
Lagi-lagi polisi dan tentara dibuat bingung oleh bantuan yang datang entah darimana.
Saat mereka semakin tidak berdaya menghadapi makhluk asing yang terus bermunculan, datang juga kekuatan asing yang senantiasa membantu tugas mereka.
“Apa diantara kalian ada yang tau siapa kiranya yang telah membantu kita?” tanya salah satu personil polisi, yang dijawab gelengan kepala hampir semua orang.
“Mereka sangat misterius, dan selalu ada saat kita membutuhkan bantuan. Pernah sekali aku melihat keberadaan mereka dikejauhan, tapi dalam waktu sangat singkat tiba-tiba mereka menghilang,” kata salah satu tentara.
Saat ini personil polisi dan tentara bahu-membahu melakukan pembersihan lokasi pertempuran. Mereka membersihkan lokasi sekaligus mengurus mayat mahkluk asing, bahkan mahkluk asing yang layak dikatakan monster.
Dengan tinggi lebih dari tiga meter, jelas sosok Minotaur dapat dikatakan sebagai monster. Tinggi besar dan kuat, benar-benar sosok yang tidak mudah dikalahkan.
“Apa mereka manusia seperti kita, atau mereka sama-sama makhluk asing seperti yang menjadi lawan kita?” tanya salah satu tentara, dengan rasa penasaran yang begitu tinggi pada sosok yang sering membantu tugasnya.
Tentara yang pernah melihat meski hanya sekilas keberadaan sosok yang sering membantu tugas mereka, segera dia memberi jawaban, “Mereka terlihat selayaknya manusia biasa seperti kita, tidak seperti musuh kita yang hanya menyerupai manusia, tapi ada bagian dari tubuhnya yang menunjukkan jika mereka bukan manusia.”
“Mungkinkah mereka prajurit khusus yang dikembangkan oleh pemerintah, dan keberadaan mereka dikhususkan untuk melawan para makhluk asing yang datang menyerang negara ini?” ujar salah satu personil polisi.
Mendengar itu sebagian orang mulai menyakinu jika bala bantuan yang mereka dapat berasal dari prajurit khusus yang dikembangkan oleh pemerintah.
Namun, lebih banyak dari mereka yang yakin jika bala bantuan berasal dari keberadaan yang belum pasti.
Selanjutnya mereka tidak lagi terlibat obrolan, dan lebih fokus pada tugas yang harus segera diselesaikan. Begitu seluruh tugas telah terselesaikan, mereka semua kembali ke markas besar untuk istirahat.
Hari ini semua merasa beruntung karena tidak ada yang menjadi korban dari musuh. Hanya ada yang terluka, itu juga hanya luka ringan yang butuh penanganan biasa untuk kesembuhan.
......................
Saat malam berubah menjadi pagi, tidak lagi ada kabar munculnya portal di berbagai tempat.
Dari intensitas kemunculan portal, lebih sering portal muncul dari menjelang tengah malam sampai menjelang pagi, meski telah terjadi kemunculan portal sebanyak dua kali saat sore menjelang malam.
Pagi hari sampai menjelang sore, semua orang bisa beraktivitas seperti biasa, meski semua aktivitas berada dalam pengawasan personil polisi dan tentara.
Meski dari pagi sampai menjelang sore tidak pernah ditemukan kemunculan portal, tetap saja keamanan tidak dikendorkan. Personil polisi dan tentara secara bergantian melakukan penjagaan, baking siang maupun malam.
Hal seperti ini bukan hanya terjadi di negara yang ditempati Noah, tapi hal serupa juga terjadi di seluruh negara, yang ada di Bumi.
Makhluk asing diketahui juga muncul di Kutub Selatan maupun di padang pasir, dan diketahui mereka bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Untuk menghadapi makhluk asing yang keberadaannya semakin meresahkan, negara-negara maju berlomba-lomba menciptakan senjata untuk melawan makhluk asing.
Negara barat menciptakan robot prajurit untuk melawan makhluk asing dari jarak dekat.
Sementara negara timur, senjata laser berhasil dikembangkan, dan telah bisa digunakan untuk melawan musuh.
Sementara itu di Negara yang ditempati Noah, perusahaan Noah telah memproduksi secara masal peluru perak dan peluru emas mulai hari ini, dan dalam dua hari ke depan jutaan peluru sudah bisa diperjualbelikan.
Membeli cetak biru peluru perak dan peluru emas, nyatanya tidak sulit bagi perusahaan Noah memproduksi kedua jenis peluru.
Selain dari perusahaannya, jutaan butir peluru perak maupun emas juga dapat diperoleh Noah dari toko sistem, tapi Noah akan menggunakan itu untuk mempersenjatai orang-orangnya.
Selain perusahaan Noah, perusahaan milik negara yang berfokus pada produksi amunisi berupa peluru juga telah memproduksi peluru perak dan emas.
Semua itu bisa terjadi karena campur tangan Noah, yang dalam beberapa waktu terakhir diam-diam dia memiliki hubungan baik dengan pengelola perusahaan negara, yang memproduksi amunisi berupa peluru.
......................
“Sayang, hari sudah sore, mau sampai kapan kamu tertidur?” tanya Ellena datang ke kamar Noah, untuk membangunkan pemilik kamar.
“Apa benar sudah sore?” tanya Noah sambil perlahan membuka kedua matanya.
