Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Ketidak Berdayaan Jiwa Iblis


Keadaan Bumi benar-benar hampir pulih seperti sediakala setel beberapa hari ini terhitung hanya belasan kali portal dimensi muncul, dan itu bukan di satu negara melainkan di seluruh Bumi.


Semua orang mulai bisa beraktivitas seperti biasa baik pada siang hari ataupun pada malam hari, bahkan tempat-tempat liburan mulai ramai setelah berbulan-bulan lamanya sepi, dikarenakan orang-orang lebih takut pada keberadaan monster, dibandingkan memaksakan diri pergi berlibur.


Meski keadaan mulai kembali seperti semula, bukan berarti penjagaan di seluruh negara mulai lengah. Justru mereka memperkuat penjagaan, dikarenakan takut akan kemunculan monster, yang tiba-tiba saja datang ke bumi dalam jumlah berkali-kali lebih banyak dari sebelumnya.


Di sisi lain, setelah portal dimensi jarang muncul begitu juga dengan keberadaan monster, peperangan antar beberapa negara kembali pecah setelah sebelumnya melakukan gencatan senjata, akibat monster yang datang mencoba menginvasi Bumi. Setelah tak lagi ada monster yang membuat disepakatinya perjanjian gencatan senjata, perang kembali pecah dan jauh lebih brutal.


Perang besar terjadi di negara-negara yang berada di Benua Putih, juga negara-negara yang berada di kawasan Timur Tengah. Dalam satu hari ratusan tentara dikabarkan telah gugur, dan jumlah mereka terus bertambah.


Noah yang melihat berita tentang pecahnya perang di beberapa negara, dia terlihat acuh karena semua itu tak berhubungan dengan negaranya tercinta.


Lagipula, siapa pemimpin negara yang berani mengusik sebuah negara dengan kekuatan militer terkuat, dan lagi dilindungi oleh prajurit super serta ada juga tentara super dengan jumlah keduanya mencapai jutaan.


Selain adanya prajurit dan tentara super, sebuah negara dikatakan sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat, itu juga dilihat dari alat utan sistem pertahanan yang dimiliki, dan semua yang luar biasa sekaligus sangat mematikan dimiliki oleh negara, yang berada di bawah perlindungan langsung seorang Noah.


Mematikan layar televisi yang masih menyajikan berita tentang peperangan, sekarang Noah mengalihkan perhatiannya kepada para wanita yang berada di sekelilingnya.


Sore nanti mereka akan pergi kembali ke Dunia Monster, untuk menyelesaikan apa yang sudah seharusnya mereka semua selesaikan di Dunia itu. Dikarenakan hari ini mereka hanya memiliki waktu sampai sore, mereka benar-benar menikmati waktunya saat ini dengan bersantai dan bermalas-malasan.


Membiarkan para wanita bersantai, Noah memilih pergi menemui Jacob, yang senantiasa berada di ruang kerjanya, di halaman belakang Mansion keluarga Ludwing.


“Apa Paman tidak ingin melihat seperti apa Dunia Monster?” tanya Noah begitu bertemu Jacob.


“Tuan, sebenarnya aku sangat ingin melihat seperti apa Dunia Monster, tapi kalau aku turut pergi ke tempat itu, siapa yang akan mengurus prajurit super di Bumi? Tentu aku tidak dapat mengurus mereka dari Dunia Monster,” ungkap Jacob.


Mendengar itu dia mengangguk, lalu dia memutuskan kembali bicara, tapi kali ini dia tidak bicara dengan Jacob.


“Sistem, apa bisa Paman Jacob terus mengurus prajurit super yang ada di Bumi, sementara dia berada di Dunia Monster?” tanyanya pada sistem.


[Dengan peralatan yang ada di toko sistem, bukan hal sulit jika Jacob ingin mengurus prajurit super dari Dunia Monster]


Noah tersenyum senang mendengar itu, lalu dia mengarahkan pandangan ke arah Jacob.


