
Kelima kekasih Noah telah mendapatkan manfaat dari pil kekuatan super yang telah mereka konsumsi. Kekuatan fisik mereka meningkatkan pesat, seolah mereka sudah bertahun-tahun melatih kekuatan fisik.
Sementara itu, untuk keterampilan berbagai macam teknik beladiri dan keterampilan menggunakan berbagai jenis senjata, mereka menguasainya sampai tahap tertinggi. Sekarang mereka dapat melindungi diri sendiri, bahkan mereka bisa melindungi orang lain. Namun, mereka tidak perlu melakukan apa-apa selama masih ada Noah, yang bisa melakukan banyak hal untuk mereka semua.
Kelak di masa yang akan datang Noah yakin banyak bahaya yang bisa mengancam keselamatan mereka berlima, oleh karena itu, ia senang karena sistem memberinya hadiah berupa pil kekuatan super. Dengan begini, setidaknya mereka jauh lebih aman daripada sebelumnya.
Kelima kekasih Noah juga terlihat senang dengan keadaan mereka saat ini. Bisa dikatakan mereka saat ini adalah lima wanita super, dan di dunia itu tidak bakal bisa menemukan keberadaan wanita yang lebih kuat dari mereka berlima. Jangankan menemukan yang lebih kuat, menemukan yang memiliki kekuatan setara dengan mereka saja kemungkinan tidak akan pernah bisa ditemukan.
Bukan hanya paling kuat diantara seluruh wanita yang ada di dunia, tapi mereka juga lebih kuat dari sosok pria yang paling kuat di dunia ini. Meski tubuh mereka Berlin kecil, dan tidak terlihat selayaknya orang yang melatih kekuatan fisik selama bertahun-tahun, tapi nyatanya, dengan kekuatan fisik yang mereka miliki, seekor gajah sekalipun dapat dengan mudah mereka tumbangkan.
Itu hanya dengan kekuatan fisik mereka, belum lagi jika mereka sudah menggunakan keterampilan beladiri dan keterampilan menggunakan berbahagia jenis senjata, bisa dipastikan mereka tidak akan terkalahkan, tapi bukan berarti mereka tidak bisa mati.
Mereka masih bisa mati. Tubuh mereka tidak memiliki kekebalan terhadap senjata tajam, senjata api, maupun racun. Oleh karena itu mereka tetap saja bisa mati, meski tentu tidak akan mudah jika seseorang menginginkan kematian mereka, apalagi masih ada sosok Noah yang tentu bakal melindungi mereka.
Kini, kelima kekasih Noah yang telah mendapat manfaat pil kekuatan super, mereka bersama-sama mencoba kekuatan, yang mereka dapat setelah menyerap manfaat pil kekuatan super. Jane, Sasa, serta Ellena, mereka bergantian melakukan latih tanding, sedangkan Agnes dan Joy hanya menjadi penonton karena keduanya sudah puas mencoba kekuatan barunya.
Sementara itu, Noah yang tidak ikut pergi ke halaman belakang bersama kelima kekasihnya, ia memilih melakukan pembicaraan dengan Jacob, perihal rancana balas dendam pada Edgar, sosok yang telah mengirim banyak pembunuh bayaran untuk membunuhnya. Jacob sendiri sudah mengkonsumsi satu pil kekuatan super, yang membuat dia jauh lebih kuat dari sebelumnya, dan rencananya tengah malam ini Noah akan membawa Jacob bersenang-senang di Mansion Edgar.
Edgar sudah lama tidak tinggal di Mansion keluarganya dan memilih tinggal di Mansion nya sendiri. Dia merasa lebih bebas dengan tinggal di Mansion nya sendiri, dan sudah tidak terhitung seberapa banyak wanita yang ia masukkan ke dalam Mansion nya. Para wanita itu tentu saja dijadikan penghangat ranjang oleh Edgar, dan dari mata-mata yang dikirim Jacob, malam ini Edgar akan melangsungkan sebuah pesta di Mansion nya, dan tentu semua itu di luar sepengetahuan tunangannya.
......................
Tengah malam di Mansion Edgar.
Musik masih terdengar dari ruang tengah Mansion yang telah disulap menjadi tempat berpesta. Pria maupun wanita terlihat sangat menikmati pesta yang begitu liar, bahkan tanpa rasa malu ada wanita yang sedang melakukan dengan dua orang pria di tengah keramaian pesta.
Edgar sendiri yang merupakan tuan rumah pesta kali ini, tidak tanggung-tanggung, ia membawa empat wanita ke kamarnya, dan sekarang para wanita itu sedang menari sambil melepas apapun yang mereka gunakan, untuk menutupi keindahan tubuh mereka.
“Malam ini kalian adalah milikku, dan kalian harus memberikan kepuasan padaku! Aku sudah membayar mahal untuk mendapatkan kalian, dan sekarang tugas kalian melayaniku dan memanjakanku, karena malam ini aku adalah Raja kalian!” kata Edgar, dan ia masih belum sadar jika ia mulai terpengaruh, oleh minuman yang baru saja ia minum.
