
Sinar matahari pagi telah menyinari Desa Elf, menggantikan kegelapan malam yang sunyi dan tenang. Musim dingin di Dunia Monster akan segera datang, membuat suasana pagi menjadi jauh lebih dingin dari biasanya, mungkin suhu pagi ini sudah hampir mendekati suhu beku.
Meski suhu sangat dingin, semua Elf telah beraktivitas seperti biasanya. Mulai dari yang bertani, berkebun, maupun merek yang beternak. Semua aktivitas berjalan lancar, seolah suhu dingin bukan halangan untuk mereka beraktivitas.
Di kediaman yang ditempati Noah dan seluruh kekasihnya, mereka semua sudah bangun, dan baru saja mereka melakukan olahraga pagi, untuk memanaskan tubuh supaya tidak membeku karena suhu dingin.
Saat ini salju musim dingin memang belum turun, tapi suhu sudah turun, membuat beberapa tanaman mulai membeku, tapi cahaya matahari membantu mencairkan tanaman yang membeku.
Usai olahraga pagi yang membuat tubuh berkeringat, mereka semua mandi di pemandian air panas. Dikarenakan cuaca di luar dingin, mereka tak berlama-lama mandi.
Asalkan tubuh sudah kembali terasa segar, mereka memilih menyudahi acara mandi bersama.
Menikmati makanan hangat dan sedikit pedas sangat pas dilakukan setelah mandi, di tengah cuaca dingin yang menusuk kulit.
Selesai makan, Noah mengatakan pada seluruh kekasihnya jika dia akan pergi berburu seorang diri, dan berharap mereka semua tetap tinggal di kediaman, dikarenakan suhu di luar benar-benar dingin, meski matahari sudah bersinar terang.
[Nona-nona sekalian tenang saja, ada aku yang senantiasa menjaga dan memastikan keselamatan Tuan]
Mendengar apa yang dikatakan sistem, seluruh wanita merasa tenang dikarenakan kekasih mereka tak benar-benar pergi seorang diri, melainkan ada sistem yang senantiasa mendampingi dan memberikan perlindungan padanya.
Mendapatkan izin dari seluruh kekasihnya, Noah dengan tenang melakukan perjalanan perburuan seorang diri, dan sebelum pergi dia menyempatkan diri memberi ciuman pada seluruh kekasihnya.
Pergi meninggalkan Desa Elf, Noah terlebih dahulu memastikan keadaan Hans dan seluruh prajurit super, dan mereka semua sama sekali tidak terpengaruh oleh cuaca yang benar-benar dingin.
“Paman, jangan berburu terlalu jauh dari tempat ini! Setidaknya berburu dalam radius seratus sampai dua ratus kilometer dari tempat ini, dan usahakan kembali sebelum malam!” kata Noah pada Hans.
“Baik Tuan, aku akan senantiasa menuruti perkataan Tuan,” balas Hans, lalu dia bertanya, “Apa Tuan akan pergi berburu?”
Noah mengangguk. “Seperti biasa aku berburu seorang diri, dan aku akan pergi berburu sedikit jauh, tapi sebelum malam aku pasti kembali ke tempat ini,” katanya.
“Semoga hal baik menyertai Tuan, dan segala yang buruk pergi menjauh dari Tuan,” kata Hans, mengutarakan harapannya.
Noah tersenyum mendengarnya, lalu dia pergi meninggalkan Hans yang juga akan melakukan perburuan, bersama separuh dari jumlah prajurit super, yang ikut dengannya ke Dunia Monster.
Bergerak cepat meninggalkan tempat perkemahan prajurit super, Noah bergerak menuju tempat yang digunakan sebagai tempat pelatihan monster, yang dipersiapkan untuk melakukan serangan ke Bumi.
“Sistem, seberapa jauh tempat itu dari lokasiku saat ini, dan berapa lama yang aku butuhkan untuk sampai di sana?” tanyanya.
[Jarak tempat itu dan lokasi Tuan saat ini kurang lebih seribu kilometer, dan jika Tuan bergerak dengan kecepatan penuh, membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk sampai di tempat itu]
“Apa aku bisa sampai di tempat itu lebih cepat?” kembali dia bertanya.
