Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Calon Istri Baru


Setelah bisa istirahat lebih cepat dibandingkan hari-hari sebelumnya, Noah siang ini sudah bangun, dan saat ini dia dalam perjalanan menuju istana Presiden, dikarenakan siang ini dia ada janji makan siang bersama Presiden, sekaligus ada yang ingin dibicarakan sang Presiden empat mata dengannya.


Noah duduk tenang di dalam mobil, dan dari kedelapanqq kekasihnya, hanya ada Prilly, Sasa, dan Joy yang bisa menemaninya. Sementara yang lainnya, mereka masih lelah setelah melakukan permainan panas dengan Noah beberapa waktu yang lalu.


“Sepertinya dia menaruh curiga padamu tentang kelompok yang membantu pihak kepolisian dan tentara,” ujar Sasa, sambil melihat wajah Noah.


“Dia pasti curiga padaku, apalagi setelah pencapaian luar biasa NIL Company dalam beberapa waktu terakhir,” balas Noah sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.


“Sayang, apa kamu nanti akan memberitahu jika kelompok itu memang berada di bawah kepemimpinanmu? Menurutku, tidak ada salahnya memberitahu dia tentang keberadaan prajurit super,” ungkap Joy yang duduk tepat di sebelah Noah.


“Jika dia pantas untuk mengetahui semua itu, aku tidak akan segan memberitahunya. Akan tetapi, jika dia memiliki niatan ingin memanfaatkan prajurit super untuk kepentingannya, aku akan menutup rapat informasi tentang prajurit super darinya!” balas Noah.


Ketiga kekasih Noah yang mendengar itu menganggukkan kepala, dan tidak lama kemudian mereka sampai di istana negara.


Mereka masuk melalui gerbang khusus, yang akan membawa mereka langsung ke bagian dalam istana negara. Bukan tanpa alasan mereka masuk lewat gerbang khusus, itu karena gerbang utama saat ini sedang ramai wartawan, yang ingin mendapatkan informasi dari Presiden tentang cara menanggulangi masalah munculnya monster.


Begitu mobil berhenti, Noah menjadi orang pertama yang keluar dari mobil, lalu dia mengulurkan tangan membantu ketiga kekasihnya keluar dari mobil. Setelah semua keluar mobil, mereka segera mengikuti arahan petugas keamanan Presiden, yang membawa mereka langsung menuju ruang makan di istana negara, dikarenakan sebentar lagi tiba waktu makan siang.


Dengan ekspresi wajah yang begitu tenang, Noah dan ketiga kekasihnya berjalan menuju ruang makan, dan ternyata Nyonya Anggun, sosok wanita yang sudah menjabat sebagai Presiden selama dua periode, ternyata dia sudah menanti kedatangan Noah dan ketiga kekasihnya.


Dari kejauhan, Noah memuji kecantikan Nyonya Anggun, yang masih terlihat cantik di usia kepala empat.


Sementara Nyonya Anggun yang baru pertama kali melihat sosok Noah secara langsung, dia merasa desiran aneh pada tubuhnya, sesuatu yang sudah lama tidak dia rasakan, sejak terkahir kali merasakannya sebelum kematian suaminya.


Seger dia menormalkan keadaannya, begitu melihat Noah dan ketiga kekasihnya telah sampai di ruang makan, tidak jauh dari tempatnya berdiri.


Nyonya Anggun tahu jika Noah bukan pria yang setia pada satu wanita, melainkan dia memiliki delapan kekasih, dan semua tinggal di bawah atap yang sama. Luar biasanya, kedelapan kekasih Noah dapat hidup rukun, dan mereka semua mendapatkan perlakuan yang adil.


Sebagai tuan rumah dan yang memiliki kepentingan dengan Noah, Nyonya Anggun berjalan menghampiri Noah, lalu dia menjabat tangan pria yang sejak awal melihat sudah membuatnya tertarik.


Dia yang sejak kematian sang suami tidak lagi memiliki ketertarikan pada seorang pria, entah kenapa kali ini dia benar-benar merasa tertarik pada pria yang jauh lebih muda darinya, dan pria itu sudah memiliki lebih dari satu kekasih.


‘Sungguh pesona yang sangat kuat! Pantas saja banyak wanita luluh dan rela menjadi kekasihnya,’ batin Nyonya Anggun begitu dia selesai menjabat tangan Noah, dan kini beralih menjabat tangan ketiga wanita cantik, yang merupakan kekasih Noah.