“Ternyata benar-benar sudah sore!” kata Noah melirik warna sinar matahari dari jendela kamarnya, lalu dia tersenyum saat melihat Ellena yang sedang tersenyum.
“Sayang, sebaiknya kamu segera mandi, dan setelahnya kita makan sore bersama!” kata Ellena, lalu dia mencium bibir Noah sebelum pergi dengan sedikit berlari.
Mendapati tingkah Ellena, Noah hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, dan setelahnya dia segera pergi ke kamar mandi.
“Munculnya portal dan makhluk asing benar-benar merubah cara hidupku, bahkan banyak perusahaan milikku gulung tikar akibat munculnya portal dan makhluk asing!” gumam Noah begitu dia berada di kamar mandi.
Dari semua perusahaan yang dimiliki Noah, saat ini hanya tersisa tiga perusahaan yang masih beroperasi, tapi keuntungan yang didapat sangatlah besar.
Sementara untuk hotel, Noah menjadikan seluruh hotel miliknya sebagai tempat tinggal prajurit super dan tempat tinggal para pengawal seluruh anggota keluarganya.
Meski di saat krisis keamanan seperti saat ini mata uang sangatlah tidak berharga, tapi tidak ada salahnya untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan untuk persiapan jika di masa depan krisis keamanan bisa dilewati.
Beruntung krisis keamanan belum menjadi krisis pangan, jadi keadaan orang-orang untuk sementara waktu masih terkendali.
Noah menghabiskan lima belas menit untuk mandi, dan setelah selesai mandi serta berganti pakaian, dia segera keluar dari kamarnya, berjalan menuju ruang makan untuk makan sore bersama kedelapan kekasihnya.
Sore seperti ini dia belum disibukkan dengan informasi sistem, yang memberitahu kemunculan portal, yang nantinya dia akan mengerahkan prajurit super untuk menghancurkan portal yang muncul.
Jadi, selama belum sibuk, Noah senantiasa menghabiskan banyak waktu dengan kedelapan kekasihnya, juga dengan si kecil Jihan yang senantiasa menempelinya saat acara makan bersama.
Makan sore bersama berlangsung dengan cepat, dikarenakan semua orang sudah terbiasa makan cepat sejak munculnya portal dan makhluk asing.
Hari ini akan ada ribuan prajurit super baru yang siap bertugas, dan kini total sudah ada lima belas ribu prajurit super, yang nantinya akan disebar di seluruh pulau, di Nusantara.
Namun, jika nanti jumlah prajurit super menyentuh seratus ribu orang, Noah akan mengirim seperempat jumlah mereka ke negara tetangga, yang memiliki kekuatan militer paling lemah.
Setidaknya jumlah itu akan tercapai dalam tiga minggu atau satu bulan ke depan. Lalu untuk berapa banyak jumlah prajurit super yang diinginkannya, Noah ingin memiliki setidaknya dua juta orang prajurit super, yang nanti dapat disebar di berbagai negara, di belahan Bumi mana pun.
......................
Sinar matahari mulai meredup sebagai pertanda jika tidak lama lagi akan datang malan.
Langit mulai menghitam, dan di beberapa negara yang memiliki putaran waktu sama persis seperti perputaran waktu di Nusantara, portal penghubung Bumi dengan dimensi lain mulai bermunculan, dan suara tembakan serta ledakan segera saja terjadi.
Negara yang kuat melawan sekuat tenaga, sementara negara lemah, rakyat di negara itu hanya bisa mengungsi atau bersembunyi saat malam datang.
Sejauh ini sudah ada dua puluhan negara yang jatuh ke tangan makhluk asing, dengan setengah dari jumlah keseluruhan negara yang jatuh ke tangan makhluk asing sedang berusaha direbut kembali.
Kurangnya persiapan membuat beberapa negara tidak siap menghadapi serangan makhluk asing, yang membuat mereka akhirnya kalah.
Kekuatan militer beberapa negara memilih mundur untuk melakukan persiapan yang lebih matang. Baru setelah persiapan mereka sudah lebih baik, mereka melakukan serangan balasan, dan mencoba merebut kembali negara yang sebelumnya jatuh ke tangan makhluk asing.
Dalam dua hari terakhir tersiar kabar jika portal juga muncul di kawasan lautan, dan membuat pertarungan di laut tidak bisa terelakkan.
“Bukannya membaik, tapi keadaan setiap harinya justru semakin memburuk!” gumam Noah saat melihat berita di televisi.
‘Sepertinya sudah saatnya mengeluarkan mereka!’ batin Noah, dan dia akan segera mengeluarkan salah satu alat tempur utama yang diproduksi kedua perusahaannya.
Jika salah satu perusahaan yang masih beroperasi adalah perusahaan yang memproduksi senjata api serta amunisinya, untuk dua perusahaan lainnya, merupakan perusahaan yang memproduksi senjata berat, termasuk senjata yang dapat digunakan di dalam air.
‘Dengan adanya cetak biru senjata yang bisa aku beli dari toko sistem dan langsung bisa diproduksi, dengan semua itu aku yakin dapat menyelesaikan misi mengalahkan seluruh mahkluk asing yang benar-benar membuatku harus bekerja keras, sama persis seperti nama sistem yang aku miliki!’ Kembali Noah membatin, dan selanjutnya dia sibuk dengan banyaknya informasi yang diberikan sistem padanya tentang kemunculan portal di berbagai tempat.
......................
Bersambung.