Hilangnya Cinta Suamiku

Hilangnya Cinta Suamiku
Menikah Kembali


Hari yang di nanti akhirnya tiba, hari ini Melani dan Reynaldi akan menikah kembali. Melani sudah terlihat cantik, dengan gamis dan juga jilbab. Penampilan Melani kali ini sangat berbeda. Dia memilih memakai hijab untuk acara ini. Sedangkan Reynaldi terlihat memakai baju koko yang warnanya senada dengan pakaian yang dikenakan Melani.


"Istriku cantik banget memakai jilbab seperti ini," puji Reynaldi. Tentu saja hal ini membuat Melani tersenyum bahagia, mendapat pujian dari suaminya.


"Beneran, aku cantik pakai jilbab begini? Kamu gak bohong? Kamu setuju gak, kalau aku pakai jilbab?" tanya Melani kepada sang suami.


Reynaldi mengingatkan sang istri, kalau memakai jilbab itu bukan karena ingin mendapatkan pujian, dan atas dasar paksaan. Memakai jilbab itu, harus dari niat dalam hati. Sebagai seorang suami, tentu saja dia ingin istrinya memakai jilbab dan memakai pakaian tertutup. Hanya memperlihatkan, di depannya. Terlebih selama ini, sang istri kerap menggunakan pakaian yang seksi. Namun, Reynaldi tak ingin memaksakan kehendaknya.


"Sebelum kamu mengambil keputusan, coba pikirkan dulu! Jangan sampai nantinya, kamu justru malah mempermainkan jilbab kamu. Di pertengahan jalan, kamu melepas jilbab itu kembali karena merasa belum siap. Kalau aku pribadi, tentu saja aku senang. Karena kamu hanya terlihat seksi di depanku," Reynaldi berkata kepada sang istri.


Benar apa yang dikatakan suaminya itu. Dia akan mencoba memikirkan dulu secara matang. Melani berniat mengajak sang suami umroh bersama. Dia ingin lebih mendekatkan diri sama Allah. Agar, jika suatu saat nanti Allah menyabut nyawanya. Dia sudah merasa siap.


"Ya sudah, ayo kita keluar dari kamar! Pasti mereka sudah menunggu kita keluar dari kamar," ucap Reynaldi kepada sang istri, dan Melani mengiyakan.


Mereka keluar dari kamar bersama. Melani berusaha untuk tidak menunjukkan kalau dia mengidap penyakit berat di depan kedua orang tuanya dan juga Reynaldi. Kedua orang tuanya merasa terkejut melihat penampilan Melani hari ini yang sangat berbeda. Mereka memuji perubahan Melani saat ini. Selama ini Melani selalu berpenampilan seksi.


Acara ijab kabul akan di mulai, Reynaldi sudah berhadapan, dan berjabat tangan dengan bapaknya Melani. Ijab kabul berjalan lancar, Melani dan Reynaldi kini sah kembali menjadi pasangan suami istri. Melani tampak mencium tangan Reynaldi, sebagai rasa hormatnya kepada sang suami. Reynaldi pun mencium pucuk kepada dan kening Melani. Hal itu membuat Melani terharu, sampai dia meneteskan air matanya.


"Ya Allah, berikan aku umur panjang. Agar aku bisa menikmati waktuku lebih panjang bersamanya. Aku ingin hidup bahagia dengannya, lebih lama lagi," ucap Melani dalam hati.


"Aku janji akan berusaha untuk membahagiakan kamu. Kita mulai semuanya dari awal ya! Sudah ya jangan sedih lagi!" ucap Reynaldi, dan Melanin tampak menganggukkan kepalanya. Reynaldi tampak menghapus air mata di wajah Melani.


Kini mereka memohon doa restu kepada kedua orang tua Melani, secara bergantian. Kedua orang tua Melani, mendoakan agar rumah tangga Melani selalu harmonis, tak terpikir untuk berpisah kembali.


Melani tak mampu menahan air matanya. Dia takut, kalau Allah cepat mencabut nyawanya. Rasanya tak sanggup membuat suami dan kedua orang tuanya nanti bersedih, saat dirinya pergi meninggalkan dunia. Hal itu yang membuat dia akan terus bersemangat untuk bertahan hidup lebih lama lagi. Dia akan berusaha untuk bisa sembuh.