
Segera saja semua hal yang berhubungan dengan Edgar memenuhi seluruh pemberitaan baik itu di media sosial, berita online, dan layar televisi. Semua gencar memberitakan betapa menjijikkan nya seorang Edgar, dan entah dapat kabar dari mana, sebuah media mengabarkan jika Edgar mengalami gangguan mental dan akan dikirim ke rumah sakit jiwa.
Tidak ada sanggahan baik itu dari Edgar sendiri atau anggota keluarganya, membuat banyak orang berpikir jika seluruh kabar yang beredar adalah sebuah kebenaran. Hal itu membuat banyak orang berbondong-bondong menghujat Edgar dan keluarganya, membuat masalah baru di keluarga Edgar.
Masalah yang diawali dari kelakuan Edgar merembet ke perusahaannya yang segera saja ditinggalkan oleh para investor, membuat saham seluruh perusahaan milik Edgar anjlok ke titik terendah.
Perginya para investor tidak hanya di alami perusahaan Edgar, bahkan perusahaan keluarganya juga mulai ditinggalkan para investor penting, membuat kedua orangtua Edgar kelimpungan mempertahankan para investor, supaya mereka tidak jadi pergi.
Di saat bersamaan hal buruk juga terjadi pada perusahaan milik keluarga Nancy. Mereka yang diketahui banyak orang memiliki hubungan baik dengan keluarga Edgar, bahkan Edgar adalah calon suami Nancy, keluarga Nancy tidak lepas dari hujatan banyak orang dan itu berpengaruh pada perusahaan mereka.
Meski tidak separah yang dialami perusahaan keluarga Edgar, setidaknya setengah investor penting telah pergi meninggalkan perusahaan keluarga Nancy, dan orangtua Nancy sekarang dibuat bingung mencari investor baru untuk mencegah hal buruk terjadi pada perusahaan mereka.
Namun, mencari investor baru yang potensial tentu tidak mudah dilakukan, disaat nama keluarga Nancy sedang berada di titik terendah akibat terseret apa yang dilakukan oleh Edgar.
Biasanya di saat seperti ini saran-saran Nancy sangat berguna untuk mengatasi permasalahan, tapi sayangnya Nancy telah memutuskan pergi meninggalkan keluarganya, dan keberadaannya saat ini belum diketahui oleh seluruh anggota keluarganya.
Sekarang anggota keluarga Nancy menerima akibat dari mereka yang bersikeras mempertahankan hubungan Nancy dan Edgar. Bukannya keuntungan yang saat ini mereka dapat, melainkan justru kerugian yang tidak sedikit.
Merasa mereka sangat membutuhkan keberadaan Nancy, kedua orangtua Nancy dan anggota keluarga lainnya, mereka mengerahkan banyak orang untuk mencari keberadaan Nancy. Meraka harus menemukan keberadaan Nancy, dan jika sudah ketemu, mereka wajib membawa Nancy pulang.
Sementara itu, Nancy yang mendapat kabar dari orang kepercayaannya yang masih berada di Mansion keluarganya, dia tahu jika keberadaannya sedang dicari anggota keluarganya, tapi dia tidak khawatir mereka menemukan dirinya, dikarenakan beberapa hari ke depan dia hanya akan tinggal di apartemennya.
“Sekarang kalian bisa apa tanpa kehadiranku? Kalian terlalu ikut campur urusan hidupku, dan sekarang jangan menyalahkanku jika aku tidak lagi peduli dengan apa yang terjadi pada kalian!” Nancy sudah tidak lagi peduli pada apa yang terjadi pada keluarganya. Dia saat ini hanya ingin menikmati kehidupannya tanpa terbebani masalah keluarganya.
......................
Di pantai yang menyajikan pemandangan indah, dan membuat mata tidak bosan memandangi keindahan itu. Saat ini Noah dan Ellena sedang menikmati keindahan pantai, tapi karena hari ini merupakan hari libur, jadi keadaan pantai tidak sepi seperti hari-hari biasa.
Banyak pengunjung pantai, membuat Noah dan Ellena harus berbagai keindahan pantai dengan pengunjung lain, dan mungkin karena kecantikan dan ketampanan yang dimiliki keduanya, banyak pengunjung pantai yang mengajak mereka foto bersama. Awalnya keduanya tidak masalah dengan ajakan mereka, tapi setelah beberapa pria mencoba menyentuh pinggang ramping Ellena saat foto bersama, sekarang mereka menolak ajakan berfoto.
Bukan karena sombong, tapi mereka melakukan itu karena sudah tidak nyaman dengan kelakuan orang-orang yang tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh, apa yang bukan miliknya.
Noah dan Ellena sekarang bisa tenang karena tidak lagi ada sekumpulan pemuda yang ingin berfoto bersama mereka, tapi ketenangan itu tidak bertahan lama, dikare datang lima pria bertubuh tinggi besar dengan tato memenuhi tubuh mereka, dan mereka langsung saja berdiri di hadapan Noah dan Ellena.
