
Jacob langsung saja bergerak mengayunkan tinju ke arah dada Andre yang telah begitu berani ingin mencelakai Tuan Mudanya.
“Beraninya kau ingin melukai Tuan Muda, kau harus mati!” teriak Jacob dengan kemarahan yang tidak lagi bisa ditahan. Dia marah, sangat-sangat marah dan ingin langsung membunuh Andre.
Andre sebisa mungkin mencoba menghindari tinju Jacob, tapi dia bukanlah lawan sepadan untuk Jacob, dan sedari dulu dia tidak akan pernah menang jika sudah berurusan dengan Jacob.
Buugh...
“Uhuk... Uhuk... sialan, ini sangat menyakitkan!” kata Andre lirih sambil memegangi dadanya.
Andre merasakan sakit di dadanya yang membuatnya merasakan sesak. Dia merasa tenaga Jacob bukannya melemah seiring bertambahnya usia, tapi dia justru merasa jika tenaga Jacob jauh lebih kuat, dari terakhir kali dia merasakan pukulan Jacob.
“Sial! Jika ini terus berlanjut aku benar-benar akan mati di tangannya!” Setelah mengatakan itu Andre mencoba mencari celah untuk pergi melarikan diri, tapi dia tidak melihat adanya celah yang bisa digunakan untuk pergi melarikan diri.
Ada Jacob dihadapannya yang jelas menginginkan kematiannya, sementara di bagian belakang, di tempat itu ada Noah yang tidak mungkin membiarkannya pergi melarikan diri. Sisi kanan dan kirinya adalah dinding, dan tentunya dia tidak bisa menembus dinding yang begitu kokoh.
“Jangan harap kau bisa pergi melarikan diri karena kematianmu sudahlah pasti!” kata Jacob tegas, dan dia kembali bergerak cepat menyerang Andre yang terlihat pasrah dengan apa yang terjadi padanya.
Noah hanya melihat apa yang dilakukan Jacob pada Andre, dan dia yakin jika Jacob lebih dari mampu untuk mengalahkan pria itu. Tidak lama kemudian perhatiannya segera tertuju pada para wanita yang keluar dari kamar Nancy, dan mereka berjalan santai mendekat ke arahnya.
Mengingat apa yang belum lama ini dia katakan pada pria yang sedang berkelahi dengan Jacob, Noah yakin jika para wanita mendengar semua perkataannya, termasuk perkataan tentang dirinya yang mengatakan kalau Nancy adalah kekasihnya. Namun, dia yakin jika para wanita tahu jika perkataannya hanyalah untuk membohongi pria yang ingin membawa Nancy.
Tidak lama kemudian ke-empat wanita sudah berdiri di dekat Noah, melihat perkelahian yang dilakukan Jacob dan Andre. Nancy berdiri di bagian belakang ditemani Sasa, sedangkan Agnes dan Ellena berdiri tepat di depan keduanya.
“Siapa pria yang sedang berkelahi dengan Paman Jacob?” tanya Ellena tidak mengenali siapa sosok yang sedang berkelahi dengan Jacob.
“Dia Andre, pemimpin penjaga keamanan keluargaku,” jawab Nancy menjelaskan siapa itu Andre.
Ketiga wanita mengangguk bersamaan setelah mendengar jawaban Nancy, dan setelahnya Agnes dan Ellena bersikap waspada saat tiba-tiba Andre bergerak cepat mencoba menyerang mereka.
Noah menggelengkan pelan kepalanya, saat Jacob ingin mengejar Andre. Mengerti dengan kode yang diberikan Noah, Jacob memutuskan diam di tempat, membiarkan Andre melakukan apa yang ingin dia lakukan.
Namun, tidak lama kemudian Jacob bisa melihat Andre terpental dan tubuhnya menghantam dinding begitu terkena tendangan yang dilakukan Agnes. Tendangan itu sangat kuat, membuat Andre harus merasakan rasa sakit dari tulang tangannya yang patah, setelah sebelumnya dia menggunakan tangannya mencoba menahan tendangan Agnes.
“Aaargh!” Andre berteriak kesakitan sambil memegangi lengan tangannya. “Kekuatan dan keterampilan wanita itu menunjukkan jika dia adalah sosok terlatih, dan kemampuannya tidak berbeda jauh dari Jacob,” gumamnya sambi menahan sakit.
“Jelas aku tidak bisa menggunakan para wanita sebagai tameng supaya aku bisa pergi dari tempat ini!” kembali Andre bergumam, dan sekarang pikirannya benar-benar buntu, dikarenakan dia tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Saat berikutnya, pandangan Andre tiba-tiba mulai menggelap, setelah sebelumnya dia merasakan pukulan yang sangat kuat di tengkuknya.
Sebelum pandangannya benar-benar gelap, dia sempat melihat Jacob tersenyum padanya, dan setelahnya semua menjadi gelap, dikarenakan dia telah kehilangan kesadarannya.
Sementara itu untuk orang-orang yang datang bersama Andre, mereka akan diurus oleh orang-orang yang saat ini sudah dalam perjalanan. Mereka adalah tim pembersih, yang tugasnya melakukan bersih-bersih. Baik itu membersihkan mayat, ataupun membersihkan tempat terjadinya pertarungan.
