
Pagi ini Noah mengawali harinya dengan mengantarkan Joy pulang ke rumahnya. Sebenarnya pagi ini ia sangat berharap mendengar kabar baik dari video yang telah disebarluaskan, tapi nyatanya itu tidak terjadi karena seluruh video yang ia sebarluaskan telah menghilang tanpa jejak.
Memikirkan rencana balas dendam secara halus gagal terlaksana, Noah berencana melakukan pembalasan seperti apa yang dilakukan orang itu padanya, tapi ia tidak akan mengirim pembunuh bayaran, melainkan akan mengirim dirinya sendiri.
Setelah mengantarkan Joy pulang dan sekalian menyapa kedua orangtua Joy yang kebetulan ada di rumah, saat ini Noah sedang mengemudikan mobil ke tempat ia membuat janji bertemu dengan Liam dan Farel.
Kedua sahabatnya itu sedang dilanda permasalah di perusahaannya, akibat dari beberapa investor yang secara tiba-tiba membatalkan kerjasama dengan perusahaan mereka. Perginya beberapa investor penting, membuat mereka harus segera menemukan investor baru, sebelum perusahaan mereka semakin banyak menanggung kerugian.
“Apa kalian sudah lama menunggu kedatanganku?” tanya Noah begitu dia sampai di Cafe Sasa, yang mana dia membuat janji bertemu kedua sahabatnya di Cafe milik salah satu kekasihnya.
Namun, dikarenakan ini masih terlalu pagi, di Cafe dia hanya melihat kedua sahabatnya, para pelayan, dan tentu saja dia belum melihat keberadaan Sasa, yang biasa datang saat waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Bukan karena malas bekerja, tapi memang sedari dulu Sasa baru akan datang saat waktu menunjukkan pukul sembilan pagi.
Kembali ke pertemuan Noah dengan kedua sahabatnya, Liam dan Farel berkata jika mereka belum lama ini sampai, dan faktanya mereka memang baru sampai sekitar empat menit yang lalu, bahkan pesanan minuman mereka baru saja disajikan, begitu juga dengan camilan yang mereka pesan.
Mereka tidak langsung membahas apa yang menjadi tujuan pertemuan mereka, melainkan lebih dulu menikmati minuman dan camilan yang sudah tersaji di atas meja. Selesai makan dan minum sambil sesekali bercerita tentang masa lalu yang menyenangkan, sekarang mereka mulai terlihat serius.
“Sebenarnya kemana perginya para investor yang sebelumnya berinvestasi di perusahaan kalian? Kenapa juga mereka tiba-tiba pergi? Bukannya selama ini keadaan perusahaan kalian baik-baik saja!” ujar Noah yang mana dia merasa heran dengan keadaan kedua perusahaan sahabatnya.
“Kami tidak ingin berburuk sangka, tapi kami curiga semua ini tidak lepas dari campur tangan perusahaan yang dikelola Edgar,” kata Liam.
“Kenapa kalian yakin tentang itu, apa kalian merasa Edgar telah melakukan sesuatu?” tanya Noah.
“Kami tidak tahu apa yang telah dilakukan orang itu, tapi kami tahu jika seluruh investor yang pergi justru berinvestasi di beberapa perusahaan yang dikelola Edgar dan keluarganya,” kata Farel.
Noah yang mendengar itu hanya mengangguk pelan, lalu ia berkata, “Sepertinya Edgar tahu jika kalian yang telah membantu membersihkan nama baikku, dari fitnah yang dilakukannya untuk menjatuhkan namaku. Oleh karena itu ia melakukan semua ini pada kalian. Namun, kalian tidak perlu khawatir soal investor baru, sebagai sahabat kalian, aku akan menjadi investor baru di perusahaan kalian, menggantikan para investor yang sudah pergi!”
Semalam setelah menyelesaikan masalah pembunuh bayaran, Noah membaca keseluruhan proposal yang dikirim Farel dan Liam, dan ia sudah menyiapkan uang yang diperlukan untuk berinvestasi di perusahaan kedua sahabatnya.
“Aku tidak terkejut jika dia mengetahuinya, bagaimanapun juga tidak akan sulit baginya mengetahui semua itu,” kata Liam.
“Untuk masalah dengan Edgar, kita bisa membahasnya di lain waktu! Sekarang sebaiknya kita membahas masalah investasi, dan penyelesaian permasalahan perusahaan kalian!” kata Noah, dan sekarang mereka mulai fokus membicarakan tentang investasi dan penyelesaian masalah kedua perusahaan yang berada di ujung kebangkrutan.
Noah kali ini tidak menggunakan uang pribadinya untuk berinvestasi di perusahaan kedua sahabatnya, melainkan yang berinvestasi di perusahaan mereka adalah orang-orang kepercayaan Kakek Richard, dan dengan nama besar orang-orang kepercayaan Kakek Richard, Noah yakin Edgar tidak akan berani mengusik perusahaan Liam dan Farel.
Bagaimanapun juga, kapasitas Kakek Richard dan orang-orang kepercayaannya jauh lebih besar dibandingkan kapasitas yang dimiliki Edgar, dan keluarga besarnya. Bahkan jika ingin, Kakek Richard tidak akan kesulitan menghancurkan kekuasaan Edgar dan keluarganya.
Tidak sulit mencapai kesepakatan dalam pembicaraan antara Noah dan kedua sahabatnya, dan secara resmi orang-orang kepercayaan Kakek Richard telah menjadi investor baru di perusahaan Liam dan Farel, bahkan investasi mereka sepuluh kali lebih banyak dibandingkan para investor yang kini berpindah ke perusahaan yang dikelola oleh Edgar dan keluarganya.
Liam dan Farel belum tahu ada hubungan apa antara Noah dan sosok luar biasa seperti Kakek Richard, tapi keduanya yakin jika Noah memiliki hubungan baik dengan Kakek Richard, sampai-sampai orang-orang kepercayaan Kakek Richard bersedia menjadi investor baru di perusahaan mereka.
Sedangkan Noah yang tahu jika kedua sahabatnya penasaran ada hubungan apa antara dirinya dan Kakek Richard, ia hanya tersenyun tanpa berkata-kata. ‘Belum saatnya kalian tahu yang sebenarnya, tapi aku pastikan tidak lama lagi kalian akan tahu semua tentang hubunganku dengan Kakek Richard,’ Noan membatin, dan akhirnya ia menyelesaikan pembicaraan penting dengan Liam dan Farel.
“Aku rasa beberapa hari ini kalian sangat kesulitan istirahat. Jadi, setelah masalah perusahaan kalian telah teratasi, aku berharap kalian bisa lebih menikmati waktu istirahat!” kata Noah yang bisa melihat mata panda kedua sahabatnya. Sedangkan Farel dan Liam, keduanya tersenyum setelah mendengar perkataan Noah.
Setelahnya Farel dan Liam lebih dulu pergi meninggalkan Cafe, dikarenakan siang ini keduanya harus meninjau beberapa proyek yang sedang dikerjakan perusahaan mereka. Noah sendiri tidak langsung meninggalkan Cafe, dikarenakan Sasa datang menghampirinya tidak lama setelah kepergian Liam dan Farel.
“Sayang, sepertinya kamu baru saja melakukan pertemuan penting dengan kedua sahabatmu!” kata Sasa yang sudah duduk di sebelah Noah.
Noah tersenyum mendengarnya, lalu ia berkata, “Hanya membahas masalah perusahaan mereka, dan sepertinya perusahaan mereka terkena masalah imbas dari mereka yang pernah membantu membersihkan namaku, setelah aku terkena fitnah yang direncanakan Edgar.”
“Jadi, perusahaan mereka terkena masalah, dan masalah itu adalah ulah Edgar?” tanya Sasa.
“Sebelum menyelidikinya, aku belum bisa memastikan jika semua itu benar-benar ulah Edgar, tapi jika nantinya terbukti masalah perusahaan mereka adalah ulah Edgar, kali ini aku tidak akan membiarkan Edgar tidak merasakan balasan dari apa yang telah ia perbuat!”
Sekarang sosok Edgar ataupun keluarganya bukanlah sosok yang menakutkan bagi Noah. Dengan adanya Kakek Richard sosok Edgar dan keluarganya bagaikan mainan di tangan kakeknya itu, ditembah dengan adanya sistem dan seluruh kekuatannya, rasanya begitu bodoh jika Noah masih saja takut sama Edgar dan keluarganya.
Sasa sendiri yang sudah tahu jika Noah adalah anggota keluarga Ludwing yang jauh lebih berkuasa dibandingkan Edgar dan keluarganya, meski yakin Noah tidak akan kesulitan melawan Edgar dan keluarganya, ia tetap saja khawatir pada keselamatan Noah.
“Apa yang ingin kamu lakukan jika benar adanya Edgar dan keluarganya berada di balik permasalahan perusahaan Liam dan Farel?” tanya Sasa, dan ia sangat penasaran dengan apa yang akan dilakukan Noah.
Noah tersenyum mendengar pertanyaan Sasa, lalu dengan begitu santai ia memberi jawaban, “Mungkin aku akan menghancurkan keberadaan beberapa perusahaannya, dan membuat Edgar dan keluarganya mengalami kerugian jangka panjang, lalu secara perlahan kerugian itu akan menghancurkan mereka!”
‘Selain menghancurkan Edgar dan keluarganya, aku juga akan memberi pelajaran pada keluarga yang di masa lalu senantiasa menghina kedua orangtuaku,’ lanjutnya membatin.
...----------------...
Bersambung.