Dua langsung maju mencoba memisahkan Ellena dari Noah. “Cantik, daripada kamu bersama pria yang terlihat lemah yang tidak mungkin bisa memberimu kepuasan, lebih baik kamu ikut dengan kami dan aku jamin kamu akan terpuaskan bermain dengan kami!” kata salah satu pria.
Saat salah satu dari mereka berkata pada Ellena, salah satu dari mereka mencoba meraih dan memegang pergelangan tangan Ellena, tapi apa yang dilakukan pria itu adalah sebuah kesalahan karena dia berurusan dengan wanita yang tidak seharusnya diganggu.
Segera Ellena mencengkram kuat tangan pria yang mencoba menyentuh pergelangan tangannya. Sesaat pria yang tangannya di cengkram Ellena tersenyum, tapi selanjutnya pria itu mengerang kesakitan saat dengan begitu cepat Ellena memelintir tangannya, dan langsung mematahkannya.
Aaaargh...
“Maaf saja, aku tidak akan berbaik hati pada orang lain yang ingin menyentuhku, apalagi tanpa seizinku dan kekasihku! Yang ada orang itu hanya akan celaka jika memaksa menyentuhku!” kata Ellena.
Melihat teman mereka dibuat celaka oleh Ellena, dua pria maju menyerang dan mereka bertekad melumpuhkan Ellena, dan setelahnya baru mereka akan membawanya pergi. Akan tetapi, mereka sepertinya melupakan keberadaan Noah, sosok yang jauh lebih berbahaya dibandingkan Ellena.
Saat seluruh perhatian mereka hanya tertuju pada sosok Ellena, si wanita cantik yang sejak awal melihat sudah mencuri perhatian mereka. Secara tiba-tiba Noah muncul tepat di hadapan mereka, dan tanpa basa-basi dia langsung saja melayangkan tinju kepada mereka secara bergantian.
Mereka yang terkejut dengan pergerakan Noah yang sangat cepat, tidak ada satu orang pun dari mereka yang sempat menghindari serangan Noah. Bahkan mereka tidak sempat bergerak saat tinju Noah datang dan langsung menghantam dada mereka.
Bugh... Bugh... Bugh... Bugh...
Empat pria bertato terkena tinju Noah, membuat mereka terpental dan menyerang kesakitan sambil memegangi wajah dan dada yang terkena tinju Noah.
Sayangnya Noah tidak begitu saja menghentikan serangannya, meski saat ini ke-empat pria yang menjadi lawannya kelihatan sudah tidak lagi berdaya.
Dia berlari cepat menghampiri mereka satu persatu, dan kali ini dia mengirim tendangan untuk menambah kadar rasa sakit yang akan dirasakan ke-empat lawannya.
Merasa jika dirinya dan teman-temannya bukan lawan sepadan untuk Noah, pria bertato yang kemungkinan adalah sosok pemimpin kelompok, sambil menahan rasa sakit akibat tinju dan tendangan yang dilakukan Noah, dia sekuat tenaga lari melarikan diri.
Noah yang melihat salah satu pria bertato pergi melarikan diri, dia tidak ada keinginan mengejarnya. Daripada mengejar orang itu, dia merasa lebih baik melanjutkan acara bersenang-senang dengan kekasihnya.
“Mari kita lanjut menikmati keindahan tempat ini, dan kita akan kembali sebelum larut malam!” Noah membawa Ellena kembali menikmati keindahan pantai. Ellena sendiri, dengan senang hati dia mengikuti apa yang menjadi keinginan Noah.
......................
Di rumah Noah, para wanita benar-benar menikmati kabar buruk yang menimpa Edgar dan keluarganya. Keluarga Sasa yang sebelumnya memiliki hubungan baik dengan keluarga Edgar, hubungan itu sudah berakhir sejak beberapa waktu yang lalu.
Sama seperti keluarga Sasa, Agnes yang memiliki hubungan kerja yang tidak seberapa dengan Edgar, dia sudah memutuskan secara sepihak hubungan itu. Bukan hanya Agnes, tapi keluarga Agnes juga memutuskan seluruh hubungan kerja dengan keluarga Edgar, membuat semakin buruk keadaan keluarga Edgar.
“Kemungkinan besok kita akan mendengar kabar bangkrutnya seluruh usaha Edgar dan anggota keluarganya, bahkan kabar itu mungkin akan terdengar lebih cepat,” kata Sasa.
“Sebelumnya ku tidak peduli dengan apa yang terjadi pada mereka, tapi setelah mendengar cerita saudari Joy tentang Edgar yang pernah memfitnah sayangnya kita, dan membuat buruk namanya, aku sangat-sangat senang dengan apa yang terjadi pada Edgar dan keluarganya, bahkan kalau bisa aku ingin keadaan mereka lebih buruk dari ini!” kata Agnes penuh harap.
Joy, Jane, dan Sasa juga memiliki harapan yang sama seperti Agnes. Mereka akan merasa jauh lebih senang dari saat ini, jika keadaan Edgar dan keluarganya jauh lebih buruk dari hanya sekedar kehilangan maca pencaharian mereka. Setidaknya Edgar dan keluarganya harus hancur sehancur hancurnya.
......................
Bersambung.