
Hembusan angin malam terasa berhenti saat satu demi satu Minotaur keluar dari portal, menunjukkan wujud mereka yang lebih dari cukup untuk mengintimidasi personil polisi dan tentara.
Sosok tinggi besar dengan kulit berwarna merah gelap, sepasan tanduk besar, serta senjata berupa kapak yang ukurannya bahkan lebih besar dari manusia pada umumnya.
Bohong jika personil polisi dan tentara tidak terintimidasi oleh sosok Minotaur, yang kini jumlahnya semakin banyak. Jumlah mereka akan terus bertambah banyak sampai seluruhnya keluar dari dalam portal.
Nampak asap keluar dari lubang hidup Minotaur tiap kali mereka bernapas. Itu menunjukkan jika suhu tubuh mereka sangat panas, dan itu artinya mereka datang dalam kondisi siap tempur, menghadapi siapapun sosok yang menjadi lawan mereka.
Seluruh personil polisi dan tentara memiliki satu pemikiran yang sama, setelah melihat sosok Minotaur.
“Monster yang sesungguhnya!”
“Semuanya saja, kalian harus fokus dan segera persiapkan senjata kalian!” teriak komandan kepolisian, yang sedari tadi sudah siap melakukan serangan, dengan senapan serbu yang berada di tangannya.
Seluruh personil polisi segera saja mempersiapkan senjata mereka masing-masing, begitu juga dengan personil tentara.
“Aku tidak pernah menyangka jika malam ini akan menghadapi monster seukuran rumah! Dengan ukurannya itu, pasti tidak mudah mengalahkannya!”
Seorang personil polisi mulai ragu bisa mengalahkan sosok Minotaur yang menurutnya sangat mengerikan. Namun, saat melihat semangat yang dimiliki rekan sesama personil polisi, dia akhirnya kembali mendapatkan keyakinannya, dan sekalipun harus berkorban nyawa, dia tidak akan gentar menghadapi moneter yang datang menyerang negaranya.
Seluruh anggota personil polisi dan tentara telah mempersiapkan senjata masing-masing, termasuk personil yang mengoperasikan belasan tank tempur. Peluru sudah di isi, dan siap ditembakkan begitu perintah diberikan.
“Semuanya, serang musuh dengan seluruh senjata yang kalian miliki!” Perintah diberikan oleh masing-masing komandan, baik itu komandan personil polisi maupun komandan personil tentara.
Begitu perintah telah diberikan, segera saja suara tembakan terdengar, di iringi suara ledakan saat tank tempur mulai menembakkan amunisi besarnya.
Semua personil polisi dan tentara tanpa terkecuali, mereka menggunakan senjata masing-masing untuk menyerang musuh, dan berusaha menumbangkan musuh yang terlihat di depan mata.
Ribuan peluru telah ditembakkan, bersama dengan puluhan amunisi tank tempur yang sukses mengenai sasaran. Sesaat serangan dihentikan, dikarenakan saat ini asap tebal menyelimuti lokasi keberadaan musuh mereka.
Begitu asap tebal menghilang, personil polisi dikejutkan dengan banyaknya Minotaur yang selamat dari serangan, dan serangan yang mereka lakukan hanya membunuh tidak lebih dari lima Minotaur, sementara sisanya hanya terluka ringan.
Belum sempat mereka melalui setangan selanjutnya, personil polisi dan tentara dibarisan terdepan dikejutkan dengan munculnya sosok Minotaur, yang jaraknya begitu dekat dengan mereka.
Mereka hanya bisa pasrah saat tiga sosok Minotaur mengayunkan kapak di tangan mereka, menyerang mereka yang sama sekali tidak memiliki kesempatan peegi menghindar.
Saat mengira hidup akan berakhir, mereka melihat tiga sosok muncul secara tiba-tiba, lalu meninju tubuh besar ke-tiga Minotaur.
Boom... Boom... Boom...
Tiga Minotaur terpental jauh begitu tinju tepat mengenai tubuh mereka.
Personil polisi dan tentara yang semula sudah pasrah menerima kematian, seketika mereka dibuat terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.
Tidak lama kemudian mereka dibuat semakin terkejut dengan rentetan suara tembakan, yang berhasil membuat belasan Minotaur tumbang, tapi itu hanya sedikit mengurangi jumlah Minotaur.
Wush... Wush... Wush...
