Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Melatih Para Wanita Teknik Beladiri


Di dalam mobil Noah yang juga terdapat Sasa, keadaan di dalam mobil terasa begitu hening.


Sasa terlihat masih tidak menyangka dengan hal buruk yang hampir saja terjadi pada dirinya. Ia tidak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya, seandainya Noah tidak datang tepat waktu menyelamatkannya.


Ia juga tidak menyangka jika dia orang yang ia anggap teman tega ingin mencelakainya. Kepercayaan selama ini ia berikan pada dua temannya itu, tapi nyatanya kepercayaan yang ia berikan justru dimanfaatkan oleh keduanya. Dan lagi, ia penasaran sejak kapan kedua temannya memiliki hubungan dengan Kenzo? Apa mereka sudah lama menjalin hubungan dengan pria itu?


Merasa kepalanya pusing memikirkan semua itu, Sasa menghela napas panjang, mencoba melupakan kejadian buruk yang akan menimpa dirinya, dan ia juga berusaha melupakan kedua temannya.


“Sayang, apa kamu tidak apa-apa?” tanya Noah yang khawatir pada Sasa, dikarenakan kekasihnya itu sedari tadi hanya diam, dan barusan ia melihatnya menghela napa panjang.


Mendengarnya Sasa menoleh dan berusaha menunjukkan senyuman di wajahnya, meski pada akhirnya yang bisa ia perlihatkan pada Noah adalah senyuman kaku di wajah cantiknya.


“Aku tidak apa-apa, aku cuma masih kepikiran bagaimana mereka berdua tega melakukan semua ini padaku!” kata Sasa menjawab pertanyaan Noah.


Noah yang sedang berkonsentrasi dengan mengemudikan mobilnya, ia mengulurkan tangan kirinya, dan meraih tangan kanan Sasa. “Tidak perlu memikirkan mereka yang sama sekali tidak layak untuk dipikirkan! Mereka akan mendapatkan balasan dari apa yang sudah dilakukan, dan yang terpenting kamu tidak apa-apa!” ungkap Noah.


“Ya, memang mereka tidak pantas dipikirkan, tapi aku penasaran dengan apa yang akan kamu lakukan pada mereka!” kata Sasa.


Senyuman terlihat di wajah Noah begitu mendengar perkataan Sasa, dan setelahnya ia berkata, “Aku menyuruh Jacob membawa mereka ke penjara di Mansion Ludwing, jika kamu ingin tahu apa yang terjadi pada mereka, besok kita pergi ke tempat itu, sekalian aku mau memperkenalkanmu pada kakek!”


Seluruh kekasih Noah sudah tahu jika kekasih mereka merupakan bagian dari keluarga Ludwing. Kecuali Ellena, semua terkejut mendengar fakta yang jelas sangatlah mengejutkan. Mereka selama ini tahu jika nama Ludwing merupakan nama marga Noah, tapi mereka tidak menyangka jika Ludwing yang merupakan nama marga Noah, itu merupakan nama marga keluarga paling berpengaruh di kawasan Eropa dan Asia.


Sementara itu, Noah memang menyuruh Jacob membawa Kenzo dan empat orang lainnya ke penjara yang ada di Mansion Ludwing, dikarenakan hukuman mereka akan diberikan di tempat itu.


“Sayang, sebenarnya aku sampai detik ini masih belum percaya jika sedang menjalin hubungan dengan anggota keluarga Ludwing,” kata Sasa.


“Percaya atau tidak percaya, di masa depan kamu akan menjadi bagian keluarga Ludwing, begitu juga dengan Ellena, Joy, Jane, dan Agnes!” ungkap Noah.


Saat Noah mengatakan nama wanita lain, Sasa sama sekali tidak sedih, ia justru senang karena Noah tidak membeda-bedakan status para kekasihnya. Namun, ia masih perlu menyiapkan diri sebelum nantinya ia resmi menjadi bagian dari keluarga Ludwing.


Bagaimanapun juga keluarga Ludwing bukanlah keluarga sederhana. Selain memiliki kerajaan bisnis di berbagai bidang termasuk bidang militer, keluarga Ludwing juga memiliki kekuatan Mafia, yang akhir-akhir ini telah menempati urutan pertama Mafia terkuat dan paling berpengaruh di dunia.


Memikirkan semua itu, Sasa merasa jika ia perlu memperkuat diri untuk bisa melindungi diri, dan tidak selalu bergantung pada perlindungan Noah. Bagaimanapun juga, Noah tidak mungkin senantiasa melindunginya selama 24 jam setiap harinya, pasti ada kalanya Noah tidak bisa melindunginya, dan jika ia memiliki kemampuan, ia bisa melindungi dirinya sendiri saat tidak ada Noah yang melindunginya.


Untuk memperkuat dirinya Sasa memerlukan seorang guru untuk melatihnya, tapi ia tidak memiliki kenalan yang bisa melakukan itu untuknya, dan pada akhiy pilihan terakhir ia jatuhkan pada Noah. Ya, ia akan meminta Noah menjadi gurunya. Ia tahu kehebatan Noah, dan ia merasa Noah adalah guru terbaik untuknya.