“Paman akan ikut denganku ke Dunia Monster, dan untuk seluruh pekerjaan Paman di tempat ini, semuanya saja bisa dikerjakan dari sana termasuk pekerjaan mengurus prajurit super, yang ada di tempat ini,” kata Noah, dan selain ingin membawa Jacob, dia juga akan membawa seratus ribu prajurit super lainnya, untuk sementara waktu tinggal di Dunia Monster.


“Tuan, kalau aku pergi, siapa yang akan mengurus keamanan untuk keluarga Ludwing dan keluarga Milito?” tanya Jacob.


“Paman tetap yang akan mengurusnya, tapi Paman akan melakukannya dark Dunia Monster! Jika terjadi sesuatu yang genting, dalam satu kedipan mata, mudah bagi kita kembali ke tempat ini,” ungkap Noah.


“Kalau seperti itu, aku bisa pergi ke Dunia Monster bersama dengan Tuan,” kata Jacob yang akhirnya mengambil keputusan pergi bersama Noah ke Dunia Monster.


Noah mengangguk mendengarnya, lalu dia kembali berkata, “Paman, tolong juga siapkan seratus ribu prajurit super, yang nantinya juga akan pergi bersama kita ke Dunia Monster! Aku ingin mereka meningkatkan insting dalam pertarungan di Dunia Monster,” perintahnya.


“Baik Tuan, aku akan segera melakukannya,” balas Jacob, dan dengan senang hati dia melakukan apa yang diperintahkan oleh Noah.


Noah kembali menganggukkan kepalanya.


“Sore ini semua harus sudah siap, karena sore ini juga kita akan pergi ke Dunia Monster!” kata Noah, lalu dia pergi meninggalkan ruang kerja Jacob, yang menyatu dengan ruang kerja Hans.


Keluar dari ruang kerja Jacob, Noah menghirup dalam-dalam udara segar Bumi, yang mungkin tak lama lagi akan kembali tercemar, oleh asap kendaraan bermotor yang kembali berlalul lalang di jalan raya.


“Aku harus segera menyelesaikan pertempuran di Dunia Monster, terutama menghentikan kekuasaan Penguasa Dunia Monster! Setelah semuanya selesai, aku akan menikmati hari-hari bersantai bersama seluruh kekasihku, yang tak lama lagi akan menjadi istriku,” gumam Noah dengan senyuman tipis di wajahnya.


Masuk kembali ke dalam Mansion untuk berkumpul dengan para wanita yang sedang menikmati waktu bersantai. Kedatangannya senantiasa disambut senyuman oleh para wanita, dan dia begitu saja merebahkan tubuhnya di karpet tebal yang ada di ruang keluarga, dengan menggunakan paha Amel sebagai bantalnya.


Noah tersenyum melihat Amel yang sedang melihat ke arahnya, lalu dia memejamkan kedua matang saat Amel mulai mengusap lembut kepalan.


‘Hari-hari seperti inilah yang aku inginkan, hari-hari dimana aku bisa bersantai dengan mereka,’ batinnya dengan kedua mata terpejam, menikmati sentuhan lembut tangan Amel.


......................


Sore harinya.


Setelah pamit pada anggota keluarga mereka, Noah dan seluruh kekasihnya kembali ke Dunia Monster, bersama dengan Jacob dan seratus ribu prajurit super.


Dengan sangat mudah Noah memindahkan mereka semua serta dirinya ke Dunia Monster, dan mereka semua muncul tak begitu jauh dari perkemahan yang didirikan oleh Hans.


Panjang umur, baru juga Noah ingin menemuinya untuk memberitahunya tentang kedatangan Jacob dan prajurit super lainnya, Hans sudah lebih dulu datang dengan didampingi lima prajurit super.


Hans dan kelima prajurit super segera memberi hormat pada Noah, dan seluruh kekasihnya.


