
Akhirnya hari yang ditunggu itu tiba. Entah bagaimana perasaan yang dirasakan Megan saat ini. Memakai kebaya putih dengan balutan swarovski, siger di kepalanya membuat terlihat anggun. Megan terus berputar di depan cermin. Make up yang tidak terlalu tebal justru membuat dirinya nampak lebih segar. Disampingnya, ada malaikat kecil dengan gaun senada tersenyum ke arahnya. Hari ini Megan akan bersanding dengan orang yang menyayanginya tanpa batas, menunggunya dengan sabar, memperjuangkannya tanpa henti. Rasa haru, bahagia kini dapat dia rasakan. Setelah pernikahannya yang penuh penyesalan, dia kembali menemukan pernikahan yang mungkin tidak akan mudah dijalani. Tapi Megan yakin, dengan Raka dia akan melewatinya dengan bahagia.
Hotel sudah dipenuhi dengan tamu undangan keluarga prambudi , serta keluarga apandi, terlihat juga beberapa kolega penting dari kedua pihak keluarga. Di sana terlihat juga kru wedding yang telah mempersiapkan acara. Nampak sederhana namun terkesan private.
Raka duduk di meja akad bersama ayahnya, serta Yusuf selaku wali dari Megan. Ayah Megan entah kemana , dia menghilang setelah Raka membalas kekacauan yang menimpa anak kandungnya sendiri. Jadilah kakak kandung Megan menjadi wali Megan saat ini. Selang setengah jam kemudian. Megan turun bersama malaikat kecilnya. Raka nampak takjub melihat calon pengantinnya saat ini. Megan kemudian duduk disamping Raka. Dan acara akad pun dimulai.
Semua tamu nampak bersuka cita melihat prosesi akad berjalan lancar. Terkecuali mami Veronica yang masih belum menerima anak kesayangannya menikah dengan Megan . Di wajahnya masih nampak kekesalan. Tapi itu tak mengurangi kebahagiaan yang Megan dan Raka rasakan saat ini.
"Raka lu tega ya berani melangkahi gue", ucap Rika sambil tersenyum bahagia melihat adiknya. Disampingnya Alex hanya tersenyum melihat tingkah Rika.
" makanya lu buruan minta di nikahin sama Alex", goda Raka.
"Sial, mana mau dia nikahin gue, senyum aja kehitung jari", timpal Rika.
Alex hanya diam seperti biasa melihat kekonyolan adik kakak itu. Dan yang bikin Rika masih meragukan Alex karena Rika tau , dihati Alex masih membekas nama Megan. Rika mengerti dan akan selalu memahami itu. Pendekatan mereka melalui bisnis keluarga memang tidak akan singkat. Membutuhkan waktu lama untuk saling mengenal. Tapi Rika bersyukur yang bersamanya kali ini Alex yang sedingin es, tapi dengan hati sehangat perapian.
" Vero, masih saja kamu cemberut melihat pernikahan putra bungsu mu itu? ", bentak nenek yang sudah kesal melihat tingkah anaknya.
" Aku tidak pernah suka sama wanita itu, apalagi menerimanya sebagai menantu", ucapnya kesal.
"Sampai kapan keras kepalamu itu berakhir, atau dingin sel penjara tidak membuatmu kapok? ", seringai di wajah nenek membuat mami Veronica ketakutan .
Bagaimanapun dia tau watak ibunya bagaimana. Keras sepertinya. Mami veronica mencoba tersenyum lebar. Menetralkan suasana hatinya yang suram. Mengingat tembok penjara lebih menakutkan dibanding melihat Raka dengan Megan bersama.
" Bagus teruslah tersenyum, disana banyak kolega penting suami dan rekan bisnisku. Tidak lucu melihatmu cemberut begitu" , ucap nenek dan berlalu meninggalkan mami Veronica.
Iko dan Nanda nampak bahagia di acara pernikahan Raka. Iko bisa merubah Nanda menjadi wanita manis yang manja. Bersama Iko, Nanda nampak selalu ceria. Tak ada lagi rasa sakit yang di torehkan Raka. Nanda sudah menemukan kebahagiaannya bersama Iko.
Dimeja lain, nampak keluarga kecil Rasya. Anaknya yang lucu dan istrinya yang selalu cantik, nampak bahagia melihat kebahagiaan Megan dan Raka. Mereka pada akhirnya menemukan kebahagiaan masing-masing. Menerima dengan ikhlas setiap takdir yang Tuhan rencanakan