“Tuan Muda, mobil untuk mengangkut barang-barang sudah saya siapkan, dan nanti salah satu anak buah saya yang akan mengemudikan mobil itu!” kata Jacob dengan sedikit menundukkan kepalanya.
Noah hanya menganggukkan kepala dan tersenyum sebagai balasan, lalu dia segera saja membawa para wanita pergi meninggalkan unit apartemen Nancy. Tentunya sebelum pergi Nancy mengunci pintu unit apartemennya, dan untuk barang-barangnya, sudah ada anak buah Jacob yang membawakan barang-barang milik Nancy.
Dalam perjalanan menuju tempat parkir, Ellena membuka suara, berbicara pada Noah, “Sayang, aku tahu sebelumnya kamu berbohong pada pria yang ingin membawa Nancy, tentang hubungan kamu dengan Nancy! Daripada cuma bohongan, bagaimana jika kamu segera mewujudkan semua itu?”
Noah tersenyum mendengar semua itu, dan setelahnya dia berkata, “Jika aku berjodoh dengannya, tidak lama lagi semua itu pasti terjadi, tapi jika aku tidak berjodoh dengannya, sangat mustahil semua itu bisa terjadi, dan tidak ada satu orangpun yang bisa memaksakan jodoh antara aku dan dia!” Tegas Noah mengatakan semua itu.
Ellena yang mendengarnya hanya mengangguk, dan dia sama sekali tidak memiliki keinginan memaksakan perjodohan antara Noah dan Nancy.
“Sebaiknya kita sekarang bergegas ke mobil!” kata Noah, dan mereka semua bergegas pergi ke mobil yang sudah terlihat dari tempat mereka saat ini.
Begitu semua orang sudah berada di dalam mobil, Noah segera mengemudikan mobil menuju rumah Agnes untuk mengantarkan Nancy, dan setelahnya dia akan menjemput Jihan di rumah Kakaknya. Jika memaksa sekalian menjemput Jihan, dia merasa mobilnya akan terlalu sempit untuk semua orang.
Sementara itu, di Mansion keluarga Nancy, seluruh anggota keluarga Nancy menunggu kabar baik dari Andre yang pergi untuk membawa pulang Nancy. Mereka semua sudah sepakat untuk mengakhiri hubungan pertunangan antara Nancy dan Edgar, dan mereka berencana akan langsung menikahkan Nancy dengan salah satu investor terbesar, di perusahaan yang dikelola kedua orangtua Nancy.
Meski pria yang ingin mereka nikahkan dengan Nancy sudah memiliki dua istri dan usianya juga tidak lagi muda, bahkan usianya hampir sepantaran Ayah Nancy, tapi seluruh anggota keluarga Nancy sepakat menikahkannya dengan pria itu untuk menyelamatkan bisnis keluarga.
Mereka semua yakin jika Nancy bakalan menolak apa yang menjadi keinginan mereka, tapi mereka beranggapan jika Nancy harus menuruti semua yang menjadi keinginan mereka sebagai balasan dia selama ini menikmati kekayaan keluarganya.
Sebenarnya Nancy memiliki adik yang selisih dua tahun darinya, tapi kedua orangtuanya tidak rela jika adik Nancy yang harus dikorbankan untuk menyelamatkan bisnis keluarga. Mereka jauh lebih rela jika Nancy yang dikorbankan, apalagi semua orang juga tahu siapa Nancy di keluarga mereka.
Jika adik Nancy adalah putri kandung kedua orangtuanya, berbeda dengan Nancy yang hanya merupakan anak angkat kedua orangtuanya, dan selama ini seluruh anggota keluarganya menutup rapat fakta tentang Nancy yang hanya seorang anak angkat. Mereka semua juga menutup fakta tentang harta, yang seharusnya menjadi milik Nancy sejak berusia 20 tahun.
Seluruh harta yang selama ini mereka akui sebagai milik mereka, sebenarnya semua harta itu adalah milik mendiang kedua orangtua Nancy, dan seharusnya seluruh harta itu jatuh ke tangan Nancy saat dia genap berusia 20 tahun. Namun, mereka yang dulunya hanya pelayan di Mansion keluarga Nancy, mereka mengakui semua harta Nancy sebagai milik mereka, bahkan mereka menjalin kerjasama dengan pengacara, yang seharusnya memberitahukan semuanya pada Nancy.
Setelah merebut apa yang seharusnya bukan milik mereka, kini mereka justru masih ingin menggunakan Nancy, untuk menyelamatkan perusahaan yang selama mereka kelola.
Bukannya maju saat mereka yang mengelolanya, perusahaan itu seolah jalan di tempat, dan akhir-akhir ini justru mengalami penurunan. Jika investor tidak memberikan dana segar pada perusahaan, bisa dipastikan tidak lama lagi perusahaan itu akan mengalami kebangkrutan.
Bagaimana mungkin sebuah perusahaan bisa berkembang, jika selama ini besarnya pengeluaran senantiasa lebih besar dari pendapatan?
......................
Bersambung.