
Tiga hari berlalu dengan cepat, dan dalam tiga hari Noah tidak terlalu direpotkan dengan kemunculan portal dan makhluk asing.
Begitu senjata baru sudah berada di tangan personil polisi dan tentara, mudah bagi mereka membunuh makhluk asing, sekalipun makhluk asing yang muncul lebih kuat dari sebelumnya.
Dengan peluru perak dan peluru emas, untuk saat ini keberadaan makhluk asing bukanlah musuh yang perlu ditakuti secara berlebihan.
Setiap harinya jutaan peluru diproduksi oleh NIL Company, maupun perusahaan pemerintah, dan itu lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari lima ratus ribu personil polisi dan tentara.
Kabar tentang kekuatan peluru perak dan peluru emas yang diproduksi NIL Company telah tersebar ke negara tetangga, dan mereka ingin mengimpor produk dari NIL Company.
Persyaratan mengimpor barang dari NIL Company telah disepakati, dengan harga dua kali lebih mahal dibandingkan saat dijual pada pemerintah.
Lima ratus butir peluru akan dikirim dalam tiga hari ke depan, menyusul lima hari setelahnya sebanyak dua juta butir peluru akan dikirim.
“Dengan bahan baku yang aku dapatkan secara cuma-cuma dari toko sistem, perusahaan milikku tidak akan kehabisan bahan baku, dan setelah beroperasinya dua pabrik baru, maka produksi bisa ditingkatkan menjadi tiga kali lebih banyak dari biasanya.”
Sebelumnya Noah hanya iseng mendirikan NIL Company, tapi dia tidak menyangka jika keberadaan NIL Company bisa menjadi salah satu perusahaan terbesar bukan hanya dalam skala nasional, tapi sudah dalam skala internasional.
“Jika aku berhasil menyelesaikan misi sistem dan menyelamatkan kehidupan di Bumi, aku rasanya tidak perlu lagi bekerja keras, setelah keuntungan yang saat ini aku dapat!” gumam Noah, dan dia tersenyum ceria.
......................
Noah, Ellena, Prilly dan Joy siang ini sudah berada di sebuah bandara. Rencananya mereka akan pergi ke negara tetangga serumpun, untuk meninjau tempat, yang nantinya akan dibangun pabrik baru milik NIL Company.
“Apa benar kalian tidak ingin ikut dengan kami?” tanya Noah, sambil menatap bergantian ke-lima kekasihnya yang memutuskan tidak ikut dengannya, dan mempercayakan keselamatan mereka pada Hans.
Jacob sendiri dia ikut menemani perjalanan Noah dan ketiga kekasihnya.
“Kami tidak ikut karena harus menggantikanmu mengawasi kinerja perusahaan pusat milik NIL Company, selain itu kami juga harus mengawasi kinerja prajurit super!” jawan Agnes, yang Noah tunjuk sebagai wakilnya selama kepergiannya.
“Kalau begitu kalian semua harus berhati-hati dan saling menjaga! Ingat untuk tidak pergi seorang diri saat keluar rumah!” pesan Noah.
Kelima wanita kompak mengangguk begitu mendengar pesan Noah.
“Kalian juga berhati-hati!” pesan ke-lima wanita yang diwakilkan pada Agnes.
Noah dan yang lainnya mengangguk. “Kita akan kembali setelah tiga hari!” kata Noah.
Agnes dan empat wanita lainnya tersenyum mendengar itu, lalu setelahnya mereka melepas kepergian Noah serta empat orang lainnya.
......................
Di dimensi lain, lima sosok yang merupakan pemimpin tertinggi makhluk yang ada di dunianya, mereka marah mengetahui jika belum juga berhasil menguasai tempat baru, yang dihuni miliaran manusia.
“Aku benar-benar kecewa pada kalian yang masih saja gagal menguasai tempat itu, bahkan aku melihat semakin banyak orang-orang kita yang mati di tempat itu!” kata pria vampir.
Dalam tiga hari lebih dari satu juta makhluk yang tunduk padanya mati saat dikirim ke tempat baru, untuk mengambil alih kekuasaan di tempat itu. Meski kekuatan mereka tidak lemah, tetap saja mereka berhasil dikalahkan umat manusia yang menempati tempat itu.
Tiga sosok hanya menundukkan kepala, merasakan kemarahan kedua vampir.
“Dalam lima hari jika kalian masih tidak bisa menguasai tempat itu, jangan lagi mengirim orang kalian pergi ke tempat itu, karena kami yang akan mengambil alih tempat itu!” Tegas wanita vampir berkata.
Kedua vampir adalah sepasang suami istri, dan mereka sudah hidup lebih dari lima puluh ribu tahun, dan mereka memiliki dua putra dan dua putri.
Rencananya jika tiga makhluk dihadapan mereka gagal menguasai tempat baru, kedua vampir akan mengirim anak-anak mereka untuk menguasai tempat baru, dan mengumpulkan seluruh manusia untuk diambil darahnya.
Setelahnya dua vampir pergi begitu saja meninggalkan tempat duduk mereka, menyisakan tiga sosok yang kini saling pandang dalam suasana hening tanpa suara.