[Tuan bisa mengendalikan ruang untuk sampai di tempat itu. Dengan begitu Tuan hanya butuh waktu kurang dari dua detik untuk sampai tempat tujuan]
“Bagaimana bisa aku melupakan itu? Dengan mengendalikan ruang, aku bisa sampai jauh lebih cepat, dan aku juga bisa pergi dengan sangat cepat dari tempat itu, seandainya sosok itu tiba-tiba datang,” kata Noah, dan segera dia menggunakan keterampilan mengendalikan ruang, untuk sampai lebih cepat ke tempat tujuan.
......................
Istana Penguasa Dunia Monster.
“Hahahaha... Saat kau tidak bisa bergerak jauh dari tempat ini, dia justru telah berhasil memusnahkan bala bantuan yang kau miliki. Itu sungguh kabar menyenangkan untukku.”
“Cih, dia hanya berhasil mengalahkan Iblis bodoh, yang selama ini terus saja mengaku sebagai Raja Iblis, padahal dia sama sekali tak pantas menyandang gelar Raja Iblis!”
“Sekalipun dia tidak pantas menyandang gelar Raja Iblis, tetap saja kau telah kehilangan salah satu bantuan terkuat, yang bisa membantumu mengalahkan sosok reinkarnasi adikku, dan itu membuktikan jika kekuatannya hampir menyamai kekuatanmu saat ini.”
“Sebuah kemustahilan dia bisa menyamai kekuatanku, atau bahkan melampaui kekuatanku. Dia hanya beruntung saat bisa mengalahkan Raja Iblis, yang aku yakin dia mati karena terlalu bersenang-senang dengan para wanita, dan tidak siap saat musuh datang menyerang.”
“Apapun alasannya, dia tetaplah kalah, dan itu sudah mengurangi kekuatan yang berada di sisimu. Jujur saja, saat ini aku penasaran, apa lagi yang akan dia lakukan, untuk melemahkan kekuatanmu, sebelum nantinya dia menyerang tempat ini, dengan seluruh kekuatan yang dimilikinya.”
“Aku akan memastikan kalau dia tak akan lagi memiliki kesempatan mengusik kekuatan yang aku miliki, dan aku akan membunuhnya jika dia berani berada di tempat yang bisa aku jangkau.”
“Lakukan apa yang ingin kamu lakukan, tapi aku yakin kau akan senantiasa kecolongan, dan lagi-lagi hanya merugian yang akan kau dapatkan!”
“Tunggu saja, begitu kekuatanku mencukupi, aku pasti menghancurkan jiwamu!”
Dua jiwa dalam satu tubuh yang terus saja berselisih, dikarenakan sifat dan tujuan mereka senantiasa tak sama.
Perselisihan diantara mereka baru akan berakhir setelah salah satu jiwa musnah, dan tubuh itu hanya dimiliki oleh satu jiwa yang tersisa.
Di tempat lain.
Menggunakan keterampilan mengendalikan ruang, Noah akhirnya sampai di tempat yang menjadi tujuannya, dan semua berlangsung hanya dalam hitungan detik.
Tak jauh dari tempatnya saat ini merupakan tempat pelatihan monster, yang dipersiapkan untuk menyerang Bumi. Jumlah mereka mencapai jutaan, dan kekuatan mereka terus meningkat setiap harinya.
Saat ini setidaknya ada satu setengah juta monster, dan kekuatan mereka semua hampir mencapai level 800, meski sudah banyak dari mereka yang telah melampaui kekuatan level 800.
“Sistem, saatnya kamu mendeteksi keberadaan sosok paling kuat yang ada di tempat itu!” kata Noah.
[Mendeteksi keberadaan musuh terkuat]
[Terdapat sosok Drakula dengan kekuatan di tingkat Grand Master Level 2, dan sosok monster harimau hitam dengan tingkat kekuatan sama. Selain mereka masih ada belasan sosok, dengan kekuatan di tingkat Master, mulai dari Level 5 sampai dengan Level 8]
“Mereka cukup kuat, dan membunuh mereka semua sepertinya bisa membuatku meningkatkan kekuatan sampai tingkat Grand Master Level 10, satu langkah lagi menuju tingkat kekuatan yang lebih tinggi,” gumamnya.
