
Mereka berjalan ke area parkir apartemen. Sesekali jimmy memperhatikan sikap tuan nya. Jimmy bisa menghela nafas lega, tuan mudanya sudah bisa berdamai dengan keadaan melihat raut wajahnya yang sedikit bersemangat.Jimmy membukakan pintu mobil untuk Raka. Raka masuk ke dalam mobil dan mengecheck setiap email di laptopnya.
" pak jadwal hari ini jam 10 bertemu investor dari korea" jimmy memakai sabuk pengaman di balik kemudinya. Jimmy menatap Raka dibalik spion, namun Raka masih disibukkan dengan laptopnya.
" baik jim, antar aku dulu ke foudcourt mall xx" Raka masih belum memalingkan pandangannya dari layar laptopnya.
" baik pak" hanya itu yang keluar dari mulut jimmy.
Jimmy melajukan mobilnya menuju mall xx. Perasaan jimmy mulai tidak tenang. Kerutan di dahinya muncul kembali. Jimmy memikirkan kondisi perasaan Raka kali ini. Di foudcourt itu banyak kenangan antara tuan mudanya dengan megan . Suasana hati jimmy berubah memikirkan hal itu. Sebenarnya jimmy masih mengutuk dirinya karena kejadian kemarin .Tapi melihat Raka yang tenang justru membuat jimmy lebih khawatir lagi.
Jimmy ingin memberikan informasi yang dia dapat dari anak buahnya tentang setahun menghilangnya megan. Namun dia mengurungkan niatnya. Bolak-balik dia memikirkannya. Akhirnya jimmy memutuskan untuk memberi tahu Raka semua informasi itu. Dengan enggan , jimmy membuka suara. Biarlah jika tuan mudanya itu akan membuat babak belur kali ini. Jimmy sudah pasrah.
" pak saya mempunyai informasi tentang nona megan" Jimmy menggigit bibir bawahnya, melihat ekspresi Raka melalui kaca spion
" lupakan Jimmy,aku tidak akan mencarinya lagi, dia mungkin sudah bahagia. Aku harap kamu juga berhenti mencarinya" Raka menarik nafas panjang kemudian membuang kasar.
Ada rasa sakit yang teramat perih ketika Raka mengucapkan itu. Perasaan kesal ,marah dan kecewa bercampur dalam satu kerinduannya saat ini. Rindu dengan jarak yang bahkan tidak pernah terlihat .
Jimmy mengernyitkan dahinya dan membuat kerutan-kerutan itu lebih banyak lagi. Jimmy tidak habis fikir Raka akan berkata demikian. Jimmy susah payah mencari informasi ini.
(batin jimmy)
tuan muda asal kamu tahu dia tidak bahagia saat ini. Hanya kamulah yang bisa membuat megan bahagia.
Jimmy memutar otaknya , tidak mengerti apa yang ada dalam otak Raka kali ini. Namun satu hal yang jimmy tau , sorot mata Raka tidak sehangat dulu. Jimmy terus melihat ke arah tuan mudanya. Sesekali fokus dalam kemudinya.
" jimmy carikan aku sebuah rumah , jangan terlalu luas, Dan jangan terlalu dari kantor " Raka menutup laptopnya. Melihat jalanan kota Bandung dari luar jendela mobilnya
" baik pak saya akan urus semuanya, apa bapak berencana pindah?" tanya jimmy ragu-ragu.
" hmmm" hanya itu yang keluar dari mulut Raka.
Mobil pun sudah sampai di mall xx, Raka membuka pintu mobilnya. Jimmy mengikuti langkah Raka . Dia mengambil handphone nya , dan mengirim sebuah pesan teks pada seseorang.
kamu cari orang itu sampai dapat, awasi jika kamu sudah menemukannya. Kumpulkan informasi sebanyak kamu bisa .
(batin jimmy)
apa yang sebenarnya terjadi dengan tuan muda. Tidakkah dia penasaran dengan megan sekarang.
