Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Musuh Dari Dimensi Lain


Pergi meninggalkan kobaran api yang telah padam, mobil-mobil berdatangan menjemput Noah dan yang lainnya.


Ke-enam kekasih Noah segera masuk kedalam mobil yang menjemput mereka. Sedangkan Noah, dia pergi menghampiri Vita dan Prilly untuk menyampaikan pesan ke-enam kekasihnya.


Vita dan Prilly mendapatkan undangan makan malam bersama di rumah yang kini ditempati Noah dan ke-enam kekasihnya.


Undangan itu diberikan langsung oleh ke-enam kekasih Noah, tapi mereka meminta Noah menyampaikan undangan itu pada Vita dan Prilly.


Dua hari lagi mereka menunggu kedatangan Vita dan Prilly di rumah untuk makan malam bersama.


Setelah menyampaikan undangan keena kekasihnya pada Vita dan Prilly, Noah berkata, “Eden telah aku bawa ke Mansion keluarga Ludwing. Seperti yang sebelumnya aku kataka pada kalian, datang saja ke Mansion keluarga Ludwing jika ingin bermain-main dengannya!”


“Aku mengerti!” kata Vita, sedangkan Prilly hanya menganggukkan kepalanya.


Eden dan Tio tidak langs dibunuh oleh Noah, dikarenakan dia masih ingin bermain-main dengan mereka. Sebenarnya bukan dia yang ingin bermain dengan mereka, melainkan para wanita yang sangat ingin menyiksa Eden maupun Tio, termasuk Vita dan Prilly.


Selesai urusan dengan Vita dan Prilly, Noah segera pergi ke mobilnya menemui ke-enam kekasihnya.


Sementara itu, mobil yang membaw Vita dan Prilly, mobil itu lebih dulu pergi dengan dikawal tiga mobil yang berisikan para wanita, pengawal Vita dan Prilly.


Mobil yang membawa Noah dan ke-enam kekasihnya pergi meninggalkan lokasi tempat pembantaian tidak lama setelah kepergian mobil yang membawa Vita dan Prilly.


Ada empat mobil berisikan pengawal, yang mengawal mobil Noah sampai ke tempat tujuan.


Sedangkan mobil yang membawa Eden dan Tio, mobil itu dan puluhan mobil yang membawa anak buah Jacob dan Hans, mereka semua telah pergi ke Mansion keluarga Ludwing.


“Sayang, apa kita langs pulang?” tanya Nancy, yang duduk tepat di sebelah Noah.


“Hari sudah malam, dan sudah waktunya kita semua istirahat!” jawab Noah dan dia tersenyum hangat pada ke-enam kekasihnya.


Semua mengangguk setuju setelah mendengar jawaban Noah, dikare mereka semua memang sedang dalam keadaan kelelahan. Maklum saja hari ini mereka cukup banyak kegiatan, dan ingin langsung istirahat begitu sampai di rumah.


Melihat wajah lelah ke-enam kekasihnya serta Jihan yang sudah terlelap dalam pangkuannya, Noah ingin segera sampai di rumah, dan membiarkan mereka semua istirahat di tempat yang semestinya.


Beberapa waktu berlalu, akhirnya mobil yang membawa Noah, ke-enam kekasihnya, serta Jihan, akhirnya mobil sampai di tempat tujuan.


Sambil menggendong Jihan, Noah keluar lebih dulu dari dalam mobil, baru setelahnya disusul ke-enam kekasihnya. Begitu keluar dari dalam mobil, mereka bergegas masuk ke dalam rumah untuk sesegera mungkin mengistirahatkan tubuh masing-masing.


Agnes mengambil Jihan dari gendongan Noah, dikarenakan dia akan langsung membawa Jihan tidur bersamanya. “Sayang, malam ini kami semua lelah, jadi untuk malam ini tidak ada jatah untukmu!” kata Agnes lalu dia berjalan mendahului Noah.


“Aku padahal tidak meminta jatah apapun dari mereka!” gumam Noah, memperhatikan punggung Agnes yang semakin jauh.


Noah pun menyusul ke-enam kekasihnya yang sudah lebih dulu masuk ke dalam rumah.


Namun, baru juga satu langkah kakinya masuk kedalam rumah, dia merasakan tanah bebergetar dan diwaktu bersamaan suara ledakan yang sangat keras terdengar dari kejauhan.


“Ini, apa sebenarnya yang sedang terjadi?” tanya Noah, dan dia segera berbalik arah, melangkahkan kaki menuju halaman rumah.


Melihat ke arah yang dia yakini sebagai pusat suara ledakan yang baru terdengar, meski ini adalah tengah malam, Noah bisa melihat jelas kobaran api dan asap yang membumbung tinggi dari tempat itu.


Weeeooo... Weeeooo... Weeeooo...


Suara sirene mobil polisi terdengar saling bersahut-sahutan tidak lama setelah terdengar suara ledakan.


“Sistem, apa kamu tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi?” Noah memutuskan bertanya pada sistem, dan diwaktu bersamaan dia melihat ke-enam kekasihnya keluar dari rumah, setelah mendengar suara berisik dari arah luar.


