
Tanpa menunggu waktu yang lama Yao Jun pergi setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, untungnya Chen Niu mau bekerjasama dengan baik jika tidak maka dia terpaksa menggunakan kekerasan.
"Cih... Aku tidak bisa tenang jika bergaul dengan Monster itu. Seriusan kau benar-benar ingin memprovokasi Nalan dan Sekte Iblis ?" Tanya Yuan Lao dengan santai.
"Mereka mengincar Song Yiwen... jika mereka ingin mendapatkannya dan melakukan sesuatu yang buruk, maka mereka harus melangkahi mayatku." Kata Chen Niu dengan tegas.
Mendengar perkataan Chen Niu membuat Song Yiwen merasa sangat senang. Yuan Lao setuju dengan Chen Niu dan tidak berniat menyangkalnya.
"Dengan perlindungan dari Yao Jun... mereka akan berpikir dua kali untuk berurusan denganmu. Yao Jun adalah Pria Besar yang akan selalu menepati perkataannya, mereka hanya akan bisa melupakan masalah ini dan menunggu kesempatan untuk membunuhmu." Kata Yuan Lao yang mengingatkan Chen Niu.
Yuan Lao berdiri dan pamit untuk pergi, dia sudah mengatakan semua apa yang perlu dia katakan kepada Chen Niu. Tindakan apa yang akan dia ambil dimasa depan itu sudah bukan lagi urusannya.
Chen Niu mengantar Yuan Lao sampai depan pintu dan melihatnya pergi menaiki mobil, segera dia masuk kedalam bersama Song Yiwen.
Song Yiwen berjalan masuk dan menundukkan kepalanya, "Maaf karena membuatmu dalam situasi yang berbahaya karena diriku, sepertinya aku memang pembawa sial bagi orang yang ada disekitarku !"
Chen Niu menariknya kedalam pelukannya dan berkata, "Kesialan... Itu semua tidak benar, kau membawa kebahagian untukku dan salah satu orang yang mengisi kekosongan dihatiku. Dengan perlindungannya kau sudah aman sekarang !"
"Tapi tidak untukmu.... juga kau harus menukar Pedang itu. Entah apa kegunaannya dan jika orang itu menginginkannya maka sepertinya itu adalah barang yang sangat berharga." Kata Song Yiwen dengan perasaan yang tidak enak.
"Pedang itu hanya sebuah sampah... bagiku kau ratusan juta kali lebih berharga. Terlebih semuanya akan sama... Aku tidak akan menang jika bertarung melawan Yao Jun, jika aku tidak memberikannya maka dia akan merebutnya dengan paksa. Yang lemah harus mematuhi perkataan orang kuat, aku tidak bisa bermain dengan hidupku hanya karena sebuah Pedang yang bahkan tidak bisa aku kendalikan." Kata Chen Niu dengan terus terang.
"Tapi tetap saja terimakasih." Kata Song Yiwen sambil memeluk Chen Niu dengan erat.
"Kalau begitu kau harus membayar rasa terimakasihmu." Chen Niu membawa Song Yiwen berjalan pergi kekamarnya.
Sore harinya Lin Yu, Qing Zhu dan Yao Chi pulang kerumah. Lin Yu bergegas pergi kekamar Chen Niu dan melihat Song Yiwen dan Chen Niu sedang bermesraan tanpa memakai pakaian.
"Kemarilah... dimana mereka ?" Tanya Chen Niu sambil melambaikan tangannya.
Lin Yu duduk disamping Chen Niu dan berkata, "Mereka lelah dan sepertinya tidur... apa yang kau butuhkan, apakah kau masih belum puas setelah melakukannya dengan Song Yiwen seharian penuh !"
"Jika kau juga mau aku masih sanggup, tapi ada sesuatu yang ingin aku bahas terlebih dahulu. Minggu depan adalah tahun baru... aku sudah mengabari orang tuaku dan kita akan pergi dua hari dari sekarang, kita juga akan pergi ke Xianjiang untuk menyapa Keluarga Qing dan Yancheng untuk memeriksa keadaan bawahanku disana. Kita akan berlibur nanti !" Chen Niu sudah merencanakan semua ini dari awal.
"Berapa lama kita akan berlibur ?" Tanya Lin Yu yang terlihat senang.
"2 minggu sudah cukup." Kata Chen Niu dengan jujur.
Song Yiwen dan Lin Yu sudah tidak sabar untuk menikmati liburan mereka. Mungkin ini akan menjadi liburan yang menyenangkan mengingat ada tiga tempat yang akan mereka kunjungi.
"Tapi... apakah bukan sesuatu yang buruk membawa kita berempat bersama, aku tahu kau tidak membeda-bedakan kami tapi apakah orang tuamu setuju dengan kami ?" Tanya Lin Yu dengan khawatir.
"Benar sekali." Song Yiwen setuju dengan pendapat Lin Yu.
"Aku akan mengatakan kejujuran kepada mereka, memangnya apa yang buruk... selama aku mampu mencukupi kebutuhan kalian sebagai seorang Pria maka semuanya sudah cukup. Aku yakin mereka tidak akan memiliki pendapat, jika mereka memilikinya maka aku akan menghamili kalian berempat sekaligus dan lihat apakah mereka bisa berpendapat !" Kata Chen Niu dengan bangga.
Lin Yu dan Song Yiwen saling memandang dan tertawa bersama. Mereka tidak menyangka kalau Chen Niu memiliki sisi yang egois dan memaksakan kehendaknya.
Tapi mereka sama sekali tidak membencinya dan merasa sangat senang, mereka tidak sabar untuk pergi ke Sichuan dan menyembah orang tua Chen Niu.