Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Menjaga Rahasia


Jacob menyeret dua pria dengan wajah babak belur ke hadapan Noah. Dia begitu saja menghempaskan keduanya tanpa bersalah, membuat mereka sedikit terlempar dan jatuh tepat di bawah kedua kaki Noah. “Tuan Muda, saya sudah mendapatkan bukti apa yang akan mereka lakukan, dan siapa yang menyuruh mereka!”


Jacob menyerahkan ponsel di tangannya pada Noah, lalu dia kembali berkata, “Semua bukti ada di ponsel itu, dan jika Tuan Muda menginginkannya, saya bisa langsung menangkap siapa yang menyuruh mereka! Kebetulan orang itu ada diantara kita, di tempat ini!” Jacob melirik fotografer dan asistennya.


Baru juga Jacob meminta pendapat Noah, fotografer dan asistennya sudah lari mencoba melarikan diri.


Namun, usaha mereka melarikan diri gagal karena anak buah Jacob tidak kesulitan menangkap mereka. Di sisi lain, dua bodyguard Ellena tanpa kesulitan berhasil mengamankan model yang ternyata dia adalah kaki tangan fotografer, dan ia mendapatkan sejumlah uang supaya bersedia mencampurkan obat ke minuman Ellena.


Obat itu jika dikonsumsi Ellena, dia akan menjadi wanita liar, dan menginginkan sentuhan pria. Sedangkan pistol yang sebelumnya dipersiapkan fotografer dan asistennya, pistol itu akan digunakan untuk mengancam semua orang, supaya mereka bisa membawa pergi Ellena.


Untuk dua pria yang bersembunyi, mereka adalah pembunuh bayaran, dan tugas mereka adalah memastikan kematian seluruh kru, dan siapapun yang hadir dalam kegiatan pemotretan.


......................


Masih di lokasi pemotretan.


Noah berjongkok melihat dua pria yang sudah tidak bisa melakukan apa-apa, dikarenakan keadaan mereka yang sekujur tubuhnya telah dipenuhi berbagai jenis luka.


Setelah melihat keduanya, dia bangkit berdiri lalu menghampiri fotografer dan asistennya, yang kedua tangan dan kakinya telah terikat kuat, dan bisa dipastikan mereka tidak bisa melakukan perlawanan terhadap Noah.


Sebagai seorang pria, Noah tidak akan mengurusi model wanita yang menjadi kaki tangan fotografer. Dia menyerahkan wanita itu pada Ellena, dan terserah saja apa yang akan dilakukan Ellena pada wanita itu. Dia bahkan sama sekali tidak keberatan jika Ellena menginginkan kematian wanita yang ingin mencelakainya.


“Seorang fotografer memiliki niatan buruk pada modelnya, menurutmu, hukuman apa yang pantas aku berikan pada orang sepertimu? Jangan menginginkan kematian karena itu terlalu mudah untuk dilakukan!” kata Noah, begitu dia sampai di hadapan Noval, fotografer yang mencoba mendapatkan Ellena dengan cara licik.


Noval yang mendengar kata kematian keluar dari mulut pria yang diyakininya sebagai kekasih Ellena, tiba-tiba saja tubuhnya bergetar, dan untuk pertama kalinya seumur hidup dia merasakan yang namanya ketakutan.


Dia menyesal karena tetap menjalankan apa yang sudah direncanakan, meski ada keberadaan beberapa sosok yang di luar prediksinya. Biasanya Ellena hanya didampingi seorang bodyguard saat melakukan pemotretan, tapi kali ini ada empat bodyguard yang mendampinginya, selain itu ada pria yang turut mendampingi Ellena, dan kemungkinan pria itu adalah kekasihnya.


Berhasil menjadi kekasih Ellena, tentu saja identitas pria itu tidak biasa, dan terbukti dengan keberadaan pria itu yang sepertinya menjadi biang kegagalan seluruh rencana, yang sebelumnya sudah tersusun matang.


Tidak kunjung mendapatkan jawaban dari Noval, Noah langsung saja mendaratkan sebuah tamparan keras ke wajah Noval. “Karena kau tidak memberi jawab, aku akan menentukan sendiri, apa yang akan aku lakukan padamu!”


“Paman, bawa mereka berdua ke tempat Kakek!” Noah menunjuk Noval dan asistennya. “Kalau untuk mereka, terserah saja Paman ingin melakukan apa pada mereka!” lanjutnya sambil menatap dua pembunuh bayaran yang kali ini keduanya telah kehilangan kesadaran.


Selesai mengatakan apa yang ingin dikatakannya pada Jacob, Noah datang menghampiri Ellena.


“Sayang, apa yang ingin kamu lakukan pada wanita ini, dan kapan kamu ingin melakukan semua itu? Jika kamu menginginkan tempat untuk memberi pelajaran berharga pada wanita ini, biarkan Paman Jacob membawa wanita ini ke tempat kakek, dan kita bisa bersama-sama memberi pelajaran pada mereka di tempat itu!” kata Noah, begitu ia berdiri di sebelah Ellena.


