Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Melindungi Nancy


Sebelumnya Ellena dan empat wanita lainnya sudah sepakat ingin menyatukan kembali Noah dan Nancy, tapi mereka tidak akan memaksa jika Noah tidak lagi menginginkan Nancy, tapi soal Nancy, mereka yakin wanita itu sangat ingin kembali dengan Noah. Namun, jika Noah tidak menginginkannya, mereka tidak mungkin kembali bersatu seperti di masa lalu.


Nancy seketika diam setelah mendengar apa yang diucapkan Ellena. Dia jelas saja terkejut, dan dia juga tidak percaya jika kata-kata seperti itu keluar dari mulut Ellena.


“Kenapa tiba-tiba kalian menginginkan itu?” tanya Noah.


Mendengar itu Agnes segera memberi penjelasan, “Kami bisa merasakan jika Nancy masih mencintaimu, begitu juga dengan kamu yang kami rasa masih mencintainya, tapi semua keputusan ada pada kalian karena yang akan menjalani semuanya adalah kalian!”


Soal perasaan sayang pada Nancy, Noah akui kalau dia masih menyayangi Nancy, bagaimanapun juga hubungan mereka di masa lalu terjalin sangat baik, dan hubungan itu hancur karena Nancy tidak bisa menolak apa yang menjadi keinginan orangtuanya.


“Sekalipun aku masih mencintainya, tapi aku tidak berharap banyak bisa menjalin hubungan seperti masa lalu! Bagaimanapun juga, aku sadar akan kesalahan yang sudah aku lakukan padanya,” kata Nancy.


“Jangan menyerah sebelum berusaha! Aku yakin jika kamu berjuang, kesempatan itu pasti akan datang padamu!” kata Sasa sambil menatap bergantian Noah dan Nancy.


“Haha, aku akui soal perasaan aku memang masih menyayangimu, tapi untuk menjalani hubungan seperti dulu, maaf saja aku belum bisa melakukannya karena saat ini kamu masih berstatus sebagai tunangan Edgar!” kata Noah.


“Jadi, apa kita bisa kembali seperti dulu asalkan aku bisa mengakhiri hubungan dengan Edgar?” tanya Nancy ingin memastikan kebenaran dari apa yang baru saja dikatakan Noah.


Mendengarnya Noah menganggukkan kepala, lalu dia berkata, “Mungkin kita belum bisa sepenuhnya menjadi seperti dulu, sekalipun kamu tidak lagi memiliki hubungan dengan Edgar, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, mungkin di masa depan hubungan kita bisa lebih baik dari apa yang terjadi di masa lalu!”


Nancy tersenyum senang mendengar apa yang dikatakan Noah. Mendengar semua itu, dia merasa keputusannya memutuskan hubungan dengan keluarganya bukanlah keputusan yang salah.


“Sebenarnya aku sudah memutuskan hubungan pertunangan dengan Edgar saat meninggalkan rumah, dan memutuskan hubungan keluarga dengan mereka yang hanya tahu memaksakan kehendaknya padaku!” kata Nancy menjelaskan keadaannya saat ini, sekaligus alasan kenapa sekarang dia tinggal di apartemen kecil, yang jauh dari keramaian ibukota.


Sekarang mereka semua tahu pasti alasan kenapa Nancy memilih tinggal di apartemen kecil, padahal dia memiliki keluarga, yang mempunyai salah satu Mansion paling mewah di ibukota. Ternyata demi bisa mengakhiri hubungan dengan Edgar dia memilih memutus hubungan dengan keluarganya.


“Daripada tinggal di apartemen ini, bagaimana kalau kamu tinggal di rumahku? Kebetulan aku hanya tinggal dengan putri kecilku, dan rumahku tepat di sebelah rumah Noah. Jadi, jika bosan di rumah, kita bisa main-main ke rumahnya!” kata Agnes.


Ellena dan Sasa sangat setuju jika Nancy tinggal di rumah Agnes yang sudah terjamin keamanannya, daripada tinggal di apartemen yang tentu saja jauh dari kata aman, apalagi dia adalah seorang wanita, yang tentu saja rawan menjadi korban kejahatan.


“Sebaiknya kamu memang tinggal di rumah Agnes!” kata Noah yang juga merasa kalau Nancy bakalan lebih aman jika tinggal di rumah Agnes.


Meski ada rasa marah pada Nancy, dia tidak ingin terjadi sesuatu pada Nancy. Tinggal bersama di rumah Agnes adalah hal terbaik untuknya. Selain ada para penjaga yang akan memastikan keamanannya, dirinya juga bisa membantu jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu padanya.


“Baiklah, aku akan tinggal di rumahmu!” kata Nancy sambil menunjukkan senyuman pada Agnes. Keputusannya disambut baik oleh ketiga kekasih Noah, sedangkan Noah hanya tersenyum tipis, dan tidak ada yang tahu jika dia tersenyum.


“Kalau begitu, kami akan membantumu beberes dan sekarang juga kamu pindah ke rumahku!” kata Agnes bersemangat, begitu juga dengan Sasa dan Ellena.