Ingin segera mendapat jawaban dari Noah tentang sesuatu yang diinginkannya, Sasa langsung saja bertanya pada Noah, “Sayang, apa kamu bisa melatihku beberapa teknik beladiri? Aku rasa semua itu perlu aku pelajari untuk dapat melindungi diri, bagaimanapun juga hal buruk bisa terjadi sewaktu-waktu padaku, dan belum tentu kamu bisa melindungiku selama 24 jam.”


Sasa senang mendengar semua itu, dan ia berkata, “Kalau begitu, kapan aku bisa mulai berlatih, dan bagaimana jika yang lain juga ikut berlatih?” ia begitu antusias berlatih dengan Noah, tapi ia tidak melupakan keberadaan keempat saudarinya.


Noah merasa melatih semua kekasihnya beberapa teknik beladiri merupakan pilihan yang tepat, dikarenakan semua itu membuat mereka bisa melindungi diri seandainya bahaya datang disaat dirinya tidak bersama mereka.


“Sayang, kamu bisa membicarakan semua dengan yang lainnya, dan kapan mulai berlatih, aku percayakan keputusan itu pada kalian!” kata Noah, yang mana ia tahu kesibukan seluruh kekasihnya, sementara ia hanya diam selayaknya pengangguran, tapi uang terus saja masuk ke rekening tabungannya.


“Kalau begitu, nanti aku akan membicarakan semua itu dengan mereka, tapi untuk sekarang kalau aku boleh tahu, sebenarnya kita mau kemana?” tanya Sasa yang merasa Noah mengemudikan mobilnya tanpa arah yang jelas.


“Sebenarnya aku tidak tahu ingin pergi kemana, tapi jika kamu ingin pergi ke suatu tempat, kamu bisa mengatakannya padaku, dan aku akan mengantarkanmu ke tempat itu!” jawab Noah, yang mana ia memang tidak tahu ingin pergi ke mana, dan karena itu sejak tadi ia hanya terus mengemudikan mobil tanpa tujuan pasti.


“Bagaimana kalau kita pergi ke Cafe milikku? Dulu kamu cuma sering mengantarkan aku ke tempat itu, tapi selama itu juga kamu belum pernah masuk. Jadi, sekarang kamu harus masuk dan melihat-lihat Cafe milikku!” kata Sasa.


“Tujuan sudah ditentukan, dan aku juga penasaran seperti apa Cafe milikmu!” kata Noah.


Mobil Noah segera meluncur menuju Cafe milik Sasa. Dengan kecepatan sedang, dibutuhkan waktu setengah jam untuk sampai di tempat itu. Beruntung jalanan tidak dalam keadaan macet, jadi mereka tidak perlu menghabiskan waktu lebih lama di perjalanan.


......................


Sementara itu, di sebuah ruang kerja, terlihat tiga pria sedang membicarakan sesuatu yang terlihat cukup penting.


“Bagaimana, apa kalian sudah mendapatkan seluruh informasi tentangnya? Ini sudah beberapa hari berlalu sejak aku memberi tugas pada kalian mengumpulkan informasi tentangnya, dan aku rasa waktu beberapa hari ini lebih dari cukup untuk kalian menyelesaikan tugas dariku!”


Mendengar semua itu dua pria terlihat menggelengkan kepala di waktu bersamaan, lalu salah satu dari mereka berkata, “Bos, kita sama sekali tidak bisa menerobos sistem keamanan yang melindungi identitas pria itu. Memaksa melawan sistem keamanan yang melindungi identitasnya, banyak dari kita yang mati karena terkena serangan kejut listrik secara tiba-tiba!”


“Bos, sebaiknya kita tidak mengusik orang itu! Bukan karena kita takut mati, tapi melihat seberapa kuat sistem keamanan yang melindungi seluruh informasi tentangnya, sepertinya ia bukanlah sosok yang bisa kita singgung sesuka hati, takutnya apa yang saat ini kita lakukan akan menjadi bumerang untuk kita di kemudian hari!”


Pria yang dipanggil Bos terlihat menggertakkan giginya menahan amarah, setelah ia mendengar apa yang dikatakan dua orang, yang merupakan anak buahnya. Ia ingin tidak percaya dengan perkataan mereka, tapi selama ini mereka tidak pernah berbohong, jadi bisa dipastikan perkataan mereka benar adanya.


‘Sial!... Sial!... Sial!... kalau seperti ini, bagaimana aku bisa mendapatkan Ellena? Pria ini kuat, dan ia sudah mendapatkan restu keluarga Ellena, bahkan Leo yang biasanya keras kepala, ia juga telah merestui hubungan mereka. Tidak ada jalan lain, aku harus segera menjalankan rencana itu! Bagaimanapun juga, Ellena adalah milikku!’ pria yang dipanggil Bos membatin, lalu ia menyuruh dua anak buahnya pergi.


......................


Bersambung.