
Megan telah diantar Jimmy sampai kerumahnya. Megan sudah rindu dengan Tasya. Megan mencari Tasya di kamar mamah Hana. Tapi tidak ada. Megan mencari ke ruangan lainnya, tetap saja Megan tidak menemukan Tasya dan mamahnya.
Megan akhirnya masuk kedalam kamarnya. Membersihkan diri nya yang sudah lengket. Setelah selesai mandi Megan menggantinya dengan pakaian santai.
*to Rakus
Raka terima kasih sudah membawaku kerumah sakit. Terima kasih sudah menemukan kebenaran untuk hidupku.
Megan mengirimkan pesan itu pada Raka. Sesaat Megan memikirkan perlakuan Raka. Ciuman yang diberikan Raka memberikan sensasi tersendiri bagi Megan. Hatinya bergejolak ketika Raka menyentuhnya. Megan tidak ingin memungkiri bahwa dia sangat menyukai apa yang Raka lakukan. Hal itu selalu membayangi fikirannya. Megan masih normal, ketika suaminya jarang menyentuhnya dengan lembut. Raka menggantikan kelembutan yang membuat Megan ingin terus selamanya disentuh Raka.
Megan mendengar suara pintu dibuka dari luar. Bergegas keluar dari kamar dan melihatnya. Tasya berjalan ke arah Megan . Sementara mamah Hana menatap Megan dengan tatapan kecurigaan.
" mommy... mommy....mommy" Tasya berkata sambil berlari ke arah Megan. Megan segera memeluk tubuh gembul Tasya.
" mamah darimana?" tanya Megan ketika mamah Hana masuk dan duduk di kursi ruang tamu.
" mamah habis mengajak Tasya main diluar" ucap mamah Hana.
"megan kamu sebenarnya kemarin dari mana?" tanya mamah menelisik.
" megan ke luar kota mah mengambil sample bahan. Megan menginap karena barusan sample nya baru bisa diambil" bola mata megan berputar. Tanda dia sedang berbohong pada mamahnya.
" Ini bacalah" mamah megan menyerahkan amplop putih. Diatas amplop tertulis Pengadilan Agama Kota Bandung. Megan membuka amplop itu.
Megan membulatkan matanya membaca setiap kata dari isi kertas dalam amplop itu.
Rizal menjatuhkan talak satu pada Megan. Megan tidak menyangka keinginannya untuk bercerai dari Rizal terlaksana begitu cepat. Megan tidak usah susah memohon pengajuan gugatan perceraian. Karena dengan cepatnya Rizal menjatuhkan talak untuk Megan
" katakan sejujurnya" Mamah berkata dengan nada serius. Menatap Megan dengan tatapan tajam.
Tasya sedang asyik bermain boneka di samping Megan. Tasya masih sangat kecil untuk mengerti pembicaraan ini. Jadi Megan bisa leluasa untuk bercerita
"sebenarnya kemarin Megan bertemu Raka" Megan mulai membuka suara.
" Apa? Raka Prambudi maksudnya?" Mata mamah Hana melotot menatap Megan.
" iyah Mah, Raka memberitahukan Megan tentang segalanya,tentang Rizal. tentang pria yang berfoto dengan Megan di hotel kala itu" Megan mulai menceritakan awal pertemuannya dengan Raka. Semua Megan ceritakan dari A sampai Z . Dan menceritakan betapa jahatnya mami Raka padanya.
" Mamah dari dulu sudah mencurigai orang tua Raka. Tapi mamah tidak menyangka Rizal sebejad itu" mamah nampak geram.
" apalagi megan mah, megan sampai pingsan mendengar semuanya dari Raka. Kemarin Megan dirawat. Maafkan Megan tidak memberi tahu mamah. Megan tidak ingin mamah khawatir" megan memegang tangan mamah Hana . Mamah Hana sangat marah mendengar cerita megan.
" kamu terima saja perceraian ini Megan. Kita akan menata hidup kita kembali walaupun harus tinggal di kontrakan yang kecil" Mamah Hana antusias dengan perceraian ini. Karena dari awal mamah Hana memang tidak menyukai Rizal.
"maafkan Megan selalu menyusahkan mamah" Megan menundukkan wajahnya.