Tiga sosok yang berhasil muncul tepat waktu menolong personil polisi dan tentara, ketiganya bergerak maju, kembali menyerang Minotaur.
Tiga orang itu tak lain adalah Noah, Ellena, serta Joy.
Mereka bertiga terutama Noah, meski ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan Minotaur, tapi mereka memiliki kekuatan fisik dan tenaga lebih unggul dibandingkan Minotaur.
“Sistem, berapa jumlah pasti Minotaur yang akan keluar dari portal?” tanya Noah.
[Tuan, jumlah mereka diperkirakan lebih dari tujuh ribu, tapi tidak sampai menyentuh angka delapan ribu]
Mendengarnya Noah mengangguk mengerti, dan segera dia memberi perintah pada prajurit super untuk menyerang musuh.
“Semoga Minotaur tidak memiliki otak yang cerdas!” ucap Noah berharap.
Door... Door... Door...
Tiga ribu prajurit super mulai menembakkan senjata mereka. Menembak Minotaur menggunakan peluru emas, setidaknya dibutuhkan sepuluh peluru untuk membunuh salah satu Minotaur.
Jika hanya satu atau dua peluru yang mengenai tubuh musuh, itu hanya akan berdampak kecil pada keadaan mereka, dan bisa dikatakan dampak kecil itu sama sekali tidak berpengaruh pada kekuatan serta kecepatan yang dimiliki tiap-tiap Minotaur.
“Sebaiknya kalian mundur karena mereka bukan monster, yang bisa kalian kalahkan!” kata Jacob yang muncul di dekat komandan personil polisi.
Di sisi lain ada Hana yang muncul di dekat komandan personil tentara, dan dia mengatakan sama persis seperti yang dikatakan Jacob.
Kedua komandan ingin tetap bertahan di tempatnya, tapi setelah melihat kekuatan monster dan kekuatan kelompok yang datang membantu mereka, kedua komandan merasa keberadaan mereka hanya akan menjadi beban, bagi kelompok yang datang membantu mereka.
Cepat keduanya mengambil keputusan, dan keputusan mereka adalah mundur.
Kedua komandan memberi perintah mundur pada seluruh personil polisi dan tentara. Begitu mereka mundur, posisi yang mereka tinggal segera diisi oleh prajurit super, yang segera saja keluar dari tempat persembunyian.
Benar saja, posisi mereka sekarang tertukar. Personil polisi dan tentara kini berada di tempat persembunyian, sementara prajurit super berada di garis depan.
Dari tempatnya, personil polisi dan tentara melihat jelas bagaimana pertarungan terjadi antara Minotaur dan prajurit super yang dipimpin langsung oleh Noah.
“Siapa mereka sebenarnya? Mereka benar-benar kuat!”
“Bukan hanya kuat, tapi mereka memiliki kekuatan setara dengan Monster, bahkan lebih kuat mereka dibandingkan para monster itu!”
Personil polisi dan tentara bertanya-tanya, siapa sebenarnya kelompok yang membantu mereka.
Mereka semua yakin seratus persen jika kelompok itu merupakan orang-orang yang selama ini membantu personil polisi dan tentara mengalahkan monster dan menghancurkan portal. Namun, hanya sebatas itu yang mereka tahu, tanpa mengetahui secara pasti identitas kelompok itu.
Sementara itu, Noah yang berada di tengah-tengah musuh dengan didampingi kedelapan kekasihnya serta dua ribu prajurit super, dia terus saja menyerang Minotaur, yang jumlahnya begitu banyak, dan ukurannya yang besar membuat Noah sedikit kesulitan memukul bagian kepala mereka, yang merupakan titik paling lemah.
Pada akhirnya Noah selesai dengan petarungan menggunakan tangan kosong, dan kini dia mempersenjatai diri dengan dua katana.
Slash... Slash... Slash...
Kedua katana Noah merupakan senjata yang dia dapat dari sistem, dan denganvkedua katana nya, Noah berhasil menghancurkan senjata musuh, dan selanjutnya dia mulai memotong-motong tubuh musuhnya menjadi beberapa potong.
Trang... Trang... Trang...
Tiba-tiba saja datang sosok Minotaur, dengan senjata sedikit berbeda dari yang lainnya, dan begitu datang dia langsung saja menyerang Noah.