“Sial! Aku benar-benar tidak menyangka jika kita masih saja gagal menguasai tempat itu.”
“Aku akan mengirim ribuan Minotaur untuk menyerang tempat itu, dan akan aku pastikan seluruh manusia bakalan tunduk di bawah kakiku!” kata pemimpin Minotaur.
Dua sosok lainnya mengangguk, dan mereka yakin cukup dengan kekuatan Minotaur, sudah lebih dari cukup untuk menguasai tempat baru itu.
Diantara mereka, Minotaur memang yang terkemah, tapi itu hanyalah perbedaan kekuatan yang sangat tipis.
Namun, menghadapi kekuatan manusia di tempat baru, mereka yakin jika pemimpin Minotaur dan ribuan Minotaur yang dipimpinnya mampu merebut kekuasaan tempat baru dari tangan umat manusia.
Diperlukan dua hari di dunia itu untuk mengumpulkan ribuan Minotaur, yang nantinya akan dibawa menyerang tempat baru, yang kini mereka tahu nama tempat itu adalah Bumi.
Setelah ribuan Minotaur terkumpul, pemimpin Minotaur akan memimpin mereka datang ke Bumi, dan tujuan mereka adalah menguasai Bumi.
......................
Dua jam perjalanan dihabiskan dalam pesawat, dan jam dihabiskan dalam perjalanan menuju hotel.
Sampai di hotel hari sudah menjelang malam, tapi karena hujan turun dengan derasnya, suasana sore ini rasanya seperti suasana beberapa hari yang lalu, saat seluruh langit ibukota diselimuti awan mendung berwarna hitam.
“Sistem, aku merasa jika portal akan segera muncul!” kata Noah, berbicara dengan sistem melalui pikirannya.
[Tuan, sinar matahari tertutup awan gelap dan hujan deras, kemungkinan tidak lama lagi portal akan mulai bermunculan di kota ini, sekalipun belum datang waktu malam]
[Kekuatan kuat terdeteksi tidak begitu jauh dari tempat ini, dan aku bisa memastikan jika portal akan muncul di tempat itu]
Noah mengangguk pelan mendengar informasi sistem, dan saat dia serta empat orang lainnya akan melangkahkan kaki berjalan memasuki hotel, tiba-tiba saja mereka merasa tanah bergetar.
“Tuan, sepertinya portal telah muncul tidak jauh dari tempat ini,” kata Jacob, yang bisa merasakan tanda-tanda munculnya portal penghubung Bumi dan dimensi lain.
“Sayang, sepertinya kita belum bisa melakukan pertarungan panas untuk jari ini!” tutur Prilly.
“Kita bisa melakukannya setelah lebih dulu melakukan pertarungan berdarah,” kata Noah sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.
Ellena, Prilly, dan Joy yang mendengarnya hanya mengangguk sambil tersenyum. Tidak dipungkiri mereka sangatlah menikmati saat melakukan pertarungan panas dengan Noah.
“Sebaiknya sekarang kita cepat pergi ke tempat, yang kemungkinan akan menjadi tempat kemunculan portal!” ungkap Noah.
Belum juga Noah dan yang lainnya beranjak pergi dari tempat mereka saat ini, terlihat banyak orang berlarian, dari arah jalanan yang tepat berada di sebelah hotel, yang menjadi tempat menginap Noah dan yang lainnya.
“Paman Jacob, pimpin mereka berempat membawa barang-barang kami menuju kamar, lalu Paman bisa pergi menyusul kita jika ingin ikut bersenang-senang!” perintah Noah pada Jacob.
Mendapatkan perintah, Jacob segera melakukan apa yang menjadi tugasnya, dan dia akan menyelesaikan secepatnya karena ingin ikut bersenang-senang bersama Noah dan yang lainnya.
Sedangkan Noah dan ketiga kekasihnya, setelah barang-barang mereka dibawa Jacob dan empat orang pengawal yang ikut dalam perjalanan bisnis, mereka berempat segera pergi ke tempat munculnya portal.
Disast orang-orang oergi berlarian meninggalkan tempat itu, Noah dan ketiga kekasihnya justru pergi ke tempat itu untuk bersenang-senang. Tidak ada ketakutan, yang ada mereka sudah tidak sabar mengalahkan seluruh makhluk asing yang keluar dari dalam portal.
Sampai di tempat yang menjadi tujuan mereka, jelas mereka melihat keberadaan portal, puluhan mahkluk asing, serta belasan manusia yang mati karena kekejaman mahkluk asing yang keluar dari portal.
Sedari awal Noah dan tiga orang lainnya telah menggunakan masker untuk menyembunyikan identitas mereka.
Meski jelas tidak ada yang tahu identitas mereka untuk saat ini, mereka tetap saja waspada, dan senantiasa menggunakan masker untuk menyembunyikan identitas diri.
Melihat belasan orang yang telah menjadi korban kekejaman makhluk asing, di tengah hujan Noah dan ketiga kekasihnya maju menyerang puluhan makhluk asing, dan terjadilah pertempuran di tengah turunnya hujan.
......................
Bersambung.