Kali ini Megan benar-benar bingung akan tinggal dimana. Setelah mami Raka menghancurkan kehidupan Megan, Megan dan mamah Hana tidak mempunyai rumah. Mereka tinggal di rumah ini karena rumah ini milik Rizal. Ketika Rizal menggugat cerai otomatis Megan harus meninggalkan rumah ini.
"nak sepertinya Raka masih sangat menyayangimu" mamah menatapku dengan tatapan penuh intimidasi.
" mah sudahlah aku bukan megan yang dulu lagi. Aku sudah menjadi mommy dari Tasya. Aku selalu berharap Raka bisa bahagia bersama wanita pilihannya" Megan berkata dengan wajah sedihnya. Dalam hatinya dia ingin sekali bersama Raka tapi itu tidak mungkin.
" kenapa? kesimpulan mamah ketika kamu menceritakan semuanya , Raka sangat menyayangimu. Bahkan dia bisa menerima Tasya. Apakah kamu sudah benar-benar melupakannya?" mamah terus berbicara hingga megan terdiam tak mampu menjawabnya.
Megan melihat Tasya. Ke depannya Megan memikul beban berat dia harus menjadi seorang ibu sekaligus ayah. Tasya akan mengulang sejarah lagi. Sejarah hidup Megan yang tak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ayah seutuhnya. Mamah Hana benar jika Raka mampu menerima keadaannya kenapa Megan harus bersikeras menolaknya .
Satu hal yang menjadi masalah. Orang tua Raka jelas tidak akan pernah menyetujui itu. Dari dulu hanya itu yang menjadi beban bagi megan untuk terus melanjutkan hubungan dengan Raka. Jurangnya saat ini bertambah jauh, apalagi Megan menyandang status janda dengan seorang anak.
" raihlah kebahagiaanmu nak, jangan biarkan masa lalu menghancurkan masa depanmu" Mamah Hana berlalu meninggalkan megan yang masih tertegun di sofa ruang tamu.
Megan menggendong tasya yang sudah tertidur dipangkuannya. Kemudian membawa tasya ke kamar dan membaringkan Tasya di ranjang. Megan meraih hape nya yang tergeletak di atas kasur. Kemudian membuka aplikasi pesan whatsapp.
kenapa Raka hanya membaca pesanku. Apa dia marah. Kenapa Raka yang malah marah . seharusnya aku yang marah karena dia berbuat kurang ajar. Tapi aku juga salah kenapa menikmati setiap sentuhannya.
Megan terus saja memikirkan hal itu. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menelepon Raka.
" hallo" ucap Megan ragu-ragu ketika melihat panggilannya terhubung. Tidak ada suara apapun,hening. Megan terus menatap layar hapenya dan panggilannya masih terhubung.
" hallo Raka" ucap megan lagi. Namun tetap tidak ada suara. Megan kesal dengan sikap Raka.
" heh Rakus jangan mendiamkanku begitu. Seharusnya aku yang marah sama kamu. Bukannya kamu. Dasar keterlaluan" Megan memaki Raka di telepon. Dan seseorang dibalik telepon itu sedang tersenyum puas.
" Rakus. Maksudmu, kamu memanggil aku Rakaku Sayang" dengan nada menggoda Raka terkekeh . Muka megan memerah seketika
" hei dasar manusia menyebalkan" Megan menutup telepon saking kesal sekaligus malu digoda Raka. Hanya dengan Raka megan bisa bersikap manja dan bersikap kekanakan.
Tanda masuk pesan dari hape Megan berbunyi. Megan meraih handponenya.
***Rakus
Sebentar sayang aku lagi sibuk. Nanti aku jemput kamu di rumah ok!
Dasar Raka, bisa-bisanya dia mempermainkan ku begitu. Apa dia akan menjemputku? Siapa yang mau dijemput olehnya.
Megan mengumpat Raka dalam hatinya. Hanya Raka yang mampu menggoda megan seperti itu.
***to Rakus
aku tidak menyuruhmu untuk menjemputku. Aku hanya ingin menemui mami mu. Apa boleh?
Raka hanya membaca pesan itu tanpa membalasnya.
*Jangan lupa vote. like dan komen nya ya*