‘Mereka adalah pasangan serasi, dan aku merasa aura yang sangat mendominasi dari mereka.’ Kembali Nyonya Anggun membatin, setelah selesai menyalami ketiga kekasih Noah.


Melirik orang-orang di ruang makan, tanpa bersuara, mereka yang dilirik Nyonya Anggun seger pergi, dan kini hanya menyisakan Nyonya Anggun, Noah, dan ketiga kekasih Noah.


“Silahkan duduk, dan anggap di rumah sendiri?” ucap Nyonya Anggun ramah.


“Terimakasih Nyonya Anggun!” balas Noah lalu dia duduk, dan diikuti oleh ketiga kekasihnya yang duduk lurus di samping kanan Noah.


Sedangkan Nyonya Anggun, dia duduk tepat di hadapan Noah, dan sesekali melirik Noah maupun ketiga kekasihnya.


“Sungguh kalian adalah pasangan yang sangat serasi.” Nyonya Anggun tulus memberi pujian, dikarenakan dari apa yang dilihatnya, Noah dan ketiga kekasihnya memang sangat serasi.


Noah dan ketiga kekasihnya yang mendapat pujian dari Nyonya Anggun, mereka hanya tersenyum, dan setelah tuan rumah mempersilahkan mereka makan, acara makan malampun segera dimulai.


Makan siang berlangsung begitu tenang, dan semua orang tidak ada yang berniat membuka suara saat makan.


Mereka semua termasuk dalam orang yang menyukai ketenangan saat makan malam, dan kali ini hanya Sasa yang melayani Noah, dikarenakan hanya dia yang berada paling dekat dengan Noah.


Prilly dan Joy tidak bisa melakukannya karena saat ini mereka berjarak cukup jauh dari tempat duduk Noah, dan sangat tidak sopan jika mereka berjakan saat Nyonya Anggun sedang makan.


Setengah jam berlalu, acara makan siang berakhir, dan Nyonya Anggun membawa Noah dan ketiga kekasihnya menuju ruang bersantai, berada tepat di sebelah ruanh makan.


Lagi-lagi hanya ada mereka berlima di dalam ruangan, dan Noah juga tidak melihat adanya kamera CCTV, baik di dalam ruangan, ataupun kamera CCTV di luar yang menyorot ke arah ruang bersantai.


“Tuan Noah, apa kita bisa mulai membicarakan sesuatu yang serius?” tanya Nyonya Anggun.


“Bukannya itu tujuan utama Nyonya Anggun mengundang saya datang ke tempat ini!” ujar Noah lalu dia tersenyum.


Anggun ikut tersenyum, dan dia kagum akan ketenangan yang saat ini ditunjukkan Noah.


“Tuan Noah, saya bukan orang yang suka berbasa-basi, jadi langsung saja, apa NIL Company bersedia menjalin hubungan lebih erat dengan pemerintah?” tanya Nyonya Anggun.


“Aku sebagai NIL Company bersedia melakukan kerjasama lebih erat dengan pemerintah, bahkan aku sudah berencana menjadikan pihak pemerintah adalah prioritas NIL Company,” balas Noah, membuat senyuman muncul di wajah Nyonya Anggun.


“Kalau begitu, masalah surat perjanjian besok akan langsung dikirimkan ke kantor NIL Company,” ungkap Nyonya Anggun sambil mengulurkan tangan.


“Lebih cepat lebih baik untuk kerjasama kita!” Noah menyambut uluran tangan Nyonya Anggun, dan dia bisa merasakan tekstur tangan yang begitu lembut, tapi Noah bisa merasakan jika tangan itu tidak sepenuhnya bersih.


Banyak nyawa yang sudah dihilangkan oleh tangan yang begitu lembut, dan penilaian Noah seratus persen benar.


Nyonya Anggun tersenyum saat yakin jika Noah bisa mengetahui masa lalunya hanya dengan menyentuh telapak tangannya, dan sebagai mantan anggota agen rahasia negara, dia juga bisa merasakan jika sudah banyak nyawa yang dihilangkan oleh Noah.


Dia menatap Noah, dan saat menatap mata tajam Noah, dia merasa rela melakukan apapun untuknya.


‘Entah kenapa aku ingin memakan pria ini!’ batin Nyonya Anggun, dan tidak lama dia melihat senyum penuh arti dari ketiga kekasih Noah.


Nyonya Anggun yang merasa senyuman ketiganya berhubungan dengan apa yang sedang dia lakukan, segera saja dia menyudahi jabat tangannya dengan Noah.


