Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Sedikit Bersenang-Senang


Sore hari di Mansion keluarga Milito.


Ke-enam wanita yang baru menyelesaikan aktivitas masing-masing, mereka telah kembali ke Mansion keluarga Milito.


Mereka sampai hampir bersamaan, dan kedatangan mereka disambut langsung oleh Noah yang hari ini menghabiskan waktunya bersantai di Mansion, dan sedikit olahraga di penjara Mansion keluarga Ludwing.


“Selamat datang untuk kalian semua!” kata Noah menyambut kedatangan ke-enam kekasihnya. Sementara utuk para asisten, mereka telah pergi ke Mansion keluarga Ludwing, karena mereka tinggal di tempat itu.


Ke-enam wanita tentu saja senang mendapatkan sambutan dari pria yang mereka cintai. Satu-persatu mereka maju, dan mendaratkan ciuman ke pipi kan serta pipi kiri Noah.


Setelahnya mereka masuk ke dalam Mansion bersama-sama. Sambil berjalan masuk, Noah berbicara, “Malam ini rencananya aku akan pulang ke rumah, apa kalian ingin ikut denganku?” tanyanya.


Tanpa banyak berpikir, tentu saja mereka semua ingin ikut ke rumah Noah. Lagipula, tempat kerja mereka jauh lebih dekat jika dijangkau dari rumah Noah. Jadi, selain bisa tetap bersama Noah, mereka juga tidak lagi perlu menghabiskan banyak waktu di jalan hanya untuk pulang pergi ke tempat kerja.


Selesai mengambil keputusan, para wanita segera pergi untuk membersihkan diri. Untuk barang-barang, mereka tidak perlu membawa barang apapun karena barang-barang keperluan mereka sudah banyak di rumah milik Noah dan juga rumah Agnes.


Jihan yang sebelumnya berada di Mansion keluarga Ludwing, dengan berada di gendongan Ellina, dia kembali ke tangan babysitter, yang selama ini menjadi perawatnya selama Agnes bekerja.


Para asisten juga tentu ikut bersama para istri Noah, dan nantinya mereka akan tinggal di rumah Agnes, bersama dengan para pengawal, termasuk Jacob dan juga Hans.


Begitu para wanita selesai mandi dan berpakaian santai selayaknya mereka tidak akan pergi kemana-mana. Dengan di pimpin Noah, mereka berpamitan pada seluruh orangtua baik itu orangtua Keluarga Ludwing maupun orangtua keluarga Milito.


Sebelum pergi, Noah mendapatkan pesan dari kakeknya dan juga kakek Ellena. Keduanya menyuruh Noah senantiasa berhati-hati karena banyak musuh yang akan mendatanginya. Bukan hanya musuh dari keluarga Ludwing maupun keluarga Milito, tapi juga musuh pribadi.


Untuk musuh yang berasal dari mereka yang selama ini memusuhi kedua keluarga, Noah membiarkan Jacob dan Hans yang membereskan mereka.


Sedangkan musuh pribadi yang tentunya mengincar dirinya dan juga para wanitanya, Noah akan mengatasi mereka menggunakan kedua tangannya sendiri.


Dia tidak akan membiarkan orang-orang yang ingin mencelakai dirinya dan para kekasihnya bisa menikmati hidup dalam ketenangan.


Jika tidak langsung dibunuh, setidaknya mereka akan merasakan siksaan, selayaknya apa yang dialami oleh keluarga palsu Nancy.


Mereka semua belum ada yang mati, tapi setiap saat senantiasa mendapatkan siksaan.


Nancy yang awalnya ingin memberi mereka siksaan sampai mati, pada akhirnya dia menyerahkan penyiksaan mereka pada anggota pengawal keluarga Ludwing, yang bertugas melakukan siksaan.


Semua orang yang di masa lalu membuat masalah dengan Noah atau para wanitanya, tanpa sepengetahuan Noah atau di luar sepengetahuannya, orang-orang itu akan berakhir di ruang penyiksaan sampai mati, atau langsung masuk ke Ludwing Hospital yang kini bekerjasama dengan rumah sakit milik keluarga Milito.


Jika sekarang ada yang ingin mencelakai Noah atau para kekasihnya, bisa dipastikan mereka adalah orang baru, yang belum mengetahui seberapa kejam Noah dan semua orang yang berada di dekatnya.


Bahkan ke-enam kekasihnya termasuk orang-orang yang kejam disaat mereka ingin menunjukkan kekejamannya.


Setelah berpamitan dan mendengarkan pesan dari kakeknya dan kakek Milito, Noah segera menyusul ke-enam kekasihnya yang sudah berada di mobil khusus, yang mampu menampung lebih dari 10 orang.


Dengan perlindungan kaca anti peluru, dan bodi mobil yang kebal terhadap serangan granat maupun ranjau darat, keamanan Noah dan yang lainnya cukup terjami saat mereka berada di dalam mobil.


