akan berakhir baik atau tidak untuk mereka, tapi untungnya tidak ada warga sipil yang terlibat dan pertempuran antar Dewa ini membuka mata mereka semua.


Yi Chun menuangkan anggur untuk Chen Niu dan berkata, "Apakah Tuan akan langsung kembali ke Donghai ?"


"Terimakasih... dengan perlindungan Tuan aku yakin Sekte Iblis akan berada dipuncak jayanya." Yi Chun berkata dengan senyum yang santai.


"Itu semua tergantung dari usaha kalian sendiri dan sejak kapan Praktisi Jalan Iblis memiliki kepentingan bersama. Sebuah Gedung akan mudah runtuh jika tidak memiliki fondasi yang kokoh. Praktisi Iblis seperti kalian hanya mengenal dua hal yaitu keuntungan dan kekuatan, selain itu semua hal tidak ada artinya dimata kalian." Kata Chen Niu dengan santai.


Yi Chun tidak menyangkal apa yang dikatakan Chen Niu, begitulah seharusnya mereka Sekte Iblis yang berjalan di Jalan Iblis. Mereka hanya akan berada dipihak yang menguntungkan bagi mereka, kehormatan itu tidaklah penting dan hanya kekuatan saja yang bisa mereka percayai.


....


Sekarang dunia dibuat heboh oleh Chen Niu dan beberapa Dewa Tua bergerak menuju Cina, tujuan mereka hanya satu hal yaitu menanyakan lokasi gerbang menuju Benua Zhenwu.


Lagi pula sejak mereka berada di Alam Dewa kekuatan mereka sama sekali tidak bisa meningkat. Setelah melihat vidio pertarungan Chen Niu, mereka dapat memastikan bahwa mungkin Chen Niu mendapatkan dukungan dari Kultivator.


Namun mereka juga harus mempertimbangkan untuk tidak membuat masalah. Lagi pula Chen Niu menyebut dirinya Raja Dewa bukan hanya sebuah kesombongan semata, kekuatannya sudah berada dilevel yang berbeda dan bahkan jika mereka bergabung menjadi satu hasilnya adalah kekalahan telak.


Walaupun mau tidak mau mereka dipaksa untuk menyerah tapi bukanlah hal yang buruk. Sosok Chen Niu sama sekali tidak memiliki ambisi yang gila seperti kekuasaan.


Apa yang dilakukan di Hongkong merupakan bentuk balas dendam. Mereka sudah berani datang dan bahkan hampir mencelakai Keluarga Chen Niu, pastinya dia akan memburunya sampai akhir dan membunuh semua orang yang terlibat.


Banyak hadiah yang sudah mereka siapkan diawal nanti. Tidaklah baik berkunjung dengan tangan yang kosong, jadi mereka dengan sengaja mempersiapkan hadiah.


Yao Jun bahkan dibuat pusing oleh tindakan Chen Niu dan sekarang para Dewa kuat akan berkumpul di Cina. Nama-Nama ini bahkan sangat terkenal dikalangan mereka, sekarang semua tanggung jawab diserahkan semua kepadanya dan kehidupan tenang yang sudah dia pertahankan sejak lama hancur.


Walaupun tidak akan ada pertarungan nanti tetapi itu semua cukup untuk membuat kegemparan setelah kejadian di Hongkong. Yao Jun hanya bisa pasrah dengan semua kekonyolan ini dan mengutuk Chen Niu yang sudah memberikan banyak pekerjaan yang tidak berguna untuknya.