“Ehm...” Nyonya Anggun berdehem untuk mengurangi rasa canggungnya, kemudian dia kembalikan bicara.


“Apa saya masih boleh menanyakan sesuatu pada Tuan Noah?”


“Tanyakan saja apa yang ingin Nyonya Anggun tanyakan padaku, dan jika aku bisa menjawabnya, maka aku akan memberi jawaban yang terbaik!” balas Noah.


Nyonya Anggun mengangguk pelan.


Dia melirik Noah, memastikan jika dia bakalan mendapatkan jawaban yang memuaskan.


“Apa Tuan orang dibalik kelompok yang selama ini membantu pihak kepolisian dan militer melawan monster?” tanya Nyonya Anggun, dan dia berharap Noah memberinya jawaban memuaskan.


“Jika benar orang dibalik kelompok itu adalah aku, apa yang ingin Nyonya Anggun lakukan?” tanya balik Noah, dan kini dia terlihat jauh lebih santai dari sebelumnya.


Nyonya Anggun tersenyum mendengar itu, dan dia semakin yakin jika Noah adalah sosok dibalik kelompok itu.


“Jika benar Tuan Noah berada di balik kelompok itu, aku harap kedepannya kita bekerjasama, dikarenakan tidak lama lagi aku akan mengeluarkan prajurit elite, untuk membantu tugas polisi dan militer, dalam menghadapi serangan monster!”


Noah sama sekali tidak terkejut tentang keberad prajurit elite milik Nyonya Anggun, dikarenakan saat makan siang sedang berlangsung, melalui sistem Noah telah mengetahui segala hal tentang Nyonya Anggun, dan dia kagum akan wanita itu, yang benar-benar merupakan sosok wanita baik, baik hati dan juga rupa.


Di dekat mereka berdua yang sedang serius bicara, Sasa, Prilly dan Joy masih tersenyum saat melihat adanya ketertarikan antara Noah dan juga Nyonya Anggun.


‘Sepertinya sebentar lagi aku akan memiliki saudari seorang Presiden,’ batin Sasa.


“Aku memang berada di balik kelompok itu, dan dari rekaman terakhir seharusnya kamu bisa menebak siapa pria bertopeng dan kedelapan wanita bertopeng yang mendampinginya!” ungkap Noah.


Nyonya Anggun yang mendengar kenyataan itu, dia melotot karena terkejut, lalu dia segera mengarahkan pandangan ke arah Sasa, Prilly, dan Joy.


“Nyonya tidak salah menebak, kedelapan wanita itu memang kekasih Tuan Noah, dan kami bertiga bagian dari kedelapan wanita itu,” kata Prilly memberi penjelasan.


Nyonya Anggun benar-benar tidak menyangka jika sosok kedelapan kekasih Noah bukanlah sosok wanita lemah, nyatanya mereka sangat kuat, dan lagi Noah adalah sosok paling kuat diantara mereka semua.


“Sekarang Nyonya telah tahu semua tentang kami. Sekarang, apa kami boleh bergantian bertanya pada Nyonya,” tanya Joy.


“A-Apa yang ingin kalian tanyakan padaku?” tanya Nyonya Anggun.


Nyonya Anggun merasa tubuhnya panas dingin karena ternyata kelakuannya disadari oleh ketiga kekasih Noah.


Lalu apa barusan? Noah tertarik dengannya, yang hanya wanita tua?


Nyonya Anggun segera saja mengarahkan pandangannya ke arah Noah, memastikan kebenaran dari perkataan Joy.


Senyum terlihat di wajah Noah saat Nyonya Anggun melihat ke arahnya. Senyuman itu membuat Nyonya Anggun yakin jika pria itu memang tertarik padanya yang hanya seorang wanita tua, yang tentunya tidak lebih menarik daripada kedelapan kekasih Noah.


Kembali Nyonya Anggun mengarahkan pandangannya ke arah Sasa, Joy, dan Prilly.


“Jujur aku memang tertarik padanya, dan ini rasa tertarik pertama yang aku rasakan pada seorang pria semenjak kematian suamiku dua belas tahun yang lalu.”


Nyonya Anggun tahu jika dia tidak bisa berbohong, dan pada akhirnya dia mengungkapkan ketertarikannya pada Noah.


Dia yakin pengakuannya akan membuat hubungannya memburuk dengan seluruh kekasih Noah, dan itu bisa merembet ke urusan kerjasama antara pihak pemerintah dengan NIL Company.