Namun sayangnya Sasa, Ellena, serta Agnes, mereka bertiga tetap saja membantunya membereskan barang-barang, dan begitu selesai mereka akan langsung pergi ke rumah milik Agnes.


Noah tidak ikut membantu membereskan barang-barang Nancy. Dia memilih menghubungi Jacob untuk menyiapkan mobil yang nantinya akan membawa barang-barang Nancy. Untuk Nancy, dia akan ikut dengan mobilnya yang memang bisa membawa lima orang.


Ya, meskipun nantinya akan diisi oleh enam orang karena keberadaan Jihan. Meski nantinya akan sedikit berdesak-desakan di dalam mobil, Noah merasa itu tidak masalah karena dia merasa tidak adil saja jika Nancy ikut di mobil lainnya. ‘Aku memang masih menyayanginya, tapi aku juga masih sakit hati atas keputusannya waktu itu,’ batinnya begitu selesai menghubungi Jacob.


Sambil menunggu para wanita yang sedang membantu Nancy, Noah melihat-lihat keadaan apartemen Nancy yang hanya sedikit lebih baik dari apartemennya di masa lalu. Di masa lalu Nancy sering menghabiskan waktu di apartemennya, dan dia tidak masalah dengan semua itu, jadi dia tidak terkejut dengan Nancy yang tidak masalah tinggal di apartemen sederhana.


“Kalaupun aku kembali menjalin hubungan dengan Nancy, aku akan sangat sulit menerima keberadaan keluarganya, bahkan aku mungkin tidak akan pernah menerima keberadaan mereka!” gumam Noah mengingat seperti apa sikap yang senantiasa diberikan keluarga Nancy padanya.


Kedua orangtua Nancy bahkan terlalu sering menghina keluarganya. Jika hanya menghinanya, Noah tidak akan marah, tapi jika sudah menyangkut kedua orangtuanya, dia memang tidak marah di depan mereka, tapi dia tidak akan memberi maaf pada mereka.


Saat duduk di ruang tamu yang menyatu dengan ruang tv, sambil menunggu para wanita menyelesaikan apa yang sedang mereka kerjakan, Noah yang sedang bersantai, dia bisa merasakan beberapa orang berdatangan, dan mereka bersiap menerobos masuk apartemen Nancy.


Menggunakan keterampilan mata tembus pandang, Noah bisa melihat jelas wajah pria yang memimpin belasan pria, yang sepertinya tidak lama lagi mereka akan menerobos masuk ke dalam apartemen Nancy. Namun, tentu saja Noah tidak akan membiarkan mereka merusak aset milik Nancy.


Sebelum mereka menerobos masuk secara paksa, Noah membuka pintu apartemen Nancy, dan dengan sorot mata tajam dia menatap dua pria yang mencoba mendobrak pintu apartemen Nancy. Dengan santainya Noah berkata, “Siapa kalian dan apa yang ingin kalian lakukan di tempat ini?” Dia pura-pura tidak mengenali mereka, dan dia yakin mereka tidak mengenalinya setelah dirinya mengalami banyak perubahan.


“Aku seharusnya yang bertanya padamu, siapa kamu, dan kenapa kamu berada di apartemen milik Nona kami?” tanya pemimpin belasan orang, yang diketahui Noah dia adalah Andre, pemimpin keamanan keluarga Nancy.


“Siapa Nonamu? Jika Nona yang kamu maksud itu Nancy, aku bisa mengatakan jika dia adalah kekasihku, dan aku tidak akan membiarkan kalian berbuat macam-macam padanya!” kata Noah, dan dia sama sekali tidak takut pada Andre dan orang-orangnya.


Bagi Noah, dengan seluruh kemampuan yang dimilikinya, tidak akan sulit jika dia menginginkan kematian Andre dan orang-orangnya, tapi tentu saja dia tidak akan melakukan itu, dikarenakan dia tidak ingin mengotori tangannya dengan membunuh sekelompok orang tidak penting.


Mendengar jawaban Noah, Andre menggertakkan giginya marah, lalu dia berkata tegas di hadapan Noah, “Sebaiknya kamu jangan halangi kami dan segera pergi dari tempat ini sebelum hal buruk terjadi padamu!”


Andre mengancam Noah, tapi ancamannya justru dibalas tawa cekikikan Noah. “Apa kalian pikir bisa melakukan sesuatu yang buruk padaku? Aku ragu kalian bisa melakukannya, tapi aku sangat yakin jika tidak lama lagi kalian semua akan bernasib buruk jika masih berada di hadapanku!”


Tanpa aba-aba Noah langsung saja melayangkan tinju ke wajah Andre, dan tinjunya sukses membuat Andre yang bertubuh tinggi besar tumbang, tapi dia masih sadar, dan dia merasakan sakit dari pukulan Noah. “Tetap di tempat kalian, dan kalian akan menyesal karena berurusan denganku!” kata Noah tegas.


......................


Bersambung.