Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Menyambut Kedatangan Musuh


Noah sudah berada di tengah-tengah kota, bersama dengan enam kekasihnya.


“Apa belum ada tanda-tanda kemunculan mereka?” tanya Noah pada sistem.


[Sama sekali belum ada tanda-tanda kemunculan mereka]


Mendengar jawaban sistem, pelan Noah menganggukkan kepalanya, lalu dia mengarahkan pandangannya pada Anggun, Agnes, Joy, Sasa, Vita, dan Prilly.


Saat ini hanya mereka berenam yang menemani Noah melawan monster, sementara tiga wanita yang hamil muda, mereka harus banyak-banyak beristirahat.


Sedangkan untuk Yuna, Suzy, dan Amel, mereka masih pemilihan setelah sebelumnya melakukan pertempuran panas dan berdarah dengan Noah.


Mereka nantinya juga harus melakukan latihan secara intensif selama beberapa hari, sebelum nantinya akan bergabung dengan Noah melakukan perburuan monster.


Pandangan Noah seketika tertuju pada portal berukuran raksasa, yang mulai terbentuk di atas kolam air raksasa, yang berada di pusat kota.


“Portal yang sangat besar!” ungkap Agnes.


Wanita lainnya mengangguk saat mendengarnya.


[Tuan, Nona sekalian, portal yang muncul adalah portal khusus, dan sepertinya ke-empat panglima Kerajaan Drakula akan muncul dari portal itu]


“Sepertinya mereka memang akan keluar dari portal itu, karena tidak ada tanda-tanda adanya kemunculan portal raksasa di tempat lain!” kata Noah.


“Ukuran portal sangat besar, kemungkinan akan ada ribuan monster yang keluar dari tempat itu!” kata Anggun, tak berkedip melihat detik-detik terbentuknya portal berukuran raksasa.


Sebelun portal terbentuk sempurna, Noah segera menghubungi Jacob dan Hans.


“Paman, siapkan seluruh pasukan, dan tunggu instruksi dariku sebelum melakukan serangan!” Suara Noah terdengar di alat komunikasi, yang menempel di telinga Jacob dan Hans.


“Baik Tuan!” Keduanya menjawab di waktu bersamaan, dan segera mereka melihat kesiapan pasukan, yang terdiri dari dua puluh ribu prajurit super pilihan.


Jacob dan Hans mengangguk puas melihat kesiapan pasukan, yang telah mereka persiapkan sejak dua hari terakhir.


......................


Tepat tengah malam, portal mulai terbentuk sempurna, dan muncullah lima sosok dengan aura kuat yang sangat mendominasi, begitu portal terbentuk sempurna.


Berturut-turut setelah kemunculan empat sosok, bermunculan satu demi satu sosok, yang mama mereka adalah prajurit elite Kerjaan Drakula, dan puluhan ribu Vampir.


Melihat kemunculan mereka, Noah segera menyuruh sistem mengidentifikasi jumlah serta kekuatan yang dimiliki musuhnya. Hanya dalam waktu yang begitu singkat, sistem berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Noah.


[Tuan, ada dua puluh tiga ribu Vampir dengan kekuatan di level 350 sampai dengan level 450. Lima ribu prajurit elite Kerajaan Vampir, dengan kekuatan di level 470 sampai dengan 525]


[Untuk ke-empat panglima Kerajaan Drakula, sepertinya level kekuatan mereka telah mengalami peningkatan, dan saat ini kekuatan mereka berada di level 650 sampai dengan level 740]


“Bukannya kekuatan mereka sekarang lebih lemah dariku?”


[Dua panglima Kerajaan Drakula memiliki level kekuatan di bawah 700, sementara dua lainnya berada di atas level 700. Mereka memang lebih lemah dari Tuan]


“Jadi, berapa persen kemungkinan aku bisa mengalahkan mereka semua?”


[100 persen kemungkinan Tuan bisa mengalahkan ke-empat panglima Kerajaan Drakula]


Noah mengangguk mengerti, lalu dia menunjukkan senyuman di wajahnya.


Seluruh prajurit elite Kerajaan Drakula dan puluhan ribu Vampir seluruhnya telah keluar dari dalam portal, dan mereka dipimpin oleh empat panglima perang Kerajaan Drakula.


“Aura mereka berempat sangat kuat!” kata Joy.


“Dua dari mereka, aku tidak yakin dapat menyalahkannya!” ungkap Prilly.


Saat ini keseluruhan kekasih Noah memiliki kekuatan 90 persen kekuatan Noah, yang membuat mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Jika saat ini kekuatan Noah berada di level 750, artinya kekuatan mereka saat ini berada di level 675, lebih kuat dari salah satu panglima Kerajaan Drakula.


Selain kekuatan seluruh kekasih Noah, kekuatan seluruh keluarga Noah dan kekasihnya juga mengalami peningkatan, begitu juga dengan Jacob dan Hans.


Mereka semua kini memiliki kekuatan di level 600, sementara prajurit super khusus yang malam ini dikerahkan untuk melawan prajurit elite Kerajaan Drakula serta puluhan ribu Vampir, mereka memiliki kekuatan di level 525.


Dengan kekuatan yang mereka miliki, bukan perkara sulit bagi mereka mengalahkan puluhan ribu vampir, dan ribuan prajurit elite Kerajaan Drakula.


