
Chen Niu tidak menyangka kalau Master Kendo dari Jepang yaitu Asura akan datang ke Korea dan menantangnya. Chen Niu belum pernah melihatnya secara langsung namun dia mendengar rumor yang cukup menarik.
Asura dikenal sebagai Master Kendo nomer satu di Jepang, beberapa rumor mengatakan bahwa Asura memiliki keterampilan Pedang yang hebat dan memiliki salah satu Pedang terkutuk yang disebut sebagai Pedang Iblis.
Untuk informasi tentang Pedang ini menurut legenda orang yang menggunakannya akan dikontrol oleh pikiran jahat. Hanya nafsu untuk membunuh musuhnya yang terpancar dari Pedang Iblis dan merupakan senjata berbahaya yang sudah mengambil ribuan nyawa.
"Menarik... sepertinya aku sudah memancing seseorang yang berbahaya. Tapi aku Chen Niu bukan orang pengecut yang akan bersembunyi dari musuhku. Hyun Sing kita berangkat sekarang... Aku ingin tahu seberapa hebat Master Kendo dari Jepang ini !" Kata Chen Niu dengan ekspresi yang tidak sabar.
"Baik." Hyung Sin segera menghubungi Yin dan Yang dan meminta mereka untuk mengantar Chen Niu.
Yoo Jung cukup terkejut dan tidak menyangka kalau para Peseni Beladiri akan segila ini, hukum sama sekali tidak ada artinya didepan mereka dan sepertinya Dunia Bawah dan Korea akan diguncang oleh hasil pertarungan ini.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka berempat berangkat menuju Lembah Gyeok, tentu saja Yoo Jung juga tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat kedua Grandmaster ini bertarung sampai mati.
Jadi dia juga pergi bersama pengawalnya untuk melihat pertarungan. Sebelumnya Chen Niu memberikannya Chip yang berisi semua data transaksi yang dilakukan Fly House, dengan bukti ini dia sudah cukup untuk menyeret semua Penjabat yang bersangkutan dengan Fly House kedalam Penjara.
Namun dia tidak terburu-buru untuk menyingkirkan mereka semua, lagi pula tontonan ini jauh lebih menarik dan selama dia bisa menjalin hubungan baik dengan Chen Niu maka itu akan menjadi hal yang bagus untuknya.
Setelah satu jam akhirnya mereka sampai dilembah. Chen Niu dan yang lainya menaiki tangga dan dipuncak sudah ada dua orang Murid dengan Pedang dipunggung mereka.
"Siapa kalian... Lembah ini mulai sekarang tidak menerima pengunjung. Hanya orang yang berkepentingan dengan Master kami sajalah yang bisa masuk !" Kata kedua Murid itu dengan dingin.
Chen Niu tiba-tiba menghilang dan bergerak sangat cepat, Chen Niu berada dibelakang kedua murid itu dan niat membunuhnya terlihat sangat ganas.
"Ugh... Master sudah menunggu Master Chen didalam lembah." Kata mereka berdua dengan keringat dingin didahi mereka.
Chen Niu melepaskan mereka berdua dan berjalan masuk kelembah. Semua orang mencari jarak yang aman dan tidak berani untuk terlalu dekat, disana terdapat sebuah lembah yang memutar dan seorang Pria Tua duduk dipadang rerumputan.
Chen Niu melompat kebawah dan perlahan Asura membuka matanya. Tempramen yang dimilikinya sangat tenang namun Katana yang ada dipinggangnya memancarkan hawa yang menakutkan.
"Terimakasih sudah meluangkan waktu untukku Raja Utara Cina Master Chen. Bisakah aku mengkonfirmasi satu hal, apakah kehancuran Fly House disebabkan olehmu ?" Tanya Asura dengan ekspresi yang dingin.
"Bukan penyebab... Aku adalah orang yang menghancurkannya dengan kedua tanganku. Mereka berniat untuk membunuhku dan hukum alam masih berlaku, sebagai pemburu mereka juga harus siap mendapatkan perlawanan dari hewan buruannya. Menggunakan Pisau Kecil untuk memburu seekor gajah, bukankah itu bodoh." Kata Chen Niu sambil mencibir dengan jijik.
"Mereka mati karena kebodohan mereka sendiri, tapi sebagai orang yang menerima dana dari mereka aku tidak bisa mengabaikannya. Nyawa akan dibayar dengan nyawa !" Kata Asura dengan ekspresi yang dingin.
"Sebelum kita bertarung aku ingin bertanya sesuatu, apakah Katana itu yang dikenal sebagai Pedang Iblis. Apakah itu termasuk kedalam Senjata magis ?" Tanya Chen Niu dengan penasaran.
"Benar... Maafkan aku jika tidak bisa membuka sarung pedangnya dan menunjukannya dengan baik. Katana ini memiliki sifat yang sangat jahat dan sudah merenggut ratusan ribu nyawa manusia, ketika kau membuka sarungnya maka energi jahat itu akan mempengaruhi pikiranku. Bahkan seorang Grandmaster seperti kita sekalipun tidak akan mampu mengendalikan energi jahatnya."
Asura melanjutkan, "Mereka yang mati dibawah tajamnya Katana ini Jiwa mereka akan dipenjara didalamnya. Hanya tangisan jiwa yang gentayangan yang akan terdengar dan jika aku membukanya maka aku akan berubah menjadi Iblis yang hanya tahu membunuh. Teman atau lawan mereka semua akan mati dibawah Pedang Iblis sampai hasratnya puas. Apakah itu sudah cukup ?"
"Luar biasa... Pedang yang berdiri diatas nyawa ratusan ribu orang dan kolam darah." Chen Niu sangat ingin mencoba keganasan dari Pedang Iblis yang mengerikan ini.