[Tuan, mereka datang lebih cepat dari perkiraan. Namun yang datang lebih dulu hanyalah sosok lemah, dan tidak akan terlalu membuat repot militer negara ini. Akan tetapi, cepat atau lambat sosok yang lebih kuat bakal segera datang, dan mereka tidak akan mudah dikalahkan]


Kerutan muncul di kening Noah begitu dia mendengar apa yang dikatakan sistem.


“Sistem, siapa sebenarnya mereka yang datang, dan darimana asal mereka?” Noah sangatlah penasaran dengan jawaban yang akan sistem berikan padanya.


[Tuan, mereka semua berasal dari dimensi lain, dan kemunculan mereka berhubungan dengan portal yang tanpa sengaja menghubungkan dunia mereka dengan Bumi. Mereka bukanlah manusia, tapi mereka yang kuat bisa merubah diri menyerupai manusia. Namun, dengan semua yang Tuan miliki, tidak akan sulit membedakan mana yang manusia asli dan mana yang manusia hasil penyamaran]


Noah mulai mengerti siapa sosok yang ke depannya akan menjadi musuhnya. “Sistem, berapa jumlah mereka yang telah berada di bumi, dan seberapa kuat mereka yang sudah datang?”


[Mereka sudah muncul di 20 negara, termasuk negara yang Tuan tempati. Untuk jumlah, sudah ada ribuan dari mereka yang tiba di Bumi, tapi lebih dari setengah jumlah mereka telah berhasil dikalahkan. Sementara untuk kekuatan, sementara ini yang terkuat dari mereka memiliki kekuatan setara ke-enam kekasih Tuan]


‘Itu bukan yang terkuat, tapi kekuatannya sudah setara dengan ke-enam kekasihku. Lalu, sekuat apa sosok paling kuat yang tentunya belum datang ke Bumi?’ batin Noah bertanya-tanya, dan dia merasa harus meningkatkan kekuatan, untuk berhadapan dengan musuh yang berasal dari dimensi lain.


Booom... Booom... Booom...


Ledakan besar kembali terdengar sangat jelas, bersamaan dengan tanah yang kembali bergetar.


[Tuan tidak perlu khawatir, ledakan dan getaran yang terjadi merupakan cara militer negara ini memusnahkan musuh yang berdatangan melalui sebuah portal. Mereka yang keluar dari portal seluruhnya telah mati, bersama hancurnya portal tempat mereka keluar. Untuk malam ini ancaman dari mereka berhasil dinetralisir]


Noah menganggukkan kepala mendengar itu, tapi dia yakin kedepannya akan lebih sering mendengar suara ledakan, serta merasakan tanah bergetar meski tidak sedang terjadi gempa bumi.


“Sayang, apa yang sebenarnya sedang terjadi? Kenapa malam ini terasa begitu mencekam?” tanya Ellena yang khawatir akan keadaan malam ini.


Mendengar itu Noah tersenyum, menunjukkan pada mereka jika tidak ada yang perlu mereka khawatirkan. “Tidak ada sesuatu yang perlu kalian khawatirkan. Sebaiknya kalian kembali ke dalam dan beristirahat! Aku ingin membicarakan sesuatu dengan Paman Jacob dan Paman Hans,” kata Noah.


Menuruti perkataan Noah, Nancy, Sasa, Ellena, Joy, Jane, serta Agnes yang menggendong Jihan, mereka kembali masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Sedangkan Noah, dia segera memanggil Hans dan Jacob karena ada hal penting yang ingin dia bahas dengan mereka.


“Paman, perketat penjagaan untuk malam ini dan hari-hari kedepan!” kata Noah.


“Baik Tuan!” balas Jacob dan Hans bersamaan.


Setelahnya Noah menyerahkan empat botol, yang masing-masing botol berisikan dua puluh lima pil masing-masing dua botol pada Jacob dan Hans.


“Penjaga di rumah ini ada seratus orang, tidak termasuk orang-orang yang sedari awal sudah menjadi penjaga di rumah ini. Berikan masing-masing satu pil pada seratus orang yang merupakan penjaga baru, yang datang bersama kalian! Suruh mereka langsung mengkonsumsi pil ini, begitu mendapatkannya!” kata Noah.


Menyerahkan masing-masing dua botol pada Jacob dan Hans, selanjutnya Noah memberi keduanya masing-masing satu pil berbentuk bulat berwarna merah, dengan dua garis berwarna kuning keemasan.


“Selanjutnya kalian konsumsi pil ini, dan ini dapat meningkatkan kekuatan kalian lima kali lebih kuat dari saat ini!” kata Noah, lalu dia menyuruh Jacob dan Hans menyelesaikan tugas mereka.


“Aku juga akan mengkonsumsi pil yang sama untuk meningkatkan kekuatanku!” gumam Noah, dan dia berencana mengkonsumsi pil, sama seperti pil yang dia berikan pada Jacob dan Hans.


Dia akan melakukannya sebelum tidur, sedangkan dia sekarang ingin memastikan kalau keadaan disekeliling rumahnya dalam keadaan aman.


......................


Bersambung.