Kemudian dia melihat sekeliling, mencoba menemukan sosok yang aura kekuatannya begitu kuat, lebih kuat dari dirinya. Di melihat cukup jauh, tapi tidak menemukan apa yang dicari.


Tidak langsung bisa menemukan hanya dengan mengandalkan penglihatan, dia mencoba mengikuti titik awal muka aura kuat yang dirasakannya.


Seketika pandangannya tertuju ke arah bangunan menjulang tinggi, tak jauh dari tempatnya berdiri.


Dalam posisi masih berdiri diam di tempatnya, dia mengambil busur panah dan sebuah anak panah, lalu melesatkan anak panah ke pusat dari aura kuat, yang dirasakannya.


“Sekuat apapun dia, anak panah ini setidaknya dapat memberinya luka, yang akan membuatnya keluar dari tempat persembunyian!” gumam panglima terkuat Kerajaan Drakula.


Dia langsung saja melesatkan anak panah, dengan ujung yang begitu tajam.


Swooosh...


Anak panah melesat kencang, membelah angin yang dilewatinya, tapi secara tiba-tiba ada sosok yang berhasil menghentikannya, tidak begitu jauh setelah anak panah dilepaskan oleh pemiliknya.


Baam...


Nampak seseorang mendarat di atas permukaan tanah, begitu tangannya berhasil menangkap anak panah, dalam kecepatan yang sangat cepat.


Krack...


Dengan sangat mudah sosok yang berhasil menangkap anak panah, mematahkan anak panah yang ada di tangannya, lalu dia membuang anak panah patah selayaknya membuang sampah.


Panglima terkuat Kerajaan Drakula menatap sosok yang telah menghentikan serangannya, dan setelah merasakan aura kekuatan sosok itu, dia merasa aura kuat yang dia rasakan berasal dari sosok itu.


Mengetahui semua itu, langsung saja dia menyerang sosok itu bersama dengan tiga panglima lainnya.


“Aku senang karena kalian maju bersama-sama menyerangku!”


Sosok yang tidak lain adalah Noah, dia sangat senang melihat musuh datang menyerangnya, tapi dia dikejutkan dengan kedatangan ke-enam kekasihnya, yang langsung menyerang dua dari empat panglima Kerajaan Drakula.


Membiarkan mereka melakukan apa yang ingin dilakukan, Noah kini fokus pada kedua lawannya.


Keduanya menyerang dari arah depan dan belakang, membuat Noah tersenyum sinis karena dia sama sekali tidak menganggap serangan mereka sebagai sebuah ancaman.


Dia cepat menghindar serangan kedua lawannya, dan saat menghindar, dia memberi perintah pada Jacob dan Hans untuk menyerahkan pasukan, menyerang prajurit elite Kerajaan Drakula dan Vampir.


Jacob dan Hans yang sudah mendapatkan perintah, mereka langsung saja memimpin penyerangan, mengejutkan pihak musuh.


“Kalau hanya kita yang bertarung, ini terlalu sepi, jadi aku mengerahkan mereka untuk meramaikan suasana!” kata Noah lalu dia tersenyum di hadapan kedua lawannya.


Entah kenapa kedua panglima Kerajaan Drakula merasakan amarah mereka meluap-luap, saat mereka berdua melihat senyuman di wajahmu Noah!


Dengan amarah yang meluap-luap, keduanya kembali menyerang Noah, dan kali ini serangan mereka jauh lebih cepat dan lebih kuat dari sebelumnya.


“Perbedaan kekuatan level kita memang tidak terlampau jauh, tapi tetap saja aku lebih kuat dari kalian berdua!” ucap Noah, yang dengan mudahnya berhasil menghindari setiap serangan lawannya.


Ledua panglima Kerajaan Drakula mulai frustasi, dikarenakan serangan mereka terus saja gagal melukai lawan.


Bukannya berhasil melukai lawan, terus kenyerang justru membuat mereka mulai merasa kelelahan, dan buruknya mereka bisa melihat jika lawan masih dalam keadaan baik-baik saja.


Tentu mereka terkejut dengan situasi saat ini, dikarenakan sebelumnya mereka tidak pernah menyangka jika di dunia bernama Bumi, ada banyak sosok kuat, bahkan ada yang lebih kuat dari mereka.


“Bagaimana, apa kalian masih ingin melanjutkan pertarungan ini, atau menyerah dan bunuh diri?”


Noah tidak memberi mereka pilihan yang menguntungkan, dikarenakan semua pilihan berujung pada kematian mereka berdua. Noah bukanlah orang baik yang membiarkan musuh pergi, setelah datang mengusiknya.


Menyerah mereka akan mengalami kematian, begitu juga jika mereka terus melakukan perlawanan, mereka tetap akan mati karena lawan jauh lebih kuat dibandingkan mereka.


Pada akhirnya mereka tetap memilih melawan, dan kalaupun mati, setidaknya mereka mati dengan terhormat, dikarenakan mati di tengah-tengah pertempuran, bukannya mati di tengah-tengah pelarian.


“Sepertinya kalian memang menginginkan kematian! Baiklah kalau begitu, dengan senang hati aku akan mengabulkan apa yang menjadi keinginan kalian semua!” kata Noah, lalu dia menyeringai lebar.


......................


Bersambung.