Noah tersenyum mendengar balasan Ellena, lalu dia segera saja mengarahkan pandangan ke arah para kru yang secara garis besar telah tahu hal buruk yang ingin dilakukan Noval, dan dari penjelasan Jacob saat Noah sibuk berurusan dengan Noval, mereka para kru tahu jika dua pria yang diseret Jacob dalam keadaan babak belur, keduanya adalah pembunuh bayaran yang disiapkan Noval untuk membunuh mereka semua.


“Kalian bisa kembali ke rumah masing-masing, dan aku harap kalian merahasiakan apa yang terjadi di tempat ini! Namun, jika kalian tidak lagi sayang nyawa, silahkan buka mulut apa yang terjadi di tempat ini!” kata Noah tegas, dan para kru dapat mendengar jelas semua itu.


Mereka semua jelas saja masih sayang dengan nyawa masing-masing, dan masih ingin menikmati hidup lebih lama lagi. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk tutup mulut, menyimpan rapat kejadian yang hari ini terjadi di lokasi pemotretan.


“Sayang, mari kita pergi dari sini, dan biarkan Paman Jacob dan para bodyguard yang membereskan tempat ini!” kata Noah, dan dibalas anggukan kepala serta senyuman di wajah Ellena.


Setelah kepergian Noah dan Ellena, belasan orang datang, dan mereka adalah anak buah Jacob yang sudah dipanggil beberapa waktu lalu. Begitu mereka datang, Jacob menyuruh ke-empat bodyguard Ellena untuk pergi mengikuti majikan mereka, dan sisanya akan menjadi urusannya dan anak buahnya.


Mengikuti perintah Jacob yang lebih senior dari mereka, ke-empat bodyguard Ellena segera menyusul Ellena dan Noah. Mereka percaya Jacob dan anak buahnya bisa menyelesaikan apa yang seharusnya menjadi pekerjaan mereka, dan sekarang mereka bisa kembali fokus melindungi Ellena.


......................


Setelah meninggalkan lokasi pemotretan bersama para kru yang kembali ke mobil mereka masing-masing, Noah langsung saja membawa Ellena ke dalam mobilnya, dan secepatnya ia ingin meninggalkan area hutan lalu kembali ke wilayah ibukota.


“Sayang, kamu ingin langsung ke tempat Kakek, atau kamu ingin lebih dulu pergi ke suatu tempat? Jika kamu ingin pergi ke suatu tempat, kamu tinggal mengatakannya, dan aku akan mengantarkanmu ke tempat itu!” kata Noah begitu mereka berdua sudah berada di dalam mobil.


Ellena tidak langsung memberi jawaban, melainkan sejenak dia berpikir. “Sayang, bagaimana kalau kita pergi pantai yang tidak jauh dari tempat ini? Tinggal pergi ke arah selatan kurang lebih lima kilometer, kita bakalan sampai di pantai itu, tapi mungkin kita akan kemaleman saat nanti pulang!” kata Ellena.


“Tidak apa-apa kita telat pulang, tapi tolong bantu aku menjelaskan pada mereka! Aku tidak ingin ada yang kecewa diantara kalian, dan aku harap kamu tidak akan marah jika esok aku menghabiskan waktu seharian dengan salah satu dari mereka!” kata Noah, dan sebisa mungkin dia akan mencegah ada yang kecewa diantara kekasihnya, saat dia menghabiskan satu hari penuh dengan salah satu dari mereka.


“Sayang, kamu tenang saja, mereka hari ini sudah mengizinkan kita berduaan sampai malam, dan itu merupakan kesepakatan bersama. Kalaupun besok atau lusa kamu menghabiskan waktu seharian dengan salah satu dari kami, tidak akan ada yang kecewa ataupun iri, dikarenakan kami semua ingin setiap orang mendapatkan perlakuan adil,” ungkap Ellena, dan apa yang diungkapkannya membuat Noah bisa bernapas lega.


“Kalau begitu, sekarang kita pergi ke pantai!” kata Noah, dan segera ia mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Ellena.


Para kru sebenarnya setelah sesi pemotretan berakhir, mereka juga berencana pergi ke pantai, tapi setelah apa yang terjadi hari ini, mereka memutuskan pulang ke rumah masing untuk sekedar menenangkan diri, sebelum esok hari mereka harus bekerja seperti biasanya.


Sedangkan untuk Jacob dan anak buahnya, Jacob menyuruh anak buahnya membawa Noval, asistennya, dan wanita yang menjadi kaku tangannya ke ruang penyiksaan. Sedangkan untuk dua pembunuh bayaran yang di sewa Noval, keduanya langsung di bawa ke meja operasi untuk dilakukan pembedahan, dan mendapatkan organ dalam mereka yang nantinya dapat diperjualbelikan.


......................


Bersambung.