Minuman yang ia minum memberikan efek halusinasi, dan minuman itu juga meningkatkan keinginannya memburu kenikmatan dengan para wanita. Namun, halusinasi membuatnya tidak lagi bisa membedakan mana pria dan mana wanita yang sesungguhnya.
“Tuan Muda, apa kita harus melihat adegan di tempat itu dari awal sampai akhir? Jujur saya lebih suka melihat tubuh orang dipotong-potong daripada melihat adegan seperti itu! Adegan seperti itu benar-benar sangat menjijikkan!” ujar Jacob, dan ia melihat layar televisi, yang sedang menayangkan adegan panas Edgar dengan empat wanita jadi-jadian.
“Apa Paman sedari tadi melihatnya? Betapa bodohnya Paman melihat semua itu, padahal aku tidak menyuruh Paman melihatnya! Aku saja tidak melihat, dan hanya sesekali mendengar suara Edgar yang sepertinya sangat menikmati permainannya dengan ke-empat wanita jadi-jadian!” kata Noah dengan santainya.
Mendengar itu, Jacob baru sadar jika Noah memang tidak pernah menyuruhnya melihat adegan Edgar bersama ke-empat wanita jadi-jadian. Sekarang ia mengutuk kebodohan dirinya sendiri, dikarenakan telah melihat adegan yang tidak seharusnya ia lihat.
Menjebak Edgar di Mansion nya sendiri adalah rencana mereka, dan pesta yang sedang dilakukan Edgar justru mempermudah keberhasilan rencana mereka. Sekarang rencana mereka sedang berjalan, dan setiap adegan yang bisa mereka lihat di layar televisi, semua orang sedang melihatnya, dikarenakan Noah sengaja menayangkan secara langsung adegan Edgar yang sedang memburu kenikmatan bersama ke-empat wanita jadi-jadian.
‘Kalau saja aku tidak mendengar langsung dari mulut mereka, jika mereka adalah wanita jadi-jadian, aku tidak akan percaya jika mereka bukan wanita tulen,’ Noah membatin.
Jacob adalah orang yang ia tugas mencari empat wanita jadi-jadian, dan minuman yang diminum Edgar juga dipersiapkan oleh Jacob. Di awal kedatangan ke-empat wanita yang saat ini sedang bersenang-senang dengan Edgar, Noah sempat mengira mereka sebagai wanita tulen, tapi saat mendengar suara asli mereka, ia sadar jika mereka hanya sekumpulan orang yang lupa dengan jatidirinya.
Noah yang melakukan siaran langsung, ia bisa melihat setidaknya ada puluhan ribu orang yang melihat adegan Edgar bersenang-senang dengan ke-empat wanita jadi-jadian. Lampu di kamar Edgar yang terang benderang, membuat semua orang dapat mengenali sosok Edgar, dikarenakan wajah Edgar memang cukup sering terlihat wara-wiri di beberapa stasiun TV Nasional.
Oleh karena itu, wajar jika banyak orang yang mengenalinya, dan lebih dari sembilan puluh persen orang yang menonton siaran langsung, mereka menghujat kelakuan Edgar, dan mereka menganggap jikq Edgar bukanlah sosok pria normal karena ia melakukan penyatuan dengan sesama jenisnya.
Sementara itu, di sebuah kamar seorang wanita baru saja melihat siaran langsung yang menampilkan adegan menjijikkan Edgar bersama ke-empat wanita jadi-jadian. Wanita itu adalah Nancy, dan ia tahu tentang siaran langsung ini dari teman-temannya, yang secara tidak sengaja menemukan siaran langsung Edgar dan ke-empat wanita jadi-jadian.
“Edgar, aku tidak menyangka jika kau adalah pria tidak normal yang sangat menjijikkan! Aku tidak akan menikah dengan pria menjijikkan sepertimu! Lebih baik aku tidak diakui sebagai anggota keluargaku sendiri, daripada harus menikah dengan pria menjijikkan sepertimu!” gumam Nancy, dan ia merasa sangat jijik pada sosok Edgar, yang mana akhir-akhir ini ia mulai menaruh hati pada pria itu.
Namun sayangnya semua tidak seindah harapannya. Ia sempat berharap Edgar adalah jodohnya, dan saat pacaran dengan Noah itu hanyalah proses pendewasaan diri untuknya. Sekarang harapannya menguap, setelah ia melihat seberapa menjijikkannya sosok Edgar.
Sekarang ia merasa menyesal, sangat-sangat menyesal karena tidak berusaha memperjuangkan hubungannya dengan pria sebaik Noah. ‘Noah, maafkan aku, dan mungkin apa yang aku alami saat ini adalah balasan atas apa yang pernah aku lakukan padamu.’ batinnya.
......................
Bersambung.