Dalam hitungan detik mereka sudah saling bertukar serangan sebanyak ratusan kali, dan terlihat belum ada yang mau mengalah.
[Minotaur yang sedang Tuan hadapi adalah pemimpin seluruh Minotaur yang ada di tempat ini]
[Kabar buruk, dia dua level lebih kuat dari Tuan, tapi kabar baiknya dia tidak unggul dalam kecerdasan]
[Jika ingin mengalahkannya, Tuan jangan melulu menggunakan otot dan tenaga, sebaiknya gunakan kecerdasan yang Tuan miliki until mengalahkannya. Lagipula, bukannya Tuan pintar memancing amarah musuh? Buat dia marah, dan dengan marah kekuatannya akan turun sebanyak 15 persen]
Musuh lebih kuat memang kabar buruk untuk Noah, tapi itu tidak sepenuhnya kabar buruk karena dia bisa berlatih dengan sungguh-sungguh, saat menghadapi pemimpin Minotaur.
Baang...
Kembali Noah menyerang, dan kini keduanya sama-sama terdorong mundur beberapa langkah.
“Manusia, ternyata kau cukup kuat, dan itu cukup membuatku terkejut!” Minotaur bicara, dan itu sesuatu yang baru bagi Noah.
“Hohoho... kau juga cukup kuat, dan aku terkejut karena monster jelek sepertimu ternyata bisa bicara!” Noah mulai mencoba memancing amarah lawannya.
“Aku akui kau memiliki keberanian sampai berani mengejekku, tapi itu akan menjadi ejekan terakhir darimu, karena setelah ini kau bakalan mati di tanganku!”
Asap keluar di sekeliling tubuh Minotaur, dan itu pertanda jika dia dalam keadaan marah.
[Kekuatan Minotaur mengalami penurunan sebanyak empat persen]
“Hei monster jelek, bukannya kau ingin membunuhku, kenapa masih diam di situ? Apa kau berubah pikiran setelah tahu aku lebih kuat sarimu, dan selanjutnya kau akan memilih tunduk di bawah kakiku?” Kata-kata menghina kembali keluar dari mulut Noah.
“Manusia lemah sepertimu sebaiknya diam untuk selamanya!” balas Minotaur yang tingkat kemarahannya semakin tinggi.
Wush... Slash... Slash...
Minotaur mengayunkan kapak di tangannya, setelah dia bergerak cepat mendekati Noah. Dengan penuh amarah dia mengayunkan kapak nya, mencoba secepat mungkin mengalahkan lawannya.
“Hei, kenap kau sangat lambat? Jika kau lambat seperti ini, bagaimana kau bisa membunuhku? Cih, selain lemah kau juga lambat!” Hinaan kembali terlontar dari mulut Noah, meningkatkan tingkat kemarahan lawannya.
[Tingkat kemarahan Minotaur telah berada di puncaknya, dan untuk sementara waktu sampai amarahnya mereda, dia akan kehilangan sepuluh persen kekuatannya. Jika Tuan ingin mengalahkannya, ini adalah waktu yang tepat untuk melakukannya]
Tampak senyuman lebar menghiasi wajah Su Tianjin, saat musuh telah kehilangan sepuluh persen dari untuk sementara waktu.
Dia akan kembali melakukan serangan, dan dia akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengalahkan lawan.
“Kali ini aku pasti bisa mengalahkannya!” kata Noah, dan cepat dia berlari maju menyerang lawannya.
Di tempat lainnya, kedelapan kekasih Noah yang level kekuatannya telah meningkat ke level 446, mereka sama sekali tidak kesukitan menghadapi Minotaur, yang kekuatannya berada di level 300 sampai dengan 400.
Slash... Slash... Slash...
Menggunakan katana besi hitam seperti yang digunakan Noah, mudah bagi mereka menghancurkan senjata lawan, lalu membunuhnya.
“Kekuatan mereka memang tidak bisa kita anggap remeh, tapi mereka memiliki kelemahan mendasar, yaitu kurang dalam kecerdasan!” kata Prilly sambil terus mengayunkan katana di tangannya.
Slash... Slash...
Kepala lawannya terpenggal, dan dia membelah tubuh lawannya menjadi dua bagian sama besar.
“Inilah gunanya kita turut melatih otak, dan bukan hanya terus melatih otot seperti yang dilakukan oleh makhluk jelek ini!” ungkap Jane sambil menusukkan katana di tangannya, ke salah satu mata lawannya.
Aaaaargh...
Minotaur teriak kesakitan saat Jane menusuk sebelah matanya.
Akan tetapi teriakan itu tidak berlangsung lama karena Jane begitu cepat memenggal kepala Minotaur, yang menjadi lawannya.
Satu lagi Minotaur mati, dan jika dihitung, sudah lebih dari setengah jumlah mereka telah mati, dan setiap detiknya jumlah kematian Minotaur di medan pertempuran semakin meningkat.
Banyak mayat Minotaur yang tidak utuh, dikarenakan lawan mereka lebih suka membunuh mereka secara brutal dan sadis.
Personil polisi dan tentara yang melihat jalannya pertempuran dari kejauhan, mereka benar-benar beruntung mendapatkan bantuan tepat waktu.
Kalau saja bantuan tidak datang tepat waktu, mereka yakin kematian saat ini sudah mendatangi mereka, dan besar kemungkinan kereka telah menjadi makanan dari para Minotaur.
Tentu mereka tidak ingin mati dan menjadi makanan monster. Oleh karena itu mereka benar-benar berterimakasih pada kelompok, yang telah datang membantu mereka.
Sama sekali tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh personil polisi dan tentara, Noah yang melawan pemimpin Minotaur, dia sudah berhasil melukai tubuh lawannya, meski itu hanya luka kecil, dan luka itu begitu cepat menghilang karena Minotaur memiliki teknik regenerasi pada luka kecil.
‘Luka kecil tidak akan membunuhnya, sebaiknya aku memberinya luka yang fatal!’ batin Noah.
Masih menggunakan kedua katana nya, Noah semakin gencar melakukan serangan, dan serangannya kali ini lebih cepat dari sebelumnya.
Perlahan tapi pasti Noah semakin mendominasi jalannya pertarungan, dan melihat adanya celah untuknya membuat luka fatal di tubuh lawan, dia sama sekali tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Slash... Aaaaargh...
Noah berhasil memotong salah satu lengan Minotaur, dan Minotaur yang kehilangan salah satu tangannya dia berteriak sangat kencang.
Tidak berhenti sampai di situ, di saat Minotaur yang menjadi lawannya masih merasakan sakit setelah kehilangan salah satu tangannya, menyerang cepat dari arah belakang, Noah menusukkan kedua katana nya ke punggung Minotaur.
Melepaskan pegangannya pada di katana yang tertancap di tubuh Minotaur, Noah mengeluarkan dua belati, dan dengan begitu cepat dia melemparkan kedua belati tepat ke arah mata Minotaur.
Syut... Syut...
Lemparan Noah tepat sasaran, membuat kedua belatinya tertancap dalam di kedua mata Minotaur, yang menjadi lawannya.
“Oh, ternyata itu belum cukup untuk membunuhnya! Kalau begitu aku akan melubangi tubuhnya dengan ledakan!”
Noah sekaligus mengeluarkan tiga buah granat, dan setelah masing-masing pengaman granat dia lepas, langsung saja dia melompat ke tubuh Minotaur, dan memasukkan ketiga granat ke dalam tubuh Minotaur.
Melompat sambil menendang mulut Minotaur dari arah depan, Noah memaksa Minotaur menelan tiga granat yang sebelumnya dia masukkan kedalam mulut Minotaur.
Gluk.. Gluk... Gluk...
Tak sengaja Minotaur menelan tiga benda yang sebelumnya ingin dia muntahkan.
“Sial, apa yang baru aku telan?!...” belum juga menemukan jawaban dari pertanyaannya, dia merasa ada yang salah dari tubuhnya.
Noah sendiri tersenyum di kejauhan, saat melihat pemimpin Minotaur hanya diam di tempat, tidak tahu jika dalam hitungan detik tubuhnya akan meledak.
Noah melakukan hitung mundur dari angka lima sampai nol.
Saat Noah mengatakan angka Nol, ledakan pun terjadi.
Boom... Boom... Boom...
Tubuh Pemimpin Minotaur meledak, menjadi potongan kecil dan bisa dipastikan dia telah mati.
“Dia cukup kuat, tapi sayang terlalu mudah terpancing emosi, sehingga membuatnya begitu mudah dikalahkan!” gumam pelan Noah.
......................
Bersambung.