Namun, apa yang selanjutnya dikatakan Sasa membuatnya merasakan kebahagiaan, yang rasanya sudah lama tidak dia rasakan.


“Jika kekasih kami menginginkan Nyonya sebagai miliknya, dengan senang hati kami akan menerima keberadaan Nyonya! Akan tetapi, Nyonya harus tahu rasanya berbagi, dan mungkin akan ada permainan tiga lawan satu di masa depan!” kata Sasa.


“I-Itu, kenapa kalian tidak marah padaku karena tertarik pada kekasih kalian?” tanya Nyonya Anggun.


“Memiliki banyak saudari itu menyenangkan, jadi untuk apa kami marah?” ujar Prilly, diangguki oleh Sasa dan Joy.


Sementara itu, disaat para wanita bicara, itu adalah saat yang tepat untuk Noah menutup rapat mulutnya, mendengar apa yang mereka bicarakan.


Setelah mendengar semua itu, Nyonya Anggun mengarahkan pandangan ke arah Noah, seolah dia sedang meminta persetujuan Noah, untuk menjadikan dirinya sebagai salah satu kekasihnya.


Setelah mendapat persetujuan dari Sasa, Joy, dan Prilly, Nyonya Anggun merasa dia memiliki kepercayaan diri yang begitu besar untuk bersanding dengan Noah.


Usianya memang tidak lagi muda, yaitu 41 tahun, tapi dia memiliki penampilan tidak kalah dari para gadis. Tubuh tinggi dan ramping, bukit kembar yang masih begitu ranum, serta bagian bawah yang cukup menonjol. Pesonanya masih begitu kentara, dan dia merasa hanya Noah yang pantas menikmati pesonanya.


“Mulai hari ini kamu adalah milikku, dan karena posisimu sebagai pemimpin negara ini, aku akan segera meresmikan hubungan kita, supaya di luaran sana tidak muncul berita buruk tentang hubungan kita!” kata Noah membuat Nyonya Anggun sangat bahagia.


Dalam waktu dekat Noah dan kedelapan kekasihnya memang sudah sepakat akan menggelar acara pernikahan sederhana, untuk meresmikan hubungan mereka.


Namun siapa yang menyangka jika mempelai wanitanya akan bertambah, dan kali ini mempelajari wanita bukanlah sosok biasa, melainkan sosok nomor satu di Negara IDN.


“Kalau seperti itu, sore ini juga aku akan menemui seluruh calon saudariku! Setidaknya aku harus mengakrabkan diri dengan mereka, sebelum kita semua menjadi keluarga besar!” ungkap Nyonya Anggun sambil menatao bergantian Noah, Sasa, Prilly, dan Joy.


“Jika itu yang kamu inginkan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk bertemu dengan mereka. Apa perlu aku memanggil mereka, atau kamu ingin ikut denganku pergi ke Mansion keluarga Ludwing?” tanya Noah.


“Aku tidak lagi memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, jadi aku putuskan untuk ikut dengan kalian ke Mansion keluarga Ludwing,” jawab Nyonya Anggun.


Segera Nyonya Anggun menghubungi pengawasan khususnya, mengatakan pada mereka jika dia akan melakukan perjalanan rahasia ke Mansion keluarga Ludwing.


Dia akan berada di dalam mobil bersama Noah dan yang lainnya, dan meminta pengawal khusus melakukan pengawalan dari kejauhan.


Tanpa melakukan persiapan apapun, Nyonya Anggun telah siap pergi ke Mansion keluarga Ludwing, begitu dia selesai menghubungi pengawal khususnya.


‘Aku tidak menyangka akan membawa pulang orang nomor satu di negara ini sebagai calon istri!” batin Noah, yang tentu tidak dapat didengarkan orang-orang disekitarnya kecuali sistem.


[Dengan populasi pria yang semakin menurun, pria memang dituntut untuk memiliki fisik yang tangguh, dan pria dengan lebih dari sepuluh istri sudah banyak di negara ini]


“Kamu benar, sebagai seorang pria aku harus menjadi sosok yang tangguh, supaya bisa memberi kepuasan pada mereka tanpa terkecuali.”


[Apa Tuan ingin mengetahui rahasia tentang pemilik sistem pekerja ketas sebelum jatuh ke tangan Tuan?]


“Jadi, sebelum menjadi milikku, sudah ada yang lebih dulu mendapatkan manfaat darimu?” tanya Noah.