Jimmy tetap bersikukuh untuk mengetahui keberadaan megan. Prioritas nya kali ini adalah melihat Raka bahagia. Raka sudah seperti adik yang akan selalu dia jaga. Sekalipun nyonya besar ikut campur jimmy akan melawannya dan terus mengabdi pada Raka. Walaupun Raka menyuruhnya untuk berhenti kali ini jimmy tidak akan menurutinya .
" jimmy kamu sudah menyiapkan dokumen untuk pertemuan nanti dengan investor dari korea" Raka menatap jimmy yang sedang duduk di sofa .
" tidak perlu aku yakin kamu bisa mengurusnya"
" pak sepertinya kita harus berangkat sekarang " jimmy melihat jam di tangannya .
Raka melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kantornya. Foodcourt ini adalah awal mula dia merintis bisnis dari nol. Tanpa tempat kerja yang layak. Sekarang usaha dan bisnis Raka berkembang . Selain bidang kuliner, Raka membuka usaha di bidang fashion. Dibantu Rika dan Jimmy, Raka sudah mempunyai brand clothing nya sendiri. Regan adalah nama brand itu. Sebuah nama diambil dari kata Raka dan megan. Brand fashion wanita yang sukses berjejer dengan merk terkenal lainnya.
Raka menemui investor dari perusahaan korea di kantornya . Jimmy sudah berada di luar untuk menyambut investor itu . Sementara Raka menunggu di ruang kerjanya.
Tak butuh waktu lama investor itu datang . Jimmy dan sekertaris Raka menyambutnya dengan hangat .
Mereka sudah berada di ruang meeting. Raka memulai percakapannya.
" thank you for the time to come to our company. This document can be considered for our company's cooperation" Raka menyunggingkan senyumnya. Kehangatan nya kali ini kembali.
" company profile is very good. Viewed from various aspects, this company is quite promising. I am interested in joining" Pria berkebangsaan korea itu fasih berbahasa inggris .
"I am very glad to hear it. As soon as I will prepare our cooperation contract" Sekali lagi Raka tersenyum bangga, sejauh ini bisnis yang dia rintis dibantu jimmy selalu berjalan lancar. Tanpa ada rintangan yang berarti.
"I want to submit one condition, can you grant it?" pria bernama park minho itu menatap Raka serius.
" of course , what is that?" Raka sedikit mengernyitkan dahinya. Raka masih memutar otaknya syarat apa yang akan di berikan tuan park kali ini
"our company is engaged in the garment industry, I want some models of women's leggings produced in our factory" tuan park masih menunggu jawaban dari Raka.
"of course, I already know the quality of the products your company produces. In that case, I will include the terms in the contract" Raka tersenyum puas, ternyata syarat yang diberikan tuan park sama sekali tidak memberatkan.
" this time we will end the meeting, because soon I will meet the supplier" Tuan park beranjak dari tempat duduknya kemudian menyalami Raka
"of course, I will send the employment contract to your company immediately. Thank you for the time" Raka menatap tuan park yang berlalu meninggalkan ruang meeting.
" jimmy segera kamu siapkan kontrak kerja samanya, jangan lupa syarat yang tuan park minta kamu harus memasukan itu dalam kontrak." Raka beranjak dari kursinya.
" baik pak" jimmy sudah paham dengan kontrak kerja ini. Dia sudah menyiapkan apa saja yang harus tertulis dalam kontrak. Takkan ada kesalahan sedikitpun.
Raka memasuki ruang kerjanya. Mengambil rokok yang berada di jas. Kemudian menyalakan pemantik, dan membakar rokok itu .
Ini bukan pertama kalinya Raka merokok. Dia pernah mencoba beberapa kali ketika masa remajanya. Terbawa arus kenakalan remaja. Namun tidak sampai kecanduan. Hanya mencobanya.
Namun kali ini, ada sensasi berbeda ketika Raka menghisap rokoknya. Ada rasa kepuasan dalam dirinya.