Selain mobil yang membawa Noah dan ke-enam kekasihnya, ada juga tiga mobil yang membawa para pengawal, dan satu lagi mobil yang berisikan para asisten ke-enam kekasih Noah.


Untuk keberadaan pengawal bayangan, mereka senantiasa berada di balik bayang-bayang, dan mereka tidak memerlukan kendaraan untuk bergerak.


Mereka adalah orang-orang dengan pelatihan khusus, dan hanya orang pilihan yang bisa menjadi pengawal bayangan keluarga Ludwing maupun keluarga Milito.


Kebanyakan mereka yang menjadi pengawal bayangan kedua keluarga, mereka adalah orang-orang yang melanjutkan, apa yang sudah dilakukan oleh orangtua masing-masing.


Saat orangtua mereka memutuskan pensiun dari pekerjaannya, dan lebih memilih menjadi pengawal di sekitaran para orangtua kedua keluarga, posisi mereka digantikan oleh putra maupun putri, yang mereka miliki.


[Misi sistem terpicu]


[Tuan rumah harus mengerjakan dan menyelesaikan misi sistem, memusnahkan orang-orang yang nantinya menghadang perjalanan Tuan]


[Hadiah Misi]


[Hadiah akan diberikan begitu Tuan menyelesaikan misi sistem]


‘Setelah sekian lama tidak ada misi yang bisa aku kerjakan, akhirnya ada misi yang bisa mengusir rasa bosanku,’ batin Noah, dan dia tersenyum sangat tipis, membuat tidak ada yang sadar jika dia baru saja tersenyum.


Iring-iringan mobil segera meninggalkan halaman Mansion keluarga Milito.


Dengan kecepatan sedang mobil melaju menyusuri jalanan, yang akan membawa mereka semua ke satu tujuan yang sama.


Jarak Mansion keluarga Milito ke rumah Noah cukup jauh, dengan kecepatan mobil yang tidak lebih dari 100 kilometer per jam, setidaknya dibutuhkan waktu lebih dari satu setengah jam untuk sampai tempat tujuan.


Mansion keluarga Milito maupun Mansion keluarga Ludwing, semua berada di pinggir kota, yang jauh dari keramaian, jadi wajar jika membutuhkan sedikit waktu untuk sampai rumah Noah yang berada di pusat kota.


......................


Sudah lebih dari setengah jam rombongan mobil yang membawa Noah meninggalkan Mansion keluarga Milito.


Melewati jalanan sepi yang memisahkan antara wilayah pinggir kota dan pusat kota, jauh di depan sana terdapat delapan mobil yang menutupi seluruh bagian jalan, dan belasan orang terlihat menodongkan senjata ke arah depan.


Melihat keberadaan mereka, bukannya takut Noah justru tersenyum karena akhirnya dia bertemu dengan orang-orang, yang akan menjadi pelampiasan rasa bosannya.


Jelas melihat orang-orang itu, Noah segera menghubungi Jacob yang berada di mobil terdepan. “Jangan ada yang keluar selain aku!” katanya begitu jelas, dan dari nada bicaranya Jacob tahu jika Tuannya tidak ingin mendengar bantahan.


Pada akhirnya jacob mengikuti keinginan Noah, dan segera dia memberitahu pada semua orang untuk tidak ada yang keluar dari mobil, begitu mobil mereka berhenti.


‘Aku ingin bersenang-senang dengan mereka!’ batin Noah, dan tidak sabar dia menghabisi orang-orang yang datang menyerahkan nyawa padanya.


Ya, Noah tidak berencana membiarkan mereka semua hidup, tapi dia akan membunuh mereka semua tanpa terkecuali.


Ciiitt...


Seluruh mobil yang sebelumnya bersama-sama meninggalkan Mansion keluarga Milito berhenti, saat jarak mereka kurang dari seratus meter, dari orang-orang yang menutup jalanan secara paksa.


“Kalian semua tetap di dalam, dan biarkan aku sedikit bersenang-senang dengan mereka! Terlalu lama bersantai mebuat tubuhku terasa kaku, kebetulan ada mereka jadi sekalian aku bisa melemaskan tubuhku yang terasa kaku!” kata Noah, dan dengan santainya dia keluar dari mobil, lalu berjalan ke arah depan.


Dengan seringaian kejam yang terlihat di wajahnya, Noah berjalan ke menuju bagian depan mobil yang dikemudikan Jacob, dan entah sejak kapan di kedua tangannya dia sudah memegang senjata.


Menghitung jumlah musuh baik yang berada di luar maupun di dalam mobil, Noah terlihat kecewa setelah menghitung jumlah mereka secara keseluruhan.


“Jika jumlah yang diluar dan yang didalam mobil digabungkan, jumlah mereka tidak lebih dari empat puluh orang.”


“Hah... jumlah mereka tidak sesuai harapanku, tapi setidaknya aku bisa sedikit bersenang-senang dengan mereka!” gumam Noah.


......................


Bersambung.