[Tuan adalah orang ketiga yang memiliki kesempatan mendapatkan manfaat besar sistem pekerja keras, dan asal Tuan tahu, dua orang sebelum Tuan, masing-masing dari mereka memiliki dua puluh istri, dan setiap malam harus memberi kepuasan pada lima istrinya sekaligus]


[Namun, setiap malam bukan dia yang kewalahan, melainkan kelima istrinya yang dibuat kewalahan oleh tenaga besar miliknya]


Wajah Noah memang terlihat tenang, tapi dalam diamnya, dia sangat terkejut dengan informasi yang baru diberikan sistem padanya.


Sebelumnya dia mengira cukup banyak memiliki sembilan istri, tapi nyatanya itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pemilik sistem pekerja keras terdahulu, sebelum resmi menjadi miliknya.


“Aku sungguh tidak bisa membayangkan jika memiliki dua puluh istri!” gumam Noah sangat pelan.


Selanjutnya, Noah membawa empat wanita pergi kedalam mobilnya.


Setelah empat wanita masuk kedalam mobil Noah, hanya dengan menjentikkan jari, empat pengawal bayangan muncul do hadapan Noah.


Keberadaan pengawal bayangan tentu saja mengejutkan Nyonya Anggun dan pengawalnya, tapi tidak untuk Sasa, Joy, dan Prilly.


Mereka yang baru pertama kali melihat keberadaan pengawal bayangan, kini mereka tahu alasan Noah hanya membawa dua pengawal saat bepergian ke istana negara.


Nyatanya dia dikawal oleh pengawal bayangan, dan tidak ada yang tahu pasti berapa banyak pengawal bayangan yang mengawal Noah.


“Perketat penjagaan karena orang nomor satu di negara ini akan ikut dengan kita kembali ke Mansion keluarga Ludwing!” perintah Noah pada pengawal bayangan.


“Baik Tuan, kami akan memperketat penjagaan!” balas ke-empat pengawal bayangan.


Noah mengangguk, lalu selanjutnya ke-empat sosok pengawal bayangan begitu saja menghilang tanpa adanya jejak yang tertinggal.


Menyelesaikan urusan dengan pengawal bayangan, Niah segera masuk ke dalam mobil, dan Jacob yang bertugas sebagai supir, dia segera mengemudikan mobil meninggalkan istana negara.


Di sepanjang jalan menuju Mansion keluarga Ludwing, Noah bisa melihat para wanita melakukan panggilan video.


Dalam waktu yang begitu singkat Nyonya Anggun dapat mengakrabkan diri dengan mereka, yang tidak lama lagi aka menjadi saudarinya.


“Kenapa wanita bisa begitu cepat akrab satu sama lain?” tanya Noah, yang dia tunjukan pada sistem.


[Ada ikatan khusus yang dimiliki oleh melereka, yang telah menjadi kekasih Tuan. Ikatan itulah yang membuat mereka cepat akrab antara satu dengan yang lainnya]


“Sistem, ikatan apa yang kamu maksud? Apa itu ikatan benang merah seperti di drama-drama negara timur?”


[Ya, bisa dikatakan seperti itu, tapi itu jauh lebih spesial. Bisa dikatakan jika mereka akan cepat akrab dengan wanita yang Tuan cintai, dan Tuan menginginkan wanita itu, menjadi salah satu kekasih Tuan]


[Intinya, tanpa ada paksaan, sebanyak apapun Tuan menikah, seluruh kekasih Tuan akan hidup rukun, dan mustahil terjadi perselisihan diantara mereka! Yang ada mereka justru saling mendukung satu sama lain]


Noah mengangguk pelan mendengar semua itu, dan dia berjanji akan membahagiakan mereka para wanita yang dicintainya. Baginya, kebahagiaan mereka adalah sesuatu yang harus dia penuhi, karena kebahagiaan mereka adalah kebahagiaannya.


Sampai di Mansion keluarga Ludwing, kedatangan Noah disambut hangat oleh Agnes, Jane, Nancy, Vita, dan Ellena.


Setelah menyambut kedatangan Noah, mereka segera fokus pada Nyonya Anggun, yang kini menolak di panggil Nyonya, dan ingin langsung dipanggil sesuai namanya, Anggun.


Semua orang setuju memanggil Anggun, dan dengan perasaan bahagia mereka masuk kedalam Mansion keluarga Ludwing.


......................


Bersambung.