Laki-Laki Culun Psychopath

Laki-Laki Culun Psychopath
BAB 79 | S2


Satu Minggu Kemudian.


Semenjak kepulangan Jonathan, semua lengkap sudah kelompok mereka. Rino dan yang lainnya tidak hanya menganggap kelompok saja, melainkan sebuah keluarga.


Tapi kali ini semua heran dengan sikap Jonathan. Jonathan jika ada ada orang yang meremehkannya, Jonathan memilih memendam amarahnya. Jiwa Psychopath-nya seakan hilang.


Tapi yang lebih kagetnya, Jonathan terlihat lebih murah senyum. Memang sekarang penampilan sudah tak terkesan culun lagi. Namun dia tetap setia rapi dalam berpakaian dan tak lupa kacamatanya.


.....


Beberapa Hari Kemudian, Jonathan malamar Tasya di depan kedua orang tuanya dan di depan Rino dan yang lainnya. Kini mereka resmi bertunangan. Dan rencana bulan depan, Jonathan dan Tasya akan menikah


Esoknya Jonathan memutuskan melanjutkan kuliahnya yang tertunda lagi. Sebenarnya dengan kekuatan kekuasaannya, ia mampu meluluskan dirinya sendiri, tapi dia berkata akan lebih puas jika dia lulus dengan hasil murni.


.....


Jonathan telah pulang kuliahnya. Penampilan Jonathan sekarang benar-benar membuat semua para mahasiswi terpesona olehnya. Bahkan bisa dibilang, Jonathan adalah mahasiswa terpopuler di kampusnya.


Di kampus, ia memang dingin terhadap siapapun. Namun, di rumah, berhadapan dengan Rino dan yang lainnya, termasuk Tasya, ia hangat, murah senyum dan humoris.


Sebelumnya, perlu diketahui, saar awal Jonathan pulang, ia dibuat terkejut, karena mengetahui kalau Rino berpacaran dengan Sarah, Laura dengan Tony, dan Nita dengan Dika.


"Wow aku terkejut !!" kata Jonathan memasang wajah terkejutnya.


Semuanya melongo melihat reaksi garing dari sosok Jonathan. Namun ada yang membuatnya tak bisa menahan tawa, saat Jonathan memberi komentar kepada David dan Agil.


"Kalian berdua," ucap Jonathan sambil menunjuk ke arah Agil dan David.


Kini semua tengah berkumpul di ruang tengah, kecuali Selly dan Sinta sedang berlatih bela diri di halaman belakang rumah.


Jonathan meneruskan kata-katanya. "Jomblo ?"


David dan Agil memasang wajah datarnya. Jonathan kembali bersuara. "Kalian jangan lupa makan."


Semua mengerut dahinya saat mendengar ucapan Jonathan. "Jangan lupa makan ?"


Jonathan berkata lagi kepada David dan Agil. "Aku tau kalian berdua sedang pura-pura bahagia. Makanya aku mengingat kalian jangan lupa makan, karena orang yang pura-pura bahagia juga butuh tenaga."


Mendengar kata-kata tuannya, tentu saja Rino dan yang lainnya tertawa. Sedangkan David dan Agil memasang wajah kesalnya. Namun mereka semua tak menyangka kalau seorang Jonathan sekarang bisa bercanda.


Meski bercandanya keterlaluan. Jonathan berkata lagi. "Kalian berdua juga harus kuat. Ahh maksudku kuat menghadapi kenyataan."


.....


Hari ini adalah hari libur kuliah, waktu telah menunjuk telah menunjukan jam 9 pagi. Jonathan mengendarai mobilnya, kali ini ia membawa Honda Accord Hitam, mobil miliknya yang satunya lagi. Ia akan pergi ke studio dimana Tasya ada jadwal pemotretan.


Jonathan telah sampai, ia segera masuk ke dalam bangunan gedung. Baru saja masuk banyak sekali yang melihatnya. Bahkan ada model perempuan lain juga terpesona ke laki-laki berkacamata ini.


Melihat Jonathan yang sudah masuk ke dalam lift. Ada perempuan model dan cantik dan seksi itu berkata kepasa managernya. "Dia sangat tampan."


Laki-laki berkulit sawo matang, yang merupakan managernya pun menjawab. "Namun sayang, dia tunangannya Tasya, sainganmu."


Semua tau kalau Tasya telah tunangan dengan laki-laki berkacamata itu. Karena Tasya mengupload foto dirinya dan Jonathan saat bertunangan.


Tentu saja semua pengikutnya tau. Ada yang senang kalau Tasya telah bahagia. Namun ada juga yabg sedih, kalau Tasya sang selebgram cantik telah bertunangan.