Noah menerima penghormatan mereka, lalu dia menjelaskan pada Hans kalau mulai hari ini Jacob dan seratus ribu prajurit super akan ikut tinggal untuk sementara waktu di Dunia Monster.


Kedatangan Jacob tentu saja membuat Hans senang, karena mereka sudah menjalin hubungan sangat baik, bahkan sebelum mereka bekerja dibawah Noah, yang mana saat itu mereka bekerja untuk keluarga Ludwing.


Setelah menyerahkan peralatan canggih yang dibelinya dari toko sistem, serta menjelaskan cara penggunaannya, Noah meninggalkan Jacob dan Hans, serta seluruh prajurit super.


“Aku berada di Desa Elf, jika kalian ada perlu denganku, cukup gunakan alat ini untuk menghubungiku!” Noah menyerahkan alat komunikasi selayaknya sebuah ponsel, tapi karena benda itu berasal toko sistem, benda itu memiliki banyak kelebihan dibandingkan ponsel biasa, yang bisa dijumpai di Bumi.


Menyerahkan apa yang perlu dia serahkan pada Hans dan Jacob, Noah segera pergi ke Desa Elf, menyusul seluruh kekasihnya, yang sudah lebih dulu pergi ke Desa Elf.


Di tempat lain, masih di Dunia Monster.


“Hahahaha... Akhirnya aku bebas dari ikatan yang selama ini membuatku tak bisa bergerak bebas meninggalkan istana ini!” kata Jiwa Iblis, yang akhirnya bisa bebas pergi kemanapun, tak lagi akan tertarik kekuatan aneh saat dia pergi terlalu jauh dari istana Penguasa Dunia Monster.


Jiwa manusia didalam tubuh yang sama, dia nampak tidak senang dengan kebebasam Jiwa Iblis.


Dengan bebasnya Jiwa Iblis dari kekuatan yang selama ini menahannya untuk tetap tinggal di Istana Penguasa Dunia Monster, Jiwa Manusia yakin jika peperangan besar akan segera terjadi, dan dia tidak tau apa kekuatan lawan dari Jiwa Iblis telah siap melakukan peperangan besar.


Meski begitu, Jiwa Manusia merasa senang, dikarenakan dia tau kalau kekuatan pasukan Jiwa Iblis, saat ini hanya terdiri dari banyak monster sampah, dengan kekuatan dibawah level 500.


“Percuma juga kau bebas karena lawanmu kali ini benar-benar kuat, dan lagi kau tak lagi memiliki pasukan, sekuat pasukan yang kau miliki di masa lalu. Saat ini kau hanya memiliki pasukan yang terdiri dari sekumpulan sampah,” kata Jiwa Manusia, lalu dia terkekeh.


Jiea Iblis yang sebelumnya tertawa begitu keras karena senang, seketika dia terdiam, begitu mengingat jika saat ini bisa dikatakan kalau dirinya hanya berdiri seorang diri, bahkan pasukannya hanyalah sisa dari pasukan yang jauh lebih kuat.


Benar adanya jika pasukannya yang tersisa hanyalah pasukan sampah, dan jelas mereka bukan lawan sepadan untuk musuh yang jauh lebih kuat dan cerdas.


“Sial! Sekalipun aku bebas, aku membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya, untuk kembali bisa membangun kekuatan pasukan besar, selayaknya apa yang aku miliki di masa lalu,” katanya, dan sedikit dia mulai frustasi.


“Cih, apa kau kira masih ada waktu yang begitu lama untuk menyiapkan pasukan, sementara lawanmu bisa jadi sudah ada di depan pintu istana ini, untuk melakukan pertarungan terakhir denganmu? Sebaiknya kau menyerah, dan mati dengan tenang. Hahahahaha...” Jiwa Manusia tertawa puas, melihat ketidakberdayaan Jiwa Iblis yang selama ini terlalu mendominasi tubuh, yang seharusnya merupakan tubuh miliknya.