Sistem Pekerja Keras

Sistem Pekerja Keras
Persiapan Sebelum Musuh Datang Menyerang


Pagi hari saat ke-lima kekasih Noah sedang melakukan lari pagi di taman kota, tidak jauh dari Mansion keluarga Ludwing, beberapa pria terlihat mengikuti mereka dari kejauhan.


Jelas para pria itu mengikuti mereka, dikarenakan sejak tadi keberadaan mereka senantiasa mengekor tidak jauh dari kelima kekasih Noah.


Dari pakaian yang digunakan, para pria itu adalah personil polisi dan juga tentara, dan mereka dibuat penasaran dengan lima wanita yang begitu tenang menikmati waktu lari pagi, disaat semua orang waspada dengan keberadaan monster.


“Aku penasaran apa yang membuat mereka bertiga terlihat begitu tenang, disaat banyak orang dilanda ketakutan?”


“Bukan hanya kamu yang penasaran, tapi aku juga penasaran.”


“Kita semua penasaran, dan bagaimana kalau kita tanya langsung pada mereka, dan siapa tahu mereka mau berkenalan dengan kita?”


“Aku sarankan sebaiknya kalian tidak melakukan itu! Jujur saja aku merasa sedari tadi ada yang mengawasi kita, dan aku tidak tahu siapa yang melakukan itu. Namun, aku memiliki keyakinan jika itu adalah pengawal bayangan mereka para wanita!”


Mendengar perkataan sang komandan, mereka akhirnya urung mendekati ke-lima wanita, yang begitu menarik di mata mereka para pria.


“Kalau ada pengawal bayangan yang menjaga mereka, sangat masuk akal mereka terlihat begitu tenang menikmati suasana pagi kota, yang entah kenapa akhir-akhir ini aku merasa udara kota jauh lebih menyegarkan dibandingkan sebelum munculnya portal dan monster!”


Semua yang mendengar itu mengangguk setuju, dan mereka tahu alasan kenapa udara akhir-akhir ini terasa jauh lebih segar.


Tidak lagi banyak kendaraan yang berlalu lalang di jalanan, itu adalah salah satu penyebab segarnya udara di kota, yang biasanya dicemari polusi dari asap kendaraan bermotor.


Para personil polisi dan tentara yang pagi ini juga sedang berlari sambil menikmati suasana pagi kota, pada akhirnya mereka fokus berlari, meski sesekali pandangan mereka tertuju pada lima wanita yang berlari cukup jauh di depan.


Sementara ke-lima kekasih Noah, mereka sebenarnya tahu jika dari tadi ada yang mengikuti mereka dari kejauhan.


Namun, selama orang-orang itu tidak membuat masalah dengan mereka, ke-lima kekasih Noah tidak akan melarang mereka melakukan apa yang saat ini sedang dilakukan.


“Dari pakaian yang mereka kenakan, aku yakin mereka merupakan personil polisi dan tentara,” kata Vita begitu yakin dengan apa yang dia katakan.


“Jika memang mereka personil polisi dan tentara, apa yang membuat mereka terus saja mengikuti kita? Bahkan mereka melakukan itu sejak kita baru mulai berlari!” ungkap Sasa yang sebenarnya merasa risih dengan keberadaan personil polisi dan tentara.


“Selama tidak mengganggu kita atau orang lain, lebih baik abaikan saja keberadaan mereka!” kata Agnes, yang acuh dengan keberadaan pria selain Noah.


Mendengar itu, empat wanita lainnya mengangguk bersamaan, dan mereka lanjut berlari, menuju tempat mereka memarkirkan mobil.


Mereka sudah merasa cukup lari mengelilingi taman hampir selama satu jam, dan mereka sekarang ingin pulang lalu bersiap pergi menjemput Noah dan yang lainnya.


Sampai di tempat mereka memarkirkan mobil, terlihat jika para pria yang mengikuti mereka berhenti di kejauhan.


Meski para pria terlihat melihat ke arah lain, tapi jelas terlihat sesekali mereka melihat ke arah Agnes dan empat wanita lainnya.


“Abaikan saja mereka! Sebaiknya kita segera pulang!” kata Jane, dan segera mereka semua masuk kedalam mobil masing-masing.


Meski mereka berlima, tapi hanya ada empat mobil karena Vita ikut di mobil Nancy, dan begitu semua orang sudah masuk dalam mobil, segera mobil melaju meninggalkan taman kota.


Sepuluh menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai Mansion keluarga Ludwing, dan setelahnya mereka hanya memiliki waktu dua setengah jam untuk pergi ke bandara, menjemput Noah dan yang lainnya.


......................


Sementara itu, di ketinggian lain tepat di atas lautan, puluhan monster bersayap hitam terus saja mencoba menyerang dua pesawat, yang terbang dalam kecepatan tinggi.


“Aku tidak menyangka jika para monster bukanlah sosok yang mudah berputus asa! Meski sudah banyak dari mereka yang mati, terus saja mereka masih berusaha menyerang pesawat ini!” gumam pelan Noah.


Dia terus saja menyaksikan puluhan monster bersayap hitam datang menyerang dua pesawat, yang berada dalam perlindungannya. Puluhan monster datang, dan diwaktu hampir bersamaan puluhan monster jatuh ke lautan, dan mati tenggelam ke dasar lautan.


Sementara orang lainnya di dalam pesawat, mereka bisa bernapas lega saat melihat monster bersayap hitam sama sekali tidak bisa menyerang pesawat. Berkali-kali mencoba menyerang, tapi yang mereka lihat monster itu terus berjatuhan dan mati.


‘Apa sebenarnya yang sudah dilakukan oleh Tuan, sehingga monster-monster itu sama sekali tidak bisa menyerang kedua pesawat? Bukannya berhasil menyerang, mereka semua justru mati sia-sia,’ batin Jacob bertanya-tanya.


“Sayang, apa sebenarnya yang terjadi pada mereka? Kenapa tiba-tiba mereka terpental dan jatuh ke laut setelah menghantam sesuatu yang sepertinya melindungi pesawat ini?” tanya Ellena, yang tidak lagi sanggup membendung rasa penasarannya.


Mendengar itu, Noah menunjukkan dua bola di tangannya, yang mana kedua bola merupakan inti dari barrier pelindung.


“Aku telah memasang barrier pelindung untuk melindungi kedua pesawat, dan sampai kapanpun mereka tidak akan bisa menghancurkan barrier yang melindungi kedua pesawat!” jelas Noah, menjelaskan apa yang sudah dia lakukan.


‘Kecuali yang datang lebih kuat dari mereka,’ lanjutnya membatin.


Ellena mengangguk mengerti mendengar itu, begitu juga dengan Joy dan Prilly yang turut mendengar penjelasan Noah.


‘Pria pilihanku memang sosok pria yang luar biasa,’ batin Prilly memuji Noah, dan Noah satu-satunya pria yang selama ini pernah dia puji.


Setelah tahu apa yang sebenarnya terjadi, Ellena, Joy, serta Prilly, kini dengan tenang mereka menikmati perjalanan, sambil melihat monster bersayap hitam yang terus menyerang kedua pesawat.


......................


Beberapa waktu kemudian.


Agnes dan empat wanita lainnya sudah berada di bandara, dan mereka berada di ruangan khusus, yang biasa digunakan oleh para pejabat negara menunggu tamu penting dari negara lain.


Sebagai pemilik NIL Company, Noah sudah dianggap aset penting negara, bahkan jauh lebih penting dari seorang Presiden.


Oleh karena itu, negara memberi perlakuan khusus pada Noah dan seluruh anggota keluarganya.


Sebenarnya semua orang di negara Noah telah mengenali siapa dirinya dan juga seluruh anggota keluarganya, termasuk kedelapan kekasihnya.


Lalu kenapa personil polisi dan tentara tidak mengenali ke-lima kekasih Noah saat berlari pagi, itu karena kelimanya dalam mode penyamaran.


“Akhirnya mereka tiba!” kata Nancy melihat sosok Noah dan tiga wanita keluar dari pesawat yang berhenti tidak jauh dari ruangan khusus.


Nancy segera bangkit berdiri, begitu juga dengan empat wanita lainnya, lalu bersama-sama mereka pergi menghampiri Noah serta tiga wanita yang tersenyum lebar, saat melihat keberadaan lima wanita yang menyambut kedatangan mereka.


Noah memberi kecupan di bibir secara bergantian pada ke-lima kekasihnya, yang menyambut kepulangannya, dan setelahnya dia membiarkan para wanita berkumpul bersama.


Puas dengan apa yang dilaporkan oleh Hans padanya, Noah segera menghampiri kedelapan kekasihnya, yang sepertinya baru saja memberinya waktu menyelesaikan sedikit urusan dengan Hans.


“Tidak nyaman berlama-lama di tempat ini, jadi sebaiknya kita segera pulang!” ujar Noah, yang dibalas anggukan kepala serta senyuman kedelapan kekasihnya.


Mereka seger saja pergi ke mobil, yang lebih dari cukup untuk membawa Noah dan kedelapan kekasihnya.


Jihan tidak ikut menjemput Noah, dikarenakan gadis kecil itu sangat menikmati waktu kebersamaannya dengan keluarga di rumah.


Sedangkan untuk portal di lautan tempat munculnya monster bersayap hitam, rudal yang ditembakkan kedua pesawat telah menghancurkan portal.


Namun untuk memastikan tidak adanya keberadaan portal lainnya di tempat itu, Noah memutuskan mengirim prajurit super yang bertugas di lautan untuk pergi ke titik yang sudah dia tentukan.


Mereka harus benar-benar memastikan tidak adanya portal lain di tempat itu, yang nantinya akan menjadi akses keluarnya monster bersayap hitam.


Keberadaan monster bersayap hitam yang bisa terbang tinggi, keberadaannya tentu saja membahayakan penerbangan, yang rute terbangnya melewati tempat munculnya monster bersayap hitam.


Satu jam berlalu dan mobil yang membawa Noah serta kedelapan kekasihnya akhirnya sampai di Mansion keluarga Ludwing.


Begitu mobil berhenti di halaman Mansion, Noah lebih dulu keluar, lalu dia mempersilahkan satu-persatu kekasihnya keluar dari dalam mobil.


Setelahnya mereka bersama-sama masuk kedalam Mansion, dan kini luas Mansion keluarga Ludwing bertambah setelahnya lima Mansion di sekitarnya resmi dibeli oleh Noah.


Mansion keluarga Milito saat ini digunakan oleh seluruh anggota keluarga Ludwing, dan anggota keluarga seluruh kekasih Noah.


Sedangkan untuk lima Mansion yang belum lama dibeli, tiga Mansion yang memiliki halaman belakang luas dijadikan tempat untuk melatih prajurit super, sedangkan dua Mansion lainnya digunakan tempat tinggal keluarga pengawal pribadi, yang mengawal keluarga Ludwing dan keluarga seluruh kekasih Noah.


Untuk sahabat Noah, mereka tinggal di Mansion milik Noah yang berada di kawasan puncak.


Mereka para sahabat Noah telah menjadi pelatih prajurit super, dan saat ini mereka sedang melatih enam ribu calon prajurit super, di dalam hutan tidak jauh dari Mansion tempat tinggal mereka.


Noah ingin segera memiliki setidaknya seratus ribu prajurit super, dan kini baru empat puluh persen jumlah yang telah terpenuhi.


Melihat jumlah calon prajurit super yang berada dalam pelatihan, dalam dua atau tiga hari lagi setidaknya Noah akan memiliki lima puluh ribu prajurit super.


Seluruh prajurit super memiliki kesetiaan sampai mati dengan Noah, sehingga tidak ada kemungkinan suatu saat nanti mereka bakalan berkhianat.


Sementara itu, Noah yang sudah di dalam Mansion, dia seger membawa kedelapan kekasihnya, Jacob serta Hans menuju ruang pertemuan.


Noah ingin memberitahu mereka perihal Minotaur dalam jumlah besar yang kemungkinan tidak lama lagi akan keluar menyerang.


Dia juga memberitahu mereka cara membunuh monster Minotaur, yang tentunya sangat kuat.


Semua yang mendengar semua itu jelas saja terkejut, tapi setelah mendengar Noah tahu cara mengalahkan Minotaur, mereka bisa sedikit lega.


“Kemungkinan dalam dua hari mereka akan datang menyerang, dan target mereka adalah ibukota negara ini!” ungkap Noah.


“Aku berharap kalian semua siap dan bisa menjaga diri saat harus berhadapan dengan mereka!” lanjutnya sambil menatap bergantian orang-orang yang berada dalam satu ruangan dengannya.


Semua orang lagi-lagi hanya bisa menganggukkan kepala, dikarenakan memang hanya itu yang bisa mereka lakukan untuk saat ini.


Setelahnya, semua orang pergi ke kamar masing-masing, termasuk Noah yang ingin membersihkan tubuhnya setelah melakukan perjalanan jauh


......................


Dengan semakin banyaknya jumlah prajurit super yang dimiliki Noah, kini Noah mulai mengirim prajurit super miliknya ke tempat yang lebih jauh lagi.


Lima ribu prajurit super dia kirim ke ujung timur negeri, dikarenakan monster yang muncul di tempat itu akhir-akhir ini meningkat, dan tempat itu kekurangan personil polisi dan tentara.


Sampai saat ini belum ada yang mengetahui keberadaan prajurit super, jadi seluruh prajurit super masih saja bergerak dalam bayang-bayang, dan hanya akan muncul saat dibutuhkan.


Jika personil polisi dan tentara masih mampu mengalahkan monster yang muncul, prajurit super hanya akan mengawasi dari kejauhan, tidak ikut campur dalam pertempuran.


Persenjataan untuk prajurit super juga semakin dilengkapi oleh Noah melalui NIL Company, terutama untuk perlengkapan prajurit super yang bertugas di lautan.


Sementara itu, untuk melawan para Minotaur yang diprediksi akan muncul dalam beberapa hari ke depan, Noah telah memanggil pulang enam ribu prajurit super generasi pertama.


Noah menganggap mereka sudah berpengalaman menghadapi monster, jadi dia menganggap mereka sangat mampu bertarung dengannya melawan Minotaur yang akan datang menyerang.


Dalam setengah hari enam ribu prajurit super generasi pertama telah sampai, dan ada ratusan yang sampai di tempat Noah dalam keadaan luka-luka akibat pertempuran di tengah hutan belantara.


Mereka yang terluka segera saja mendapatkan perawatan. Luka mereka bukanlah luka berat, melainkan hanya luka ringan, sehingga tidak memerlukan penanganan secara khusus.


Noah menyuruh Jacob dan Hans memberitahu mereka semua alasan, kenapa mereka semua dipanggil, dan posisi mereka di lapangan digantikan oleh prajurit super generasi kedua, yang hampir sama kuatnya dengan mereka yang merupakan generasi pertama prajurit super.


Tiga ribu prajurit super mendengarkan Jacob, yang menyampaikan alasan dipanggilnya mereka kembali ke ibukota. Sementara tiga ribu lainnya, mereka mendengar alasan yang disampaikan oleh Hans.


Mereka prajurit super bukannya tidak menuruti perintah Noah, mereka senantiasa menuruti keinginan Noah, tapi mereka penasaran kenapa tiba-tiba dipanggil kembali ke ibukota.


Akhir-akhir ini mereka sangat menikmati pertarungan dengan para monster, dan setelah tahu alasan mereka dipanggil kembali ke ibukota adalah untuk menghadapi monster yang lebih kuat dari monster yang pernah mereka hadapi, tentu mereka senang dan sangat bersemangat.


“Hahahaha... aku sangat senang karena Tuan memanggilku kembali untuk menghadapi monster yang lebih kuat dari sebelumnya!”


“Bukan hanya senang, tapi aku tidak lagi sabar melawan monster yang lebih kuat!”


Mereka semua sangat bersemangat, dan tidak sabar menghadapi monster yang lebih kuat.


......................


Bersambung.