Perempuan model itu bernama Linda. Ia pun berkata. "Kita lihat saja nanti. Aku akan membuatnya tertarik padaku."


"Apa kamu yakin." kata managernya.


"Tentu saja yakin." sahut Linda.


Jonathan telah masuk salah satu ruangan, yang dimana ruangan itu adalah studio tempat biasanya Tasya sedang sibuk dengan kegiatannya. Semua karyawan disana sudah paham dengan Jonathan, mereka mempersilahkan Jonathan.


Setelah masuk, Jonathan melihat 2 laki-laki asing, dan dua-duanya terlihat dewasa. Mereka berdua sedang berbicara dengan Tasya dan Salsa. Mereka duduk berbicara berhadapan. Jonathan memilih berdiam dan bersenderan di dinding.


Salah satu dari laki-laki itu, yang mengenakan jas hitam, menatap terus tunangannya. Meski ada rasa cemburu, namun Jonathan terus menahan. Karena ia tak ingin Tasya kecewa padanya.


Saat sedang berbincang-bincang, tatapan Tasya beralih kepada kekasihnya yang sedang bersenderan. Tasya tersenyum, lalu melambaikan tangannya, seakan berkata menyuruh kekasihnya untuk mendekat.


Semua menatapnya. Jonathan melihat itu, segera memasang senyuman polosnya, dan segera berjalan mendekatinya. Tasya berdiri dan menyambutnya, mereka saling berpelukkan hangat.


Jonathan sekilas merlirik laki-laki berjas yang sedang duduk dan memperhatikan dirinya dan Tasya berpelukkan, dari tatapan laki-laki itu, Jonathan dapat melihat tatapan tak suka pada dirinya, alias cemburu.


Salsa merasa tidak enak, lalu ia berdehem. Tasya dan Jonathan melepaskan pelukan mereka. Tasya lalu memperkenalkan Jonathan, kalau Jonathan adalah tunangannya.


Ternyata laki-laki berjas yang sedang cemburu adalah salah satu pengusaha di bidang entertaiment, bernama Andri. Dan laki-laki yang duduk di sebelah Andri, adalah asistennya yang bernama Galang.


Kedatangan Andri adalah ingin mengorbitkannya Tasya untuk menjadi penyanyi agar agar naik daun hingga terkenal.


Jonathan hanya memasang polos mendengar penjelasan Tasya. Dalam hatinya ia tak mau Tasya disibukan di dunia entertaiment. Tapi ia memilih untuk mengalah saja. Lagian Tasya masih belum memberi keputusan.


Andri dan Galang pamit undur diri. Mereka segera pergi. Dan tak lupa Andri memberi kartu namanya, jika Tasya sudah berubah pikirannya.


Setelah melihat mereka pergi keluar dari ruangan itu, Jonathan segera mendudukan dirinya di kursi yang sudah disediakan. Tasya pun segera duduk di sebelahnya.


"Menurutmu bagaimana ?" tanya Tasya.


Jonathan menoleh dan menatap polos kepada Tasya. "Bagaimana apanya ?"


Tasya mendengus kesal karena Jonathan pura-pura polos padanya. Tasya bisa tau kalau Jonathan pura-pura polos, karena Laura dan yang lainnya pernah berpesan kepadanya.


"Jika kamu melihat Jonathan bersikap polos, jangan pernah percaya !! Karena Jonathan sangat pandai berpura-pura." Itulah pesannya.


"Kamu jangan pura-pura polos deh. Kamu tadi juga pura-pura polos di depan pak Andri 'kan ?" kata Tasya menatap kesal kepada Tunangannya.


Jonathan hanya nyengir kuda. Salsa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat pasangan aneh ini.


.....


Disini Lain.


Andri dan asistennya bernama Galang tengah duduk di dalam mobil. Mobil yang mereka naiki tengah dalam perjalanan menuju perusahaan milik Andri.


"Aku tak menyangka kalau Tasya sudah bertunangan." ucap Andri datar.


"Maaf tuan, aku tak tau kalau dia telah bertunangan. Karena info yang saya dapat kalau Tasya tidak ketahui punya kekasih atau tidak." kata Galang sambil mengemudikan mobilnya.


"Lalu apa untuk kedepannya tuan ?" lanjutnya Galang bertanya.


Sejenak Andri memikirkan sesuatu. Lalu ia pun menjawab. "Setelah sampai kantor, coba kamu cari info tentang laki-laki berkacamata itu. Karena saat aku lihat, sepertinya tunangannya Tasya itu laki-laki yang polos."


...__________________________________...


Author ingin menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442H / 2021 M.


Author mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Bathin, baik segala kekhilafan dan kesalahan Author. Terimakasih.


IG : ryn_frankenstein