Sambil bergerak maju secara perlahan-lahan, dia terus mencari keberadaan musuh, yang kemungkinan berada di luar kawasan tempat pelatihan.
“Ternyata mereka semua berada di dalam kawasan tempat pelatihan, dan tak satupun dari mereka berada di luar kawasan tempat pelatihan,” katanya dengan suara pelan, sambil terus melangkah maju.
Dengan keterampilan mata tembus pandang, muda baginya menyusup ke dalam kawasan tempat pelatihan, dan saat ini dia telah berhasil masuk ke dalam kawasan tempat pelatihan monster.
“Jumlah mereka sangat banyak, dan level kekuatan yang sama sekali tidak bisa dianggap remeh,” gumamnya, lalu dia segera saja menggunakan keterampilan menggandakan tubuh, dan tak butuh waktu lama muncul lima sosok yang penampilannya sama persis dengannya.
Dengan masing-masing dari mereka memiliki lima persen kekuatannya, mereka memiliki kekuatan di tingkat Grand Master Level 3, sedikit lebih kuat dari dua sosok terkuat yang ada di kawasan tempat pelatihan monster.
“Kalian adalah diriku yang lain, dan aku ingin kalian membunuh sebanyak-banyaknya monster yang ada di kawasan ini!” perintahnya, pada mereka yang merupakan tubuhnya yang lain.
Lima sosok Noah mengangguk, lalu mereka segera pergi untuk membunuh sebanyak-banyaknya monster, seperti apa yang diperintahkan oleh sosok Noah yang asli.
Setelah kepergian mereka, Noah kembali menggunakan keterampilan menggandakan diri, dan muncullah lima sosok menyerupai dirinya, dengan kekuatan yang cukup kuat.
“Kalian berdua ikut denganku, sementara kalian bertiga pergi kelilingi kawasan ini, pastikan tidak ada yang keluar atau masuk ke kawasan ini!” perintahnya.
Tiga sosok menyerupai Noah mengangguk, lalu mereka segera pergi. Sedangkan dua sosok lainnya yang menyerupai Noah, mereka pergi mengikuti sosok Noah yang asli, dan sepuluh ada jumlah maksimal Noah bisa menggandakan diri.
Kekacauan segera terjadi di kawasan tempat pelatihan monster, saat lima sosok menyerupai Noah menyerang dan membunuh monster yang terlihat oleh mereka. Dengan kekuatan yang mereka miliki, tak satupun monster mampu bertahan dari seorang mereka.
Belasan sosok yang memiliki kekuatan di tingkat Master, mereka bermunculan, dan langsung menyerang lima sosok menyerupai Noah.
Pertarungan yang berimbang segera terjadi, tapi pertarungan yang semula berimbang, lama kelamaan pertarungan mulai didominasi oleh lima sosok yang penampilannya menyerupai Noah.
Satu persatu sosok dengan kekuatan di tingkat Master tumbang, membuat keadaan semakin kacau karena tak ada sosok yang bisa menghentikan lima sosok menyerupai Noah.
Mereka berlima benar-benar kuat, dan menyerang seolah tak memiliki rasa lelah.
Kekuatan besar, dikombinasikan dengan kecepatan dan kelincahan, membuat mereka sampai saat ini benar-benar tak terkalahkan, dan mendominasi jalannya pertarungan di kawasan tempat pelatihan monster.
“Kenapa tiba-tiba ada sosok manusia kuat yang muncul di tempat ini?” tanya sosok Drakula, setelah dia mendengar laporan dari sosok Vampir, yang seharusnya mengawasi jalannya latihan para monster.
Namun, bukannya mengawasi jalannya pelatihan monster, dia justeru melihat sesuatu yang buruk terjadi di kawasan tempat pelatihan, dan pada akhirnya dia memutuskan melaporkan apa yang terjadi pada sosok Drakula, yang dia anggap sosok terkuat di tempat pelatihan monster.
“Kau, antarkan aku pergi ke tempat itu, dan aku akan membunuh mereka semua!” perintah Drakula, tapi belum juga dia beranjak pergi, muncul tiga sosok manusia, dengan penampilan sama persis.
“Kamu tidak perlu pergi kemana-mana, aku sudah datang kemari untuk mengambil nyawamu!” kata sosok manusia yang tak lain adalah Noah.
Sosok Drakula merasakan firasat sangat-sangat buruk, saat dia melihat kemunculan tiga sosok manusia, dengan penampilan dan rupa yang sama persis, sama sekali tidak ada perbedaan diantara ketiganya.
“Si-Siapa kau, dan kenapa kau membuat kekacauan di tempat ini?” tanya sosok Drakula, sambil bersiap melakukan perlawanan, jika manusia yang dilihatnya melakukan serangan secara tiba-tiba.
“Perkenalkan, aku manusia yang berasal dari tempat bernama Bumi, dan aku kemari untuk memusnahkan monster yang sedang bersiap menyerang Bumi,” kata Noah dengan sangat santai.
Mendengar manusia di depannya berasal dari Bumi, tempat yang akan diserang oleh pasukan monster, sosok Drakula tiba-tiba memundurkan langkah kakinya, merasakan ancaman dari sosok manusia di depannya.
“Aku rasa kau adalah sosok terkuat di tempat ini, jadi aku putuskan untuk melawanmu, dan kalian berdua cari keberadaan kucing hitam, lalu cabut bulu-bulunya sampai botak!” perintah Noah, pada dua sosok menyerupai dirinya.
Keduanya langsung saja pergi ke tempat, di mana di tempat itu terdapat monster harimau hitam yang sedang tertidur lelap.
Sosok Drakula tau pasti siapa yang dimaksud dengan sosok kucing hitam, yang tak lain adalah rekannya.
Saat ini rekannya masih tertidur, dan dia sama sekali tidak memiliki kesempatan membangunkannya.
“Sekarang, bagaimana kalau kita segera memulai pertarungan kita? Untuk kamu, pergi saja dari tempat ini, atau mati di tempat ini!” Noah menatang sosok Drakula, lalu mengancam sosok Vampir.
Di bawah ancaman Noah, sosok Vampir memilih pergi menyelamatkan diri, meski pada akhirnya dia tetap akan mati oleh sosok menyerupai Noah yang berada di luar sana.
Sedangkan sosok Drakula yang menjadi lawan Noah, dia tak melihat adanya celah untuknya pergi melarikan diri, yang artinya dia harus melawan manusia di depannya jika masih ingin hidup.
“Kau atau aku yang maju lebih dulu? Kalau kau ingin maju, silahkan maju, tapi kalau kau tidak ingin maju, dengan senang hati aku akan maju menyerangmu!” kata Noah, dan dari kehampaan dia mengeluarkan sebuah katana.
Sosok Drakula membuka lebar kedua matanya, saat dia melihat bagaimana manusia di depannya bisa mengeluarkan senjata dari kehampaan.
Dia jelas saja tidak bisa melakukan hal serupa, dan dia juga tidak pernah melihat kalau Tuannya bisa melakukan, sama seperti yang baru saja dilakukan oleh sosok manusia di depannya.
Tak ingin lawan menyerangnya lebih dulu, sosok Drakula maju menyerang Noah, setelah dia memanjangkan kuku-kuku tangannya, juga taringnya.
Dia bergerak cepat bagaikan bayangan, dan menyerang Noah menggunakan kuku-kuku panjangnya.
“Kau memang kuat, tapi kau akan mati di tanganku!” teriak sosok Drakula, dan dia terus saja menyerang Noah, dengan serangan yang sangat cepat dan sulit terlihat.
Namun, secepat apapun dia bergerak dimata Noah gerakannya tetap saja lambat, dan sangat mudah baginya menebak arah mana yang menjadi target serangannya, lalu dengan katana di tangannya, dia menghentikan serangan sosok Drakula, membuat sosok itu mulai frustasi karena serangannya senantiasa gagal melukai lawan.
Noah tersenyum sinis saat melihat sosok Drakula yang melompat menjauh, dan terlihat jelas kalau dia sangat kelelahan.
Memasang kuda-kuda, Noah menggenggam erat katana di tangannya, dan dia siap melakukan serangan.
“Sekarang giliranku melakukan serangan!”