I'M THE KING

I'M THE KING
Bab 201 - Hari Penuh Kebahagiaan


Setelah menikmati hari-harinya yang santai Chen Niu memutuskan untuk membawa mereka bersenang-senang. Mengunjungi tempat yang mereka inginkan dan tidak terlalu peduli dengan pekerjaannya.


Chen Niu sekarang berada disalah satu Hotel di Paris, dia memiliki janji dengan Qing Zhu untuk pergi kemari. Belanjaan mereka cukup banyak dan mereka sangat menikmati liburannya kali ini.


Qing Zhu dan yang lainya juga merasa senang dengan berkeliling Menara Eiffel, setelah itu mereka menginap di Hotel Bintang lima diruangan utama. Pemandangan Menara terlihat jelas didepan mereka dan lampu dimalam hari membuatnya jauh lebih indah.


Xiao Rain duduk disamping Chen Niu dan berkata, "Bukankah ini terlalu awal untuk bulan madu ?


" Tidak masalah... kemanapun kalian ingin pergi dan barang apa yang kau inginkan, aku akan menuruti semuanya." Kata Chen Niu dengan penuh kebanggaan.


"Jalan pikirnya aku sudah bisa menebaknya." Kata Lin Yu dengan ekspresi yang curiga.


Qing Zhu tertawa dan berkata, "Hahaha... bukan masalah besar, aku yakin banyak orang dari Keluarga yang menantikan kita untuk segera memberikan keturunan."


Disisi lain waktu terus berlalu dengan sangat cepat dan sekarang akhir tahun, Raja Dewa Chen Niu akan menikah dan acara besar diadakan di Teluk Wangjia. Semua acara sudah disiapkan dan seluruh Hotel sudah didekorasi untuk acara pernikahan dengan baik.


Banyak hadiah dan ucapan selamat yang mereka berenam terima. Pengantin Pria dan Wanita memberi hormat kepada Keluarga mereka yang menandakan selesainya upacara.


Sekarang mereka semua sudah resmi menjadi suami dan istri. Walaupun umur mereka semua masih muda tetapi mereka sama sekali tidak keberatan untuk menikah lebih awal, lagi pula Chen Niu adalah pilihan yang tepat dan semuanya sudah berakhir dengan baik.


Chen Niu bersama semuanya memberikan sambutan kepada Tamu dan sedikit menunjukkan wajahnya. Yao Jun dan yang lainya juga hadir disana, Zhao Qi dan Ye Xing tidak akan mampu bersaing lagi dengan Chen Niu dan mereka juga memberikan hadiah serta wajah untuknya.


Sore harinya Chen Niu membawa mereka berlima dan masuk kedalam kamar pengantin. Mereka sudah membuat keputusan untuk melakukan malam pengantin satu persatu sesuai dengan urutan.


Chen Niu masuk kedalam kamar dan melihat Lin Yu yang sedang bercermin, melihat pakaian pengantin merah yang indah dan melepas riasannya.


"Hm... Kau juga... terimakasih karena memikirkan orang-orang panti asuhan dan memberikan tempat yang bagus di Sichuan !" Kata Lin Yu dengan senyum yang menawan.


"Keluargamu juga Keluargaku... mereka sama sekali tidak merepotkan diriku. Uangku juga milikmu... jika kau ingin menggunakannya jangan sungkan untuk melakukannya. Sekarang kita sudah resmi menjadi suami dan istri, jadi aku memiliki tanggung jawab untuk membuatmu bahagia." Kata Chen Niu sambil memeluk Lin Yu.


Lin Yu mengusap tangan Chen Niu dan merasa kalau dirinya adalah wanita yang paling bahagia didunia. Diluar kembang api mulai dinyalakan untuk memperingati acara pernikahan ini.


Lin Yu berbalik dan meminta Chen Niu duduk ditempat tidur, dia membawa baskom berisi air hangat dan memijat kaki Chen Niu sekaligus membersihkan tubuhnya. Apa yang dia lakukan adalah sebuah adat yang sudah sepantasnya dilakukan seorang Istri sebagai bentuk bakti serta pelayanan kepada Suami mereka.


Chen Niu menarik Lin Yu kedalam pelukannya dan baskom itu tumpah, suasana manis menyelimuti hati mereka dan perlahan Chen Niu membantu Lin Yu melepas semua pakaiannya.


"Buru-buru sekali ?" Kata Lin Yu yang berbaring.


"Memiliki Istri yang cantik... Pria mana yang bisa menahannya !" Chen Niu mendorong dirinya dan mencium bibir Lin Yu dengan pelan.


Lin Yu tidak bisa menahan suaranya dan keringat mereka bercampur menjadi satu. Namun dari sekian banyak dia bersetubuh dengan Chen Niu, hari ini merupakan sesuatu yang paling istimewa baginya dan dia sudah sangat menantikan hal ini terjadi.


Setelah menemani Lin Yu untuk waktu satu malam penuh. Giliran Qing Zhu, Xiao Rain, Song Yiwen dan Yao Chi menghabiskan waktu bersama dengannya secara bergantian.


Butuh waktu lima hari penuh untuk mengurus mereka satu persatu. Setelah semuanya selesai akhirnya mereka berangkat ke Sichuan dan lebih tepatnya Mansion yang baru dibangun disana.


Sekarang Donghai diserahkan dalam pengawasan Sheng Tian. Karena Chen Niu berada di Sichuan sekarang banyak pebisnis yang masuk kesana untuk memperhatikannya.


Mulai hari ini Chen Niu manarik dirinya sendiri dan tidak ikut campur dalam arus Dunia Bawah. Dengan gelar Raja Dewa bahkan bisa dikatakan tidak ada seorangpun yang dapat melawan Chen Niu, sekarang dia memiliki kehidupan santai bersama dengan kelima Istrinya dan itu sudah cukup untuknya.