
Disisi lain semua orang berkumpul diruang tamu, sudah dua bulan sejak Lin Yu melahirkan Anaknya dan dia melahirkan Putra yang sangat sehat.
Lin Yu juga sering berlatih ditempat Leluhur sesekali yang aliran waktu disana sangat lambat dan jauh berbeda dengan Dunia luar. Niu Lan dan Chen Fu sering kali datang berkunjung untuk melihat mereka semua.
Lagi pula mereka tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia mereka yang sekarang sudah menjadi Kakek dan Nenek. Namun sayangnya Putra mereka yang menjengkelkan belum kembali, dia pergi dengan alasan mengemban tanggung jawab dan hampir setahun lebih dia belum juga kembali.
"Anak sialan itu... ketika dia kembali aku akan membuatnya menyesal !" Kata Niu Lan dengan marah.
"Tenang Ibu... Chen Niu memiliki tanggung jawab yang dipikulnya. Walaupun kami tidak tahu apa itu seharusnya dia baik-baik saja." Kata Song Yiwen yang mencoba menenangkan amarah Niu Lan.
"Huh... kalian semua terlalu baik kepadanya, apakah tanggung jawabnya kepada kalian itu bukanlah hal yang penting ?" Kata Niu Lan dengan kesal dan Chen Fu tidak berani membantah Istrinya yang sedang marah.
"Itu benar." Sebuah suara wanita yang nampak asing terdengar dan wanita itu merupakan Cang Yue yang berada dilantai dua.
Sosoknya sangat cantik dengan hawa kehadiran yang sangat luar biasa. Semua orang sangat terkejut dan terutama Qing Zhu yang sudah siap untuk bertarung.
Cang Yue turun dan memberi salam, "Salam Ayah, Ibu dan semua Saudari... Gadis ini Cang Yue dan berasal dari Benua Zhewu dan mengabdikan hidupnya sebagai Istri Chen Niu."
Semua orang sangat terkejut mendengar pernyataan Cang Yue, namun apa yang mereka khawatirkan bukan masalah Chen Niu memiliki Istri yang lain. Melainkan dimana sekarang keberadaannya, namun sebelum mereka sempat bertanya Cang Yue sudah berbicara kepada mereka.
"Sebagai seorang Suami dia memang sudah lalai dalam tanggung jawabnya. Namun Ibu harus mengerti satu hal, disana dia benar-benar berjuang untuk kehidupan kalian. Singkatnya ada Iblis kuat yang merupakan musuh besar bagi Dunia dimana dia akan menyerap segalanya, Chen Niu sengaja menggunakan dirinya sendiri untuk menahannya agar Iblis itu tidak mencapai Bumi dan membahayakan kalian."
Cang Yue tidak mencoba menutupi sesuatu tentang Chen Niu. Sejak awal tujuannya sangat baik yaitu melindungi mereka, namun beberapa orang tidak tahu betapa sulitnya pengorbanan dan kerja kerasnya untuk membuat semua orang aman.
Chen Fu tersenyum pahit dan berkata, "Jadi sampai akhir dia masih menyembunyikan sesuatu yang berbahaya yang dipikulnya sendirian. Anak itu memang sangat hebat jika dalam urusan berbohong, dia berkata bahwa bertemu dengan Leluhur Keluarga Chen hanya ditugaskan untuk meneruskan garis keturunan saja. Aku tahu keberadaan Sekte Langit dan Bumi.... sepertinya kau tidak berbohong. Dimana dia sekarang... Apakah dia baik-baik saja ?"
"Setelah dalam proses pemulihan selama setengah tahun kondisinya jauh lebih baik, hanya saja Jiwanya mengalami sedikit kerusakan dan butuh akumulasi ratusan tahun untuk benar-benar pulih. Sekarang Suamiku ada didalam Kamar melihat Anaknya dan aku diminta untuk datang mengundang kalian kesana." Kata Cang Yue dengan jujur.
Mereka semua bergegas untuk naik dan berlari, mereka membuka kamar Lin Yu dan melihat Chen Niu yang sedang menggendong Putranya dengan penuh kasih sayang.
Mereka semua dapat melihat perubahan besar pada Chen Niu, rambutnya yang putih dan namun sosoknya masih terlihat muda dan Auranya terlihat sangat agung dengan wajah yang samar-samar terlihat pucat.
Chen Niu meletakkan putranya ditempat tidur Bayi dan tersenyum, "Aku kembali !"
"Selamat datang." Kata semua orang dengan penuh perasaan bahagia.
Lin Yu yang pertama kali melompat kedalam pelukan Chen Niu dan disusul mereka satu persatu. Niu Lan dan Chen Fu tidak akan memiliki kesempatan untuk berbicara, biarkan mereka bersama terlebih dahulu dan mereka bergegas keluar bersama Cang Yue untuk mengobrol berbagai hal.
Chen Niu sendiri meminta maaf kepada mereka berlima terutama untuk Lin Yu, dia tidak ada ketika disaat-saat yang penting dan terlepas apapun alasannya dia tetap